Al Ahly Kehilangan Dua Poin Berharga: Drama Tiga Gol di Stadion Kairo dan Ancaman dari Pyramids
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Ambisi Al Ahly untuk mempertahankan gelar Liga Premier Mesir mendapat pukulan telak. Bermain di depan pendukung sendiri di Stadion Internasional Kairo, sang juara bertahan harus puas berbagi angka dalam drama enam gol melawan El Qanah pada Rabu malam. Hasil imbang 3-3 ini membuat Al Ahly tertahan di posisi kedua klasemen dengan 17 poin dari tujuh pertandingan, terpaut empat poin dari Pyramids yang masih sempurna di puncak.
Pertandingan berjalan sesuai skenario bagi tuan rumah sejak awal. Al Ahly membuka keunggulan pada menit ke-18 lewat Omar El Saaiy, yang menyambut umpan silang Mohamed Hany dengan penyelesaian satu sentuhan ke dalam gawang. Keunggulan itu sempat memberi keyakinan bahwa pasukan tuan rumah akan mengendalikan jalannya laga.
Namun El Qanah menunjukkan mentalitas yang tak gentar. Pada menit ke-32, Mahmoud Hany, yang dikenal dengan julukan Mody Shalata, mencetak gol indah hasil aksi individu. Winger itu melewati bek Al Ahly, Mohamed Hany, sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau kiper Mostafa Shobeir, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tuan rumah kembali memimpin pada menit ke-43. Achraf Bencharki, bintang asal Maroko, menyambut umpan rendah Tawfik Mohamed dan mengarahkan bola ke gawang dengan penyelesaian first-time, membawa Al Ahly unggul 2-1 saat turun minum. Bagi Bencharki, gol tersebut menjadi kontribusi gol keenamnya di liga musim ini, dengan rincian dua gol dan empat assist. Sementara itu, assist Tawfik Mohamed menjadi kontribusi perdananya untuk klub musim ini.
Memasuki babak kedua, Al Ahly memang mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan mengubah keunggulan territorial menjadi peluang bersih. Sebaliknya, El Qanah justru tampak semakin berbahaya setiap kali melancarkan serangan balik.
Petaka datang pada menit ke-54. Hazem Abosena memanfaatkan bola muntahan setelah Shobeir gagal menahan tembakan keras, menyamakan skor menjadi 2-2. Tim tamu terus mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan Al Ahly, dan pada menit ke-80 mereka berbalik memimpin. Serangan balik cepat yang dipimpin Mohamed Hamdy Zaki memaksa bek Yassin Marei mencetak gol bunuh diri, membuat El Qanah unggul 3-2 dan Al Ahly di ambang kekalahan liga pertama mereka musim ini.
Ketika waktu seakan habis, Achraf Dari muncul sebagai penyelamat. Gol penyama kedudukan di masa injury time menyelamatkan muka tuan rumah dan memastikan satu poin tetap tinggal di Kairo. Drama gol bunuh diri Marei sempat melalui pemeriksaan VAR sebelum disahkan, menambah tensi pertandingan yang berlangsung panas.
Sepanjang laga, Al Ahly menciptakan sejumlah peluang melalui Ahmed Sayed Zizo yang beberapa kali mengancam lewat bola mati, serta Hussein El Shahat yang menguji kiper Mohamed Shaaban. Tim tuan rumah juga sempat menuntut penalti setelah Omar El Saaiy jatuh di kotak penalti, namun wasit membiarkan permainan berlanjut. Pertandingan juga diwarnai dua kali water break, sejumlah pergantian pemain, dan insiden cedera yang dialami Mahmoud El Behery Harsha.
| Statistik Kunci | Al Ahly | El Qanah |
|---|---|---|
| Posisi Klasemen | 2 | 11 |
| Poin | 17 | 8 |
| Gol Malam Ini | 3 | 3 |
| Pencetak Gol | El Saaiy, Bencharki, Dari | Shalata, Abosena, Marei (bunuh diri) |
Dengan hasil ini, tekanan semakin besar bagi Al Ahly dalam perburuan gelar. Selisih empat poin dari Pyramids bukan jarak yang mustahil dikejar, tetapi konsistensi menjadi harga mati. El Qanah, di sisi lain, membuktikan bahwa tim papan tengah pun mampu memberi kejutan besar ketika diberi ruang untuk menyerang.
Bagi publik Kairo, malam itu menjadi pengingat keras bahwa dominasi penguasaan bola tanpa ketajaman penyelesaian akhir bisa berujung sia-sia. Kini tugas pelatih dan para pemain Al Ahly adalah bangkit cepat, memperbaiki lini pertahanan yang beberapa kali kebobolan akibat serangan balik, dan kembali menempel ketat sang pemuncak klasemen sebelum jarak semakin melebar.
