Cruz Azul di Ambang Sejarah: Trio Raksasa Bersaing Ketat Menuju Liguilla Apertura 2026
Inforiau – 02 November 2026 | Klub cruz azul tengah menjadi sorotan utama dalam gelaran Liga MX Apertura 2026. La Máquina Celeste tidak hanya memastikan langkah ke Liguilla, tetapi juga menciptakan situasi langka di papan klasemen dengan menempel ketat dua rival terbesarnya, América dan Chivas, dalam persaingan menuju gelar juara.
Kepastian tersebut datang setelah cruz azul mengalahkan León dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-15 yang digelar di kandang sendiri. Dua gol kemenangan tim besutan Joel Huiqui itu lahir dari kaki Andrés Montaño melalui titik penalti pada menit ke-56 dan José Paradela pada menit ke-72 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang sempat membentur bek lawan, Jhohan Romaña. Sementara itu, gol hiburan León dicetak José Alvarado dari titik putih di masa injury time.
Hasil tersebut membawa cruz azul mengoleksi 29 poin, sama dengan perolehan América dan Chivas. Ketiganya kini menempati posisi teratas klasemen dengan selisih yang sangat tipis. Yang menarik, sepanjang era torneo corto yang dimulai pada 1996, belum pernah ketiga klub paling populer di Meksiko ini menutup fase reguler sebagai tiga tim teratas secara bersamaan. Situasi ini menjadikan sisa dua jornata terakhir sebagai momen yang sangat menentukan.
Pujian Joel Huiqui untuk Anak Asuhnya
Pelatih Cruz Azul, Joel Huiqui, menegaskan bahwa timnya bukanlah yang terbaik secara kualitas individu, melainkan yang paling gigih dalam bekerja. Menurutnya, identitas kerja keras itulah yang menjadi DNA klub dan menjadikan La Máquina sebagai kandidat kuat juara.
“Saya tidak menganggap kami yang terbaik, tetapi saya menganggap kami yang paling bekerja, yang paling berusaha menunjukkan sesuatu di lapangan, menerapkan DNA yang dimiliki tim ini. Ini tim yang sangat lengkap dan Cruz Azul adalah kandidat juara karena telah membuktikannya di turnamen ini,” ujar Huiqui dalam konferensi pers.
Huiqui juga memuji performa Andrés Montaño yang mencetak gol dalam lima pertandingan terakhir secara beruntun. Menurutnya, Montaño bukan hanya menyumbang angka, tetapi juga cerdas membaca ruang dan membangun serangan. Catatan tersebut menyamakan Montaño dengan nama-nama besar seperti Carlos Hermosillo dan Francisco Palencia sebagai penyerang Meksiko yang mampu mencetak gol lima laga beruntun untuk klub tersebut.
Dua Kiper Terbaik di Liga
Di sektor pertahanan, Huiqui menyebut dirinya memiliki dua penjaga gawang terbaik di Liga MX, yakni Kevin Mier dan Andrés Gudiño. Keduanya sempat bergantian mengisi posisi utama dalam beberapa laga terakhir. Gudiño disebut telah menunjukkan performa impresif saat Mier absen, sementara Mier yang merupakan kiper timnas Kolombia telah memberikan gelar dan identitas tersendiri bagi klub.
Ujian Berat Menanti di Jornada 16
Berikutnya, cruz azul akan menghadapi ujian berat melawan Tigres UANL pada jornada ke-16, Sabtu 7 November 2026 pukul 17.00 waktu Meksiko di Estadio Universitario. Laga ini krusial bagi La Máquina untuk menjaga peluang meraih superliderato. Di sisi lain, Tigres tengah dilanda krisis setelah dihancurkan Pachuca 0-3 dan dipastikan gagal lolos ke Liguilla.
Setelah itu, pada jornada 17 atau laga pamungkas fase reguler, Cruz Azul akan bertandang ke markas Chivas di Stadion Akron pada 22 November. Duel tersebut berpotensi menjadi penentu siapa yang finis di posisi teratas klasemen.
Kesimpulan
Perjalanan cruz azul di Apertura 2026 menyimpan potensi sejarah besar. Dengan modal empat kemenangan beruntun dan enam laga tanpa kalah, La Máquina menunjukkan konsistensi yang mengesankan. Namun, persaingan dengan América dan Chivas yang sama-sama mengoleksi 29 poin membuat setiap pertandingan menjadi penentu. Jika mampu melewati Tigres dan Chivas, bukan tidak mungkin Cruz Azul menutup fase reguler di puncak klasemen sekaligus menorehkan catatan bersejarah bagi sepak bola Meksiko. Kini, seluruh perhatian tertuju pada dua laga terakhir yang akan menentukan arah perjalanan tim besutan Joel Huiqui menuju gelar juara.
