El Clasico Memanas: Duel Yamal vs Mbappe Jadi Penentu, Barcelona Tanpa Olmo, Madrid Kehilangan Vinicius
Inforiau – 23 Oktober 2026 | Panggung terbesar sepakbola Spanyol kembali menyala. El clasico antara Barcelona dan Real Madrid bakal tersaji pada pekan ke-10 LaLiga 2026/2027 di Spotify Camp Nou, Minggu (25/10/2026) pukul 21.00 waktu setempat atau Senin dini hari pukul 03.00 WIB. Laga ini bukan sekadar benturan dua raksasa, melainkan ajang pembuktian siapa yang layak disebut bintang: Lamine Yamal dari kubu tuan rumah atau Kylian Mbappe milik Los Blancos.
Duel Yamal melawan Mbappe menjadi sorotan utama karena keduanya digadang-gadang sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or berikutnya. El clasico kali ini pun menjadi panggung awal persaingan personal mereka, di tengah absennya Vinicius Junior yang harus menjalani skorsing empat pertandingan usai menerima kartu merah saat melawan Villarreal. Insiden itu terjadi setelah wasit mengusirnya karena menjambak rambut Nathan Saliba.
Dari kubu Barcelona, Hansi Flick menghadapi ujian berat. Timnya baru saja menelan kekalahan pertama musim ini setelah selalu menang dalam 13 pertandingan, yakni tumbang 2-4 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Hasil itu tak hanya membuat Barca terdepak dari puncak klasemen Liga Champions, tetapi juga merenggut satu pemain penting: Dani Olmo dikonfirmasi mengalami cedera otot aduktor dan harus absen sekitar sebulan.
Meski demikian, kapten Barcelona Raphinha menegaskan timnya tidak akan larut dalam kekecewaan. “Tentu saja kami maunya menang, tapi kami tahu kekalahan ini bisa terjadi. Pada akhirnya, kami hanya kehilangan tiga poin. Kami sudah berjuang dan bermain dengan baik, sekarang kami harus mempersiapkan diri untuk El clasico,” ujarnya.
Di kubu seberang, Real Madrid justru datang dengan kepercayaan diri tinggi. Anak asuh Jose Mourinho tampil sempurna dalam dua laga terakhir, menang besar atas Sevilla dan RB Leipzig. Total delapan gol mereka ciptakan dan hanya kebobolan dua kali, meski tanpa Vinicius Junior. Kemenangan 4-1 atas RB Leipzig di Santiago Bernabeu menjadi modal berharga, dengan gol-gol dari Bernardo Silva, Arda Guler, Kylian Mbappe, dan Yan Diomande.
Menariknya, El clasico ini juga menandai kembalinya Mourinho ke Camp Nou sebagai pelatih Real Madrid, sebuah momen yang pasti menyedot perhatian. Barcelona sendiri datang sebagai pemuncak klasemen LaLiga dengan rekor sempurna sembilan kemenangan beruntun, sementara Madrid berambisi memangkas jarak di papan atas.
Dari sisi penyiaran, laga ini bakal disiarkan secara luas dengan narasi Miguel Angel Roman serta komentar dari Guti, Ivan Rakitic, dan Sandra Diaz. Platform DAZN bahkan menawarkan paket khusus untuk menyaksikan El clasico. Tak hanya di Spanyol, gaung pertandingan ini menular ke berbagai belahan dunia, termasuk Polandia yang menyebut laga Legia Warsawa kontra Lech Poznan sebagai “El clasico ala Polandia”, hingga Argentina yang menggelar derby-derby klasik di Torneo Clausura.
Bagi publik Indonesia, El clasico selalu menjadi magnet tersendiri. Sorotan pada Yamal dan Mbappe, absennya Olmo dan Vinicius, serta duel taktik Flick melawan Mourinho menjadikan laga ini wajib ditonton. Pertanyaannya kini tinggal satu: siapa yang akan keluar sebagai bintang dalam El clasico kali ini?
Terlepas dari hasil akhir, El clasico kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu pertandingan paling ditunggu di dunia. Bagi Barcelona, kemenangan akan menjadi obat atas luka kekalahan di Eropa sekaligus menjaga momentum di puncak klasemen. Bagi Real Madrid, tiga poin di Camp Nou akan menjadi pernyataan tegas bahwa mereka masih tim yang harus diperhitungkan. Dan bagi para penggemar, El clasico selalu menyajikan cerita yang tak pernah habis untuk dibicarakan.
