Fenerbahçe vs Slavia Praha 2-2: Dua Gol Cepat Tuan Rumah Buyar oleh Kačor di Menit 90
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Laga seru tersaji dalam matchday ketiga Liga Champions 2026/2027 yang mempertemukan fenerbahçe vs slavia praha di Chobani Stadyumu, Istanbul, Selasa (20/10/2026) malam waktu setempat. Fenerbahçe harus puas berbagi angka setelah unggul dua gol lebih dulu, namun Slavia Praha bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit terakhir. Hasil ini menjadi poin pertama bagi wakil Ceko tersebut di fase liga musim ini, sekaligus memupus harapan tuan rumah meraih kemenangan perdana.
Pertandingan fenerbahçe vs slavia praha berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Fenerbahçe yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif. Belum genap lima menit, Oğuz Aydın membuka keunggulan tuan rumah lewat sepakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Jakub Markovič. Hanya berselang tujuh menit, Mason Greenwood menggandakan skor menjadi 2-0 setelah memanfaatkan umpan terobosan dan melepaskan tembakan terukur.
Slavia Praha sempat tertekan, tetapi perlahan bangkit. Pada menit ke-15, Lukas Provod memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 berkat tendangan cepat setelah memanfaatkan kesalahan Matteo Guendouzi di lini tengah. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Tim asuhan Jindřich Trpišovský mulai berani menekan dan beberapa kali merepotkan pertahanan tuan rumah. Meski demikian, hingga turun minum, skor 2-1 untuk keunggulan Fenerbahçe bertahan.
Memasuki babak kedua, pelatih Fenerbahçe İsmail Kartal melakukan rotasi dengan memasukkan Romelu Lukaku dan Dorgeles Nene pada menit ke-63, menggantikan Oğuz Aydın dan Vedat Muriqi. Pergantian ini sempat menciptakan peluang emas. Pada menit ke-64, Nene melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun kiper Markovič tampil gemilang dan menepis bola. Fenerbahçe terus menekan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang-peluang tersebut tidak berbuah gol tambahan.
Ketika pertandingan seolah akan berakhir dengan kemenangan tuan rumah, Slavia Praha memberikan pukulan telak di menit ke-90. Pavel Kačor, pemain pengganti berusia 20 tahun yang baru masuk lima menit sebelumnya, menyambut umpan silang Emmanuel Ayaosi dengan sundulan kepala yang bersarang di gawang Markovič. Gol tersebut membuat stadion terdiam dan memastikan fenerbahçe vs slavia praha berakhir imbang 2-2.
Bagi Kačor, ini adalah momen yang tak akan terlupakan. Ia mencatatkan debut di Liga Champions sekaligus mencetak gol pertamanya di kompetisi elite Eropa. “Saya tidak punya kata-kata, ini beberapa saat setelah pertandingan. Saya punya perasaan batin bahwa saya akan menentukan hasilnya. Emosi yang luar biasa,” ujarnya kepada Nova Sport. Kačor juga menyebut bahwa ia akan menyetorkan bonus debut dan golnya ke kas tim sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.
Di kubu Fenerbahçe, hasil ini tentu mengecewakan. Unggul dua gol dalam sebelas menit pertama seharusnya menjadi modal berharga, tetapi kelengahan di menit akhir membuat mereka kehilangan dua poin. Pelatih İsmail Kartal menyoroti kurangnya konsentrasi di akhir pertandingan. “Kami bermain baik di awal, tetapi sepak bola adalah 90 menit. Kami harus belajar dari kesalahan ini,” katanya singkat.
Dengan hasil ini, Fenerbahçe belum meraih kemenangan di fase liga Liga Champions, sementara Slavia Praha membawa pulang satu poin berharga dari kandang lawan yang terkenal angker. Pertandingan fenerbahçe vs slavia praha menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, pertandingan belum berakhir hingga peluit panjang dibunyikan. Kedua tim masih memiliki peluang untuk lolos ke babak berikutnya, namun konsistensi dan ketenangan di momen krusial akan menjadi kunci.
Secara keseluruhan, duel fenerbahçe vs slavia praha menyajikan drama dan intensitas tinggi. Gol cepat Fenerbahçe, respons Slavia melalui Provod, dan penentu di menit akhir oleh Kačor akan dikenang sebagai salah satu laga paling menarik di matchday ketiga. Kini, kedua tim harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya dengan harapan meraih hasil lebih baik.
