Kakan Imigrasi Bengkalis Lantik dan Ambil Sumpah 14 PNS Baru, Agnes Pramudya Tekankan Integritas
Inforiau – 20 Oktober 2026 | Kakan Imigrasi Bengkalis Lantik dan Ambil Sumpah 14 PNS Baru menjadi momen penting bagi jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis. Sebanyak 14 pegawai resmi menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah menjalani prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Aula Kantor Imigrasi Bengkalis, Senin (19/10/2026). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis, Agnes Pramudya, dan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Agung Prianto, beserta jajaran pejabat setempat.
Dalam sambutannya, Agnes Pramudya menegaskan bahwa integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme harus menjadi prinsip utama bagi para PNS yang baru dilantik. Menurutnya, status sebagai aparatur sipil negara membawa tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Integritas dan profesionalisme menjadi landasan penting dalam mewujudkan pelayanan keimigrasian yang semakin berkualitas,” ujar Agnes. Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar mematuhi peraturan perundang-undangan, menjaga komitmen terhadap sumpah yang telah diucapkan, serta terus meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas.
Ke-14 PNS tersebut merupakan pegawai hasil penerimaan tahun 2024, yakni Patricia Yesica Situmorang, M Hafis Aldi, Frengki Tambun, Sauli Alfath, Muhammad Ramadhan, Yosi Yuliani Putri, Syukri Syaputra, Mutiara Fitri, Abednego Simangunsong, Iftah Fitriani M, Ilham Juliades, Annisa Dwi Budianti, Fanny Jolanda, dan Aurellia Lituhayu. Mereka sebelumnya telah melalui serangkaian proses seleksi dan pendidikan dasar calon PNS sebelum akhirnya dilantik pada hari tersebut.
Agnes berharap para pegawai baru dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas keimigrasian di Bengkalis. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai penting untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Kami berharap para pegawai baru ini dapat langsung beradaptasi dan memberikan energi positif bagi kantor,” tambahnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi awal bagi ke-14 pegawai tersebut untuk menjalankan tanggung jawab sebagai PNS dengan mengedepankan kualitas kerja dan kepatuhan terhadap nilai-nilai dasar ASN. Prosesi pengambilan sumpah jabatan merupakan tahapan formal yang wajib dilalui setiap calon PNS sebelum resmi diangkat. Dalam acara tersebut, para pegawai mengucapkan sumpah/janji PNS yang dipandu oleh pejabat yang berwenang, disaksikan oleh rohaniwan dan saksi-saksi.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kantor Imigrasi Bengkalis, serta perwakilan dari Kanwil Ditjen Imigrasi Riau. Suasana khidmat mewarnai jalannya pelantikan, yang diakhiri dengan pemberian ucapan selamat secara simbolis kepada para PNS baru.
Dengan dilantiknya 14 PNS baru, diharapkan terjadi penambahan kapasitas layanan di Kantor Imigrasi Bengkalis, terutama dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat akan dokumen keimigrasian seperti paspor dan izin tinggal. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis sendiri memiliki peran strategis mengingat wilayah Bengkalis berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia, sehingga arus lalu lintas orang dan barang cukup tinggi.
Ke depan, para PNS baru ini akan ditempatkan pada berbagai unit kerja sesuai dengan formasi yang telah ditetapkan, seperti bagian pelayanan, administrasi, dan pengawasan keimigrasian. Mereka juga akan mengikuti program pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk memastikan kualitas pelayanan terus meningkat.
Sebagai penutup, pelantikan dan pengambilan sumpah 14 PNS baru di Kantor Imigrasi Bengkalis ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas. Dengan semangat baru, diharapkan pelayanan keimigrasian di Bengkalis semakin prima dan mampu menjawab tantangan zaman. Kakan Imigrasi Bengkalis Lantik dan Ambil Sumpah 14 PNS Baru menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
