Alphadjo Cissè Cetak Brace, Milan Tetap Hancur: Bologna Menang 4-2 di San Siro
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Stadio Giuseppe Meazza menjadi saksi malam kelam bagi AC Milan. Meski sempat bangkit lewat dua gol alphadjo cissè, Rossoneri harus menelan kekalahan 2-4 dari Bologna pada laga pekan kesembilan Serie A, Rabu malam waktu setempat. Penampilan apik alphadjo cissè di babak pertama tak mampu menutupi rapuhnya lini belakang tuan rumah yang kembali menjadi sorotan.
Pertandingan dibuka dengan kejutan. Bologna justru unggul lebih dulu pada menit kedelapan lewat Samuel Mbangula yang memanfaatkan umpan matang dari Nadir Zortea. Serangan balik cepat itu memperlihatkan celah di pertahanan Milan yang tampak belum panas.
Namun Milan merespons dengan cepat. Pada menit ke-14, alphadjo cissè menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kesalahan fatal Arthur Theate dalam membangun serangan. Bek asal Belgia itu kehilangan bola dua kali dalam satu rangkaian, dan Cissè tak menyia-nyiakan peluang emas tersebut.
Gol kedua alphadjo cissè hadir pada menit ke-27. Berawal dari aksi individu Omari Hutchinson yang dihentikan lawan, bola liar disambar Fikayo Tomori ke depan gawang. Cissè yang berdiri di posisi tepat menyelesaikannya dengan sepakan akrobatik dari jarak dekat, membawa Milan berbalik unggul 2-1.
Menjelang turun minum, Milan melakukan pergantian mengejutkan. Luka Modric dimasukkan menggantikan Tomori yang mengalami cedera, sementara Yunus Musah ditarik ke posisi bek kanan. Perubahan ini rupanya mengubah keseimbangan permainan.
Babak Kedua: Petaka bagi Tuan Rumah
Selepas jeda, segalanya berubah. Bologna menyamakan skor lewat gol bunuh diri Davide Bartesaghi yang salah mengantisipasi tendangan bebas Juan Miranda. Hanya dua menit berselang, Mbangula kembali mencetak gol setelah memanfaatkan umpan silang Miranda, membawa Bologna unggul 3-2.
Milan yang dipaksa mengejar tertinggal semakin terbuka. Di menit-menit akhir, Bologna menghukum tuan rumah lewat serangan balik cepat. Jens Odgaard mengirim bola kepada Mbangula yang dengan tenang menuntaskan hattrick-nya dan menutup laga dengan skor 2-4.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Milan di Serie A musim ini, sekaligus memperparah krisis cedera yang melanda skuad asuhan Ruben Amorim. Sejumlah nama seperti Ruben Loftus-Cheek, Adrien Rabiot, Diego Moreira, Samuel Chukwueze, Mario Gila, Matteo Gabbia, Alexis Saelemaekers, dan Pietro Terracciano masih absen.
| Statistik Kunci | Milan | Bologna |
|---|---|---|
| Gol | 2 | 4 |
| Pencetak Gol Utama | Alphadjo Cissè (2) | Samuel Mbangula (3) |
| Gol Bunuh Diri | Davide Bartesaghi | – |
| Penguasaan Bola | Dominan | 38% (babak pertama) |
Meski tampil dominan dalam penguasaan bola, Milan gagal mempertahankan keunggulan. Bologna membuktikan efektivitas serangan balik dan ketenangan dalam memanfaatkan kesalahan lawan. Kemenangan ini mengangkat Bologna ke posisi ke-13, sementara Milan tertahan di peringkat kelima dan kehilangan momentum untuk mendekati empat besar.
Bagi alphadjo cissè, laga ini menjadi panggung pembuktian kualitasnya sebagai penyerang muda yang tengah bersinar. Dua golnya menunjukkan insting tajam di depan gawang, meski pada akhirnya tak cukup menyelamatkan timnya dari kekalahan. Penampilan alphadjo cissè setidaknya menjadi satu-satunya cahaya di tengah malam gelap Milan di San Siro.
Dengan Derby della Madonnina melawan Inter Milan yang menanti pada akhir pekan, Amorim memiliki pekerjaan rumah besar. Perbaikan lini belakang dan pemulihan kondisi pemain menjadi prioritas utama jika Milan ingin kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa bersaing di papan atas Serie A.
