Millonarios di Ambang Krisis: Angulo Hengkang, Tiket Libertadores Terancam
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Klub Millonarios tengah menghadapi tekanan berat di penghujung musim 2026. Di tengah perjuangan mengamankan tiket ke kompetisi internasional, tim berjuluk Embajador itu justru dihadapkan pada kabar kepergian salah satu pemain mudanya. Penyerang Julián Angulo dipastikan tidak akan memperkuat Millonarios pada 2027 mendatang, setelah manajemen memutuskan untuk tidak menggunakan opsi pembelian dalam kontrak peminjaman dari Independiente Medellín (DIM).
Keputusan tersebut diungkapkan oleh jurnalis Alexis Rodríguez melalui akun X miliknya. Menurut informasi yang dihimpun, masa peminjaman Angulo di Millonarios berakhir pada Desember 2026. Pemain berusia 24 tahun itu akan kembali ke pangkuan DIM, klub yang memiliki hak atas dirinya hingga Desember 2027. Langkah ini menjadi sinyal pertama bahwa skuad asuhan Alberto Gamero akan mengalami perombakan besar-besaran menjelang musim baru.
Angulo, yang berposisi sebagai penyerang sayap kanan, tercatat memiliki nilai pasar sekitar 500 ribu euro per Juni 2026. Sepanjang kariernya, ia telah membela sejumlah klub Colombia seperti Real Santander, Deportes Tolima, Cúcuta Deportivo, Independiente Medellín, Llaneros, dan Millonarios. Kepergiannya tentu menjadi pukulan tersendiri bagi lini depan tim yang sedang berjuang di Liga BetPlay 2026-II.
Di sisi lain, performa Millonarios di lapangan juga belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan. Pada laga pekan ke-13 melawan Once Caldas di Stadion Nemesio Camacho El Campín, tim tuan rumah hanya mampu meraih hasil imbang 1-1. Gol dari Ruiz sempat membawa harapan, namun Dayro Moreno menyamakan kedudukan melalui titik putih. Hasil ini membuat Millonarios tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara, terpaut satu poin dari zona delapan besar.
Kegagalan meraih kemenangan semakin memperumit posisi Millonarios dalam perebutan tiket ke Copa Libertadores dan Copa Sudamericana. Dalam tabel reclasificación yang menggabungkan perolehan poin dua semester, Millonarios baru mengoleksi 52 poin. Sementara itu, Once Caldas yang berhasil mencuri satu poin dari El Campín naik ke posisi keenam dengan 54 poin, membuka peluang lolos ke Copa Sudamericana. Kini, Millonarios berada di posisi kedelapan, yang menjadi batas terakhir untuk mendapatkan tiket ke kompetisi internasional.
Ancaman nyata datang dari klub-klub pesaing. Medellín membuntuti dengan 49 poin, dan Atlético Bucaramanga mengoleksi 47 poin. Keduanya masih memiliki satu pertandingan sisa, sehingga peluang untuk menyalip Millonarios masih terbuka lebar. Situasi ini menuntut skuad Embajador untuk segera bangkit dan meraih kemenangan di laga-laga tersisa agar tidak kehilangan tiket ke kompetisi antarklub Amerika Selatan.
Tekanan di dalam tubuh klub juga semakin terasa dengan banyaknya pemain yang akan berakhir kontraknya pada akhir musim. Kepergian Angulo bisa menjadi awal dari eksodus besar-besaran di Millonarios. Manajemen dituntut untuk segera menyusun strategi perekrutan yang tepat agar tim tetap kompetitif di musim 2027, sekaligus mempertahankan pemain-pemain kunci yang masih memiliki kontribusi besar.
Dengan kondisi yang ada, Millonarios berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, mereka masih memiliki peluang untuk lolos ke Copa Sudamericana melalui jalur reclasificación. Namun di sisi lain, kehilangan pemain seperti Angulo dan ketidakstabilan performa menjadi alarm bahwa perombakan skuad harus dilakukan dengan cermat. Publik sepak bola Colombia, khususnya para penggemar Embajador, tentu berharap agar klub kesayangan mereka mampu melewati masa sulit ini dan kembali bersaing di level tertinggi, baik di kompetisi domestik maupun internasional.
