Bilbao vs Getafe: Pesta Gol di San Mamés, Getafe Terpuruk Usai Kebobolan Sembilan Gol dalam Empat Hari
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Athletic Bilbao sukses menggelar pesta gol saat menjamu Getafe dalam laga pekan ke-10 La Liga EA Sports di Stadion San Mamés, Bilbao, Minggu (25/10/2026). Duel bilbao vs getafe berakhir dengan kemenangan telak tuan rumah setelah Berenguer, Iñaki Williams, Paredes, dan Yuri Berchiche masing-masing mencetak gol. Hasil ini membawa Athletic mendekati posisi Eropa, sementara Getafe terus terpuruk dalam pekan yang mereka sebut sebagai mimpi buruk.
Pertandingan bilbao vs getafe sendiri berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Athletic langsung mengambil inisiatif menyerang dan menekan lini belakang Getafe yang tampak rapuh. Namun, tim tamu mendapat pukulan lebih dulu ketika gelandang andalan Athletic, Ruiz de Galarreta, harus ditarik keluar pada menit ke-18 akibat cedera. Posisinya digantikan oleh Gerenabarrena. Meski kehilangan salah satu pengatur serangan, Los Leones tidak kehilangan arah dan terus menggempur pertahanan lawan.
Gol pembuka Athletic akhirnya lahir melalui aksi Álex Berenguer. Umpan-umpan pendek dan pergerakan tanpa bola dari para pemain Athletic membuat barisan pertahanan Getafe kewalahan. Iñaki Williams kemudian menambah keunggulan, disusul gol Paredes yang memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu. Yuri Berchiche melengkapi pesta gol pada babak kedua setelah menerima asistensi dari Berenguer, memastikan kemenangan bagi tuan rumah.
Di kubu Getafe, pelatih José Bordalás tampak kesulitan menemukan solusi. Lini belakang mereka beberapa kali dipermalukan oleh kecepatan dan kreativitas pemain Athletic. Kiper David Soria pun tak kuasa menahan gempuran dan mengakui kekalahan dengan lapang dada. “Kami kebobolan sembilan gol dalam dua pertandingan, ini berarti tidak ada yang benar, mulai dari saya hingga rekan setim terakhir,” ujarnya kepada DAZN usai laga.
Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Getafe. Sebelumnya, mereka juga menelan kekalahan telak di ajang Conference League. Dalam kurun empat hari saja, gawang Getafe telah kebobolan sembilan kali. Situasi ini menempatkan tim asuhan Bordalás dalam posisi yang tidak nyaman di klasemen, meski musim masih panjang. Sementara itu, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Athletic yang tengah berjuang menembus zona Eropa.
Secara statistik, Athletic memang mendominasi jalannya pertandingan bilbao vs getafe. Penguasaan bola dan jumlah tembakan ke gawang jauh lebih unggul dibandingkan Getafe. Vivian sempat memiliki peluang melalui tendangan jarak jauh, namun bola masih melambung di atas mistar. Getafe sendiri hanya sesekali menciptakan peluang melalui serangan balik, tetapi tidak cukup membahayakan gawang Simon.
Berikut adalah ringkasan jalannya pertandingan bilbao vs getafe:
- Menit 18: Ruiz de Galarreta cedera, digantikan Gerenabarrena.
- Babak pertama: Gol Berenguer membuka keunggulan Athletic.
- Babak kedua: Iñaki Williams, Paredes, dan Yuri Berchiche menambah gol.
- Menit 90+1: Tendangan Vivian masih melambung.
- Wasit: Francisco Hernández Maeso meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Dengan hasil ini, Athletic Bilbao berhasil meraih tiga poin penuh dan semakin percaya diri menghadapi laga-laga berikutnya. Sementara Getafe harus segera berbenah jika tidak ingin terus terpuruk. Pertandingan bilbao vs getafe menjadi bukti nyata bahwa efektivitas di depan gawang dan soliditas pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim tamu.
Sebagai kesimpulan, kemenangan Athletic Bilbao atas Getafe tidak hanya tentang empat gol yang tercipta, tetapi juga tentang superioritas taktik dan mental yang ditunjukkan sepanjang laga. Getafe dihadapkan pada krisis pertahanan serius yang harus segera diatasi oleh Bordalás. Sementara itu, Athletic berhasil memanfaatkan momentum untuk terus mendekat ke papan atas klasemen La Liga.
