Gangwon FC di Persimpangan: Antara Keajaiban K League dan Krisis di ACL Two
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Gangwon FC kembali menjadi sorotan setelah perjalanan dramatis mereka di kancah domestik dan Asia. Klub yang bermarkas di Chuncheon ini sukses menempatkan salah satu pemain mudanya, Shin Min-ha, ke tim nasional senior Korea Selatan untuk pertama kalinya. Namun, di saat yang sama, Gangwon FC tengah berjuang keras di Grup H AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 dengan catatan kurang menggembirakan. Situasi ini menjadi ironi tersendiri bagi tim berjuluk The Bears tersebut.
Kabar membanggakan datang dari pemanggilan Shin Min-ha oleh pelatih timnas Korea Selatan, Moreno. Shin Min-ha, yang akrab disapa dengan nomor punggung 47—nomor yang pernah dikenakan Yang Hyeon-jun dan Yang Min-hyeok—dianggap sebagai simbol masa depan Gangwon FC. Pelatih Moreno menyebutkan bahwa pemanggilan ini adalah langkah positif bagi regenerasi timnas. “Kedua pemain masih muda dan penuh potensi. Sebagai pelatih timnas, adalah hal yang positif jika pemain seperti mereka terus muncul,” ujarnya. Shin Min-ha sendiri telah memperkuat timnas U-20 dan U-23, serta dipanggil untuk bersiap menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Di sisi lain, performa Gangwon FC di ACL Two masih jauh dari harapan. Dari dua pertandingan awal Grup H, mereka baru mengoleksi satu poin. Hasil imbang tanpa gol melawan Kitchee SC diikuti kekalahan 1-2 dari Phnom Penh Crown di kandang sendiri pada 22 Oktober lalu. Kini, Gangwon FC bersiap menjamu Kuching City dari Malaysia di Chuncheon Songam Stadium pada matchday ketiga, Kamis (29/10/2026). Laga ini menjadi misi bangkit bagi kedua tim yang sama-sama mengoleksi satu poin.
Pelatih Gangwon FC, Chung Kyung-ho, menghadapi tantangan besar untuk membangkitkan semangat skuad. Inkonsistensi performa dan minimnya ketajaman lini depan menjadi pekerjaan rumah utama. Di K League 1, Gangwon FC baru saja bermain imbang 1-1 melawan FC Seoul, meski mendominasi penguasaan bola dengan 14 tembakan. Hasil tersebut sekaligus memastikan FC Seoul sebagai juara K League 1 2026, sementara Gangwon FC harus puas berada di posisi yang belum aman.
Menariknya, kekalahan Gangwon FC dari Phnom Penh Crown menjadi salah satu sorotan. Wakil Kamboja itu tampil impresif dengan menyapu bersih dua laga awal, termasuk mengalahkan Gangwon FC dengan skor 2-1. Kini, Phnom Penh Crown memuncaki klasemen Grup H dengan enam poin, diikuti Kitchee dengan dua poin, sedangkan Gangwon FC dan Kuching City masing-masing mengoleksi satu poin. Persaingan menuju babak 16 besar masih terbuka lebar, dan kemenangan atas Kuching City menjadi harga mati bagi Gangwon FC untuk menjaga asa.
Kuching City sendiri datang dengan modal kurang baik setelah kalah 1-2 dari Selangor FC di semifinal pertama Piala FA Malaysia. Pelatih Aidil Sharin Sahak harus memutar otak untuk memperbaiki organisasi permainan timnya. Meski demikian, The Cats—julukan Kuching City—bertekad mencuri poin di Korea Selatan. Laga ini diprediksi berjalan sengit mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Bagi Gangwon FC, pertandingan melawan Kuching City bukan sekadar soal tiga poin. Ini adalah ajang pembuktian bahwa mereka masih mampu bersaing di level Asia. Dukungan penuh dari suporter di Chuncheon Songam Stadium diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain. Apalagi, kehadiran pemain muda berbakat seperti Shin Min-ha yang baru saja dipanggil timnas bisa menjadi suntikan semangat bagi seluruh skuad.
Di tengah tekanan, Gangwon FC memiliki peluang untuk bangkit. Kualitas pemain muda yang dimiliki, ditambah pengalaman bertanding di K League 1, menjadi modal berharga. Namun, konsistensi dan efektivitas penyelesaian akhir harus segera diperbaiki jika ingin meraih hasil maksimal. Laga melawan Kuching City akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan taktik tim asuhan Chung Kyung-ho.
Dengan segala dinamika yang ada, Gangwon FC berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, mereka memiliki masa depan cerah dengan talenta muda seperti Shin Min-ha. Di sisi lain, performa di ACL Two menuntut pembenahan segera. Kemenangan atas Kuching City akan menjadi langkah awal yang krusial untuk membangun kembali kepercayaan diri dan menjaga peluang lolos ke fase gugur. Publik Korea Selatan tentu berharap Gangwon FC mampu menunjukkan tajinya sebagai wakil negara di kompetisi antarklub Asia.
