Balon de Oro 2026: Malam Penentuan di London, Siapa Suksesor Dembélé dan Bonmatí?
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Malam paling bergengsi dalam dunia sepak bola akhirnya tiba. Balon de Oro 2026 akan dianugerahkan pada Senin, 26 Oktober 2026, dalam sebuah gala megah yang untuk pertama kalinya digelar di London Palladium, London, Inggris. Keputusan untuk memindahkan upacara dari Paris ke ibu kota Inggris bukan tanpa alasan: tahun ini menandai 70 tahun usia penghargaan tersebut, sekaligus menjadi penghormatan kepada Stanley Matthews, pesepak bola Inggris yang menjadi penerima pertama trofi bergengsi itu pada 1956.
Gala Balon de Oro 2026 akan dipandu oleh Thierry Henry dan presenter olahraga Kate Scott. Acara dimulai pukul 21.00 waktu Spanyol (20.00 waktu London) dan disiarkan secara langsung di Movistar Plus untuk wilayah Spanyol, serta dapat diakses melalui platform streaming seperti DAZN dan kanal YouTube Claro Sports untuk penonton internasional. Penggemar di Argentina, misalnya, dapat menyaksikannya mulai pukul 17.00 waktu setempat.
Persaingan Ketat di Sektor Putra
Penilaian Balon de Oro 2026 mencakup performa pemain sepanjang musim 2025-26, bukan tahun kalender. Musim tersebut diwarnai dua peristiwa besar: kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026 yang digelar di New York pada 19 Juli, serta keberhasilan Paris Saint-Germain mempertahankan gelar Liga Champions UEFA. Fabián Ruiz, gelandang Sevilla yang memperkuat PSG, menjadi salah satu nama yang menjalani musim impian dengan meraih dua trofi bergengsi itu. Namun, ia diprediksi tidak akan masuk lima besar.
Nama-nama yang paling santer disebut sebagai kandidat utama adalah Lamine Yamal, Harry Kane, Kylian Mbappé, Rodri Hernández, dan Lionel Messi. Messi, yang kini mengoleksi delapan trofi Balon de Oro, kembali masuk nominasi dan berpeluang memperbesar rekornya. Meski demikian, ia tidak lagi menjadi favorit utama menurut berbagai analisis pra-acara. Ousmane Dembélé, sang juara bertahan, juga kembali masuk daftar nominasi bersama Erling Haaland, Vitinha, dan Michael Olise.
Menariknya, sejumlah pengamat dan bahkan kecerdasan buatan (AI) ikut menjagokan Lamine Yamal sebagai penerima Balon de Oro 2026. Pemain muda Barcelona itu dianggap tampil luar biasa bersama klub maupun tim nasional Spanyol.
Kategori Putri: Tanpa Bonmatí, Peluang Alexia Putellas
Di kategori putri, absennya Aitana Bonmatí—peraih tiga edisi terakhir—karena cedera panjang membuka jalan bagi nama-nama lain. Alexia Putellas, mantan pemain Barcelona yang kini memperkuat London City Lionesses, disebut memiliki peluang besar untuk meraih trofi ketiganya. Ia harus bersaing ketat dengan Ewa Pajor, penyerang Polandia dari Barcelona, yang menjadi pahlawan kemenangan di final Liga Champions berkat dua golnya ke gawang Olympique Lyonnais.
Daftar nominasi putri juga dihiasi nama-nama seperti Selma Bacha, Barbra Banda, Caroline Graham Hansen, Patri Guijarro, dan Alessia Russo. Sementara itu, kategori penjaga gawang terbaik (Lev Yashin) memuat nama Emiliano Martínez, Thibaut Courtois, Joan García, dan Unai Simón, di antara sepuluh kandidat lainnya.
Penghargaan Lain dan Kehadiran Argentina
Selain trofi utama, Balon de Oro 2026 juga akan memberikan penghargaan untuk pelatih terbaik putra dan putri, klub terbaik, serta pemain muda (sub-21) terbaik. Untuk pelatih putra, nama Luis de la Fuente (timnas Spanyol), Luis Enrique (PSG), Mikel Arteta (Arsenal), Unai Emery (Aston Villa), dan Vincent Kompany (Bayern München) masuk dalam nominasi. Adapun untuk pemain muda, Lamine Yamal kembali muncul sebagai kandidat bersama Pau Cubarsí, Warren Zaïre-Emery, dan sejumlah talenta muda lainnya.
Argentina memiliki tiga wakil dalam daftar nominasi: Lionel Messi dan Lautaro Martínez untuk Balon de Oro, serta Emiliano Martínez untuk penghargaan kiper terbaik. Kehadiran mereka menambah daya tarik tersendiri bagi penggemar di Amerika Selatan.
Sejarah dan Makna Perpindahan ke London
France Football, majalah Prancis yang menyelenggarakan ajang ini, memilih London sebagai tuan rumah perayaan 70 tahun. Sejak pertama kali diberikan pada 1956, Balon de Oro telah menjadi tolok ukur tertinggi bagi pesepak bola individu. Nama-nama legendaris seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Zinedine Zidane, dan Ronaldinho menghiasi daftar penerima. Perpindahan sementara ke London pun menjadi simbol penghormatan terhadap akar sejarah penghargaan ini.
Dengan segala dinamika dan persaingan yang ada, Balon de Oro 2026 menjanjikan malam yang penuh kejutan. Siapa yang akan menggantikan Dembélé dan Bonmatí sebagai yang terbaik di dunia? Jawabannya akan terungkap dalam hitungan jam.
Masyarakat sepak bola dunia kini menanti dengan antusias. Apakah Lamine Yamal benar-benar akan dinobatkan sebagai penerima termuda, ataukah Messi kembali menambah koleksi trofinya? Semua akan terjawab di panggung London Palladium malam ini.
