Heboh! Aplikasi Milik Meta Ini Kini Bisa Sematkan Pesan Selamanya dan Bagi Riwayat Obrolan, Grup Jadi Lebih Rapi
Inforiau – 01 November 2026 | JAKARTA — Kabar besar datang dari dunia aplikasi perpesanan. Aplikasi milik Meta ini kini bisa sematkan pesan selamanya dan bagi riwayat obrolan, sebuah pembaruan yang langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna Tanah Air. WhatsApp, aplikasi besutan Meta, resmi meluncurkan empat fitur baru yang dirancang khusus untuk mempermudah pengelolaan obrolan grup pada akhir Oktober 2026. Pembaruan ini digulirkan secara bertahap dan menyasar pengguna yang aktif di banyak grup dengan anggota besar.
Langkah ini menjadi jawaban atas keluhan klasik pengguna: pesan penting kerap tenggelam di tengah derasnya arus percakapan. Dengan aplikasi milik Meta ini kini bisa sematkan pesan selamanya dan bagi riwayat obrolan, pengguna disebut lebih mudah memantau sekaligus bernavigasi dalam percakapan grup yang panjang.
Empat Pembaruan Utama
Pembaruan pertama adalah kemampuan menyematkan atau pin pesan tanpa batas waktu. Sebelumnya, pengguna wajib memilih durasi penyematan 24 jam, 7 hari, atau 30 hari. Kini, pengumuman, tautan, maupun instruksi grup dapat dipertahankan di posisi yang mudah diakses selama diperlukan. Fitur ini memberi admin dan anggota cara menjaga informasi krusial tetap terlihat di tengah percakapan yang terus berjalan.
Kedua, perubahan pada cara berbagi riwayat pesan grup. Jika sebelumnya opsi berbagi riwayat hanya muncul sekali saat anggota baru pertama kali dimasukkan, kini admin dapat membagikan pesan lama kapan saja. Caranya cukup dengan mengetuk nama anggota tersebut di dalam obrolan grup. Riwayat percakapan yang dibagikan tetap dilindungi enkripsi end-to-end, sama seperti obrolan pribadi lainnya. Inilah wujud nyata bahwa aplikasi milik Meta ini kini bisa sematkan pesan selamanya dan bagi riwayat obrolan kepada anggota yang baru bergabung.
Ketiga, WhatsApp menghadirkan Group Status atau status grup. Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan pembaruan status yang hanya dapat dilihat oleh anggota grup tertentu, sehingga tidak tampil ke seluruh daftar kontak. Anggota grup lain dapat melihat, memberikan reaksi, hingga menambahkan status mereka sendiri yang otomatis terhapus dalam waktu 24 jam.
Keempat, filter Mentions and Replies. Menu filter pada daftar obrolan kini menyertakan tombol sebutkan dan balasan, sehingga pengguna dapat langsung menyaring percakapan grup yang belum dibaca dan berisi mention atau balasan langsung, termasuk pesan @all. Fitur ini membantu pengguna menemukan percakapan yang membutuhkan perhatian tanpa harus memeriksa grup satu per satu.
Perluasan Uji Coba Pesan Terjadwal
Di sisi lain, WhatsApp juga memperluas pengujian fitur pesan terjadwal bagi pengguna iOS melalui versi beta 26.42.10.19 di TestFlight. Fitur ini memungkinkan pengguna menjadwalkan pengiriman pesan teks, foto, atau video hingga dua minggu ke depan dengan menekan dan menahan tombol kirim. Pesan terjadwal tetap dilindungi enkripsi end-to-end, dapat dilihat dan dihapus sebelum waktu pengiriman tanpa notifikasi ke penerima, serta hanya dikirim kepada anggota yang sudah ada saat jadwal dibuat. Pengujian serupa sebelumnya telah dilakukan untuk pengguna Android sejak awal Oktober 2026, meski belum ada jadwal peluncuran resmi untuk versi stabil.
Deretan pembaruan ini menunjukkan arah pengembangan WhatsApp yang semakin fokus pada pengelolaan grup sebagai ruang komunikasi yang lebih terkelola. Fitur tab Contacts baru dan sejumlah uji coba lain di versi beta memperlihatkan upaya berkelanjutan WhatsApp merapikan cara pengguna memantau percakapan dan kontak. Bagi pengguna yang aktif di banyak grup, kombinasi Group Status, pin pesan permanen, dan filter obrolan belum dibaca berpotensi mengurangi risiko terlewatnya informasi penting.
Tak hanya itu, WhatsApp sebelumnya juga telah menguji Restricted Chat yang mengunci ekspor hingga integrasi Meta AI di versi beta, menandakan perluasan kontrol pengguna atas privasi dan konten. Fitur Guest Calling yang memungkinkan panggilan tanpa akun menjadi contoh lain bagaimana WhatsApp terus menambah lapisan fungsi baru.
Kesimpulan
Kehadiran empat fitur baru ini menegaskan posisi aplikasi milik Meta ini kini bisa sematkan pesan selamanya dan bagi riwayat obrolan sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pengguna akan pengelolaan percakapan yang lebih efisien. Dengan penyematan permanen, akses riwayat bagi anggota baru, status grup terbatas, serta filter sebutan dan balasan, WhatsApp berupaya memastikan informasi penting tidak lagi hilang ditelan arus obrolan. Pengguna disarankan bersabar karena pembaruan akan tersedia secara bertahap ke seluruh perangkat dalam waktu dekat.
