Aron Ashab Kembali ke Rehab Pesantren, Gamyla Ashab Layangkan Peringatan Keras untuk Kevin di Taiwan!
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Kabar terbaru datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aron Ashab, aktor sekaligus kreator konten yang belakangan menjadi sorotan publik, akhirnya kembali ke tempat rehabilitasi di pesantren. Kepastian ini disampaikan langsung oleh sang kakak, Gamyla Ashab, melalui unggahan Instagram Story pada Selasa (20/10/2026). Kembalinya Aron Ashab ke pesantren rehab ini sekaligus menutup spekulasi yang berkembang setelah sebelumnya ia sempat kabur dan membuat pengakuan mengejutkan di media sosial.
Dalam unggahannya, Gamyla mengungkapkan rasa syukur karena adiknya yang memiliki nama lengkap M. Haeron Ashab itu telah kembali dengan selamat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi belakangan ini. Menurut Gamyla, tindakan yang diambil pihak keluarga sebelumnya adalah upaya untuk menghentikan Aron Ashab agar tidak terlibat dalam persoalan yang lebih jauh. Langkah tersebut, kata dia, merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sang adik meskipun sempat menimbulkan berbagai reaksi dari publik.
“Kami pihak keluarga mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi. Semua yang saya lakukan kemarin semata untuk menghentikan secara ‘paksa’ adik kami untuk berbuat onar lebih jauh. Mohon pengertiannya,” tulis Gamyla dalam unggahannya.
Gamyla juga berharap peristiwa yang menimpa keluarganya bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum mengetahui persoalan secara menyeluruh. Selain itu, ia meminta doa agar Aron Ashab bisa mendapatkan hidayah dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari secara normal.
Di tengah kabar kembalinya Aron Ashab ke tempat rehabilitasi, Gamyla juga menyinggung sosok Kevin, teman sang adik yang disebut tinggal di Taiwan. Nama Kevin ikut menjadi perhatian setelah muncul pembahasan mengenai ponsel berwarna burgundy yang digunakan Aron di tengah konflik keluarga tersebut. Gamyla menduga ponsel yang digunakan Aron berasal dari Kevin. Ia juga menuding bahwa temannya itu masih menjalin komunikasi dengan sang adik dan memberikan bantuan ketika Aron belum bisa menggunakan perangkatnya sendiri selama menjalani rehabilitasi.
Gamyla turut memperlihatkan percakapan yang berkaitan dengan komunikasi antara Kevin dan pihak keluarga. Selain itu, ia menyebut Kevin pernah mengirimkan sejumlah uang kepada Aron. Bagi Gamyla, keterlibatan tersebut justru dikhawatirkan membuat persoalan keluarga semakin rumit. Ia pun menyampaikan keberatan secara terbuka dan meminta Kevin tidak lagi ikut campur dalam urusan mereka.
Melalui Instagram Story, Gamyla secara khusus menyampaikan pesan kepada Kevin. Ia meminta pria tersebut menghentikan keterlibatannya dalam persoalan Aron Ashab dan memberikan kesempatan kepada keluarga untuk menangani masalah yang sedang terjadi. Gamyla bahkan menyebut Kevin sebagai sahabat yang dinilainya bermasalah karena dianggap berpotensi memperkeruh situasi.
“Untuk Kevin di Taiwan sana, ini surat terbuka ya buat kamu. Mulai sekarang per hari ini STOP ikut campur urusan anak ini. Kami sudah TAU SEMUANYA! Kamu tidak BERHAK terlibat dalam masalah ini, ini warning keras untuk kamu ya,” tulis Gamyla.
Ia kemudian menegaskan kembali keberatannya terhadap keterlibatan Kevin dalam kehidupan Aron. Gamyla meminta temannya itu untuk fokus pada urusannya sendiri dan tidak melakukan hal-hal yang menurutnya dapat memperburuk hubungan keluarga. “STOP jadi ‘sahabat PROBLEMATIK’ nya anak itu. Urus saja urusan hidup kamu sendiri, JANGAN MEMPERKERUH KEADAAN,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Gamyla ingin pihak keluarga memiliki ruang untuk menyelesaikan persoalan Aron Ashab tanpa campur tangan orang lain. Ia pun kembali menyampaikan permintaan secara tegas agar Kevin tidak lagi melibatkan diri dalam masalah yang tengah mereka hadapi. “Mulai sekarang kami minta kamu mind your own business, TIDAK USAH LAGI MELIBATKAN DIRI dengan masalah keluarga kami,” tegasnya.
Selain memberikan peringatan kepada Kevin, Gamyla juga menyampaikan harapan agar tidak ada pihak luar yang membantu Aron meninggalkan tempat rehabilitasi sebelum prosesnya selesai. Ia meminta masyarakat memahami bahwa keluarga ingin mengambil tanggung jawab dalam mendampingi Aron selama menjalani rehabilitasi. Menurutnya, proses tersebut perlu dijalani hingga tuntas agar sang adik bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
“Dan dengan ramainya pemberitaan ini, semoga ke depan tidak ada lagi pihak luar yang dengan sengaja membantu adik kami untuk kabur dari tempat rehabnya. Biarkan kami keluarganya yang mengurus dan bertanggung jawab penuh terhadap dia. Dan biarkan dia melalui proses rehab sampai tuntas,” tulisnya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa keluarga ingin fokus mendampingi Aron dan menyelesaikan persoalan yang terjadi di antara mereka. Sebelumnya, Aron Ashab sempat mengaku menjadi korban penculikan dan penyiksaan. Namun, pengakuan tersebut dibantah oleh Gamyla yang menyebut Aron menghilang karena menjalani rehabilitasi ketergantungan alkohol. Gamyla menegaskan bahwa prosedur memasukkan Aron ke pesantren rehab telah sesuai aturan dan atas permintaan sang ibu yang tengah sakit.
Di sisi lain, Aron Ashab dikenal sebagai figur multitalenta. Ia pernah menempuh pendidikan di SMP Labschool Jakarta, SMA Negeri 8 Jakarta, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Namanya populer lewat konten humor di YouTube, serta sempat menjadi presenter dan bintang film.
Hingga kini, tudingan terkait keterlibatan Kevin masih merupakan pernyataan dari pihak Gamyla dan belum dapat dianggap sebagai fakta yang terverifikasi secara independen. Keluarga berharap Aron Ashab dapat menjalani rehabilitasi hingga tuntas dan hubungan keluarga perlahan membaik.
