Al-Qadisiyah vs Al-Hilal: Inzaghi Pertaruhkan Trio Lini Depan, Kanno Dicadangkan!
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Laga puncak Liga Pro Saudi antara al-qadisiyah vs al-hilal menjadi sorotan utama publik sepak bola Tanah Arab. Duel yang digelar di Stadion Pangeran Mohammed bin Fahd, Dammam, Jumat (23/10/2026) ini bukan sekadar pertandingan biasa. Al-Qadisiyah datang sebagai pemuncak klasemen dengan 25 poin, sementara Al-Hilal membayangi di posisi ketiga dengan 24 poin. Kemenangan akan membuat Al-Hilal merebut takhta, sedangkan Al-Qadisiyah berpeluang memperlebar jarak. Pertemuan al-qadisiyah vs al-hilal pun diprediksi berlangsung sengit sejak menit pertama.
Pelatih Al-Hilal, Simone Inzaghi, mengambil keputusan berani jelang laga krusial ini. Ia memilih melakukan perjalanan darat ke Dammam pada Kamis, sehari sebelum pertandingan, sebagai bentuk persiapan matang. Skuad Al-Hilal sendiri telah menjalani sesi latihan terakhir dengan fokus pada aspek fisik dan teknis. Inzaghi sadar betul bahwa al-qadisiyah vs al-hilal adalah ujian sesungguhnya bagi konsistensi timnya musim ini.
Tridente Mengerikan dan Kejutan di Lini Tengah
Dalam susunan pemain yang dirilis, Inzaghi memasang trisula serangan yang disebut-sebut sebagai ‘tridente de terror’. Gabriel Martinelli asal Brasil, Crysencio Summerville dari Belanda, serta bomber Inggris Ollie Watkins menjadi ujung tombak Al-Hilal. Ketiganya diharapkan mampu membongkar pertahanan rapat Al-Qadisiyah yang musim ini tampil solid.
Kejutan terjadi di lini tengah. Inzaghi memutuskan mencadangkan Mohamed Kanno dan memberi kepercayaan kepada Nasser Al Dawsari untuk mendampingi Sergej Milinković-Savić dan Rúben Neves. Keputusan ini dianggap sebagai langkah taktis untuk menambah dinamika permainan. Selain itu, nama Salem Al Dawsari dan Sultan Mandash harus puas memulai laga dari bangku cadangan. Salem baru saja pulih dari cedera panjang dan siap menjadi kartu as di babak kedua.
Di kubu Al-Qadisiyah, pelatih Brendan Rodgers menyebut Al-Hilal sebagai lawan terberat yang pernah dihadapinya sejak menukangi klub. Rodgers berada di ambang rekor sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah Al-Qadisiyah jika mampu mengalahkan Al-Hilal. Duel al-qadisiyah vs al-hilal pun menjadi ajang pembuktian bagi kedua juru taktik.
Jadwal Padat dan Ambisi Juara
Al-Hilal tidak hanya fokus pada laga ini. Setelah menghadapi Al-Qadisiyah, mereka akan tetap di Dammam hingga Minggu sebelum bertolak ke Doha, Qatar, untuk menghadapi Al-Shamal pada Selasa dalam ajang AFC Champions League Elite. Al-Hilal juga memiliki satu laga tunda melawan Riyadh pada 19 Desember mendatang, yang menjadi peluang tambahan untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Secara keseluruhan, performa Al-Hilal musim ini terbilang impresif dengan 11 kemenangan dan hanya satu kekalahan dari 12 pertandingan di semua kompetisi. Namun, Al-Qadisiyah bukan lawan sembarangan. Mereka memimpin klasemen dengan 25 poin dan memiliki motivasi besar untuk menjaga posisi puncak. Antusiasme suporter pun luar biasa. Panitia sempat membatalkan penjualan 2.409 tiket karena dijual melalui saluran tidak resmi, dan tiket tersebut akan dilepas kembali secara resmi.
Pertandingan al-qadisiyah vs al-hilal juga menjadi panggung bagi para pencetak gol. Ivan Toney masih memimpin daftar top skor Liga Roshn dengan 11 gol meski absen karena cedera, diikuti Youssef En-Nesyri dengan delapan gol. Kehadiran Watkins dan Martinelli tentu menambah daya gedor Al-Hilal.
Secara keseluruhan, laga al-qadisiyah vs al-hilal akan menjadi penentu arah persaingan gelar Liga Pro Saudi musim ini. Inzaghi telah menyiapkan strategi berani dengan tridente serang dan kejutan di lini tengah. Rodgers di sisi lain ingin membuktikan bahwa Al-Qadisiyah layak berada di puncak. Publik sepak bola Saudi menantikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam duel bergengsi ini.
