Gol Dramatis Menit 90+9, PSPS Pekanbaru Permalukan Persikad Depok di Kandang Sendiri
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 menyajikan drama yang tak terlupakan ketika Persikad Depok harus menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri. Bertanding di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (24/10/2026) sore, tuan rumah Persikad Depok takluk 2-3 dari tamunya PSPS Pekanbaru lewat gol penentu yang lahir pada menit 90+9. Kekalahan di injury time ini jelas menyakitkan bagi skuad asuhan Achmad Zulkifli yang sudah berjuang keras sepanjang laga.
Pertandingan sendiri berlangsung terbuka dan saling menyerang sejak menit awal. Persikad Depok sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Baru lima menit berjalan, Nico Fernando membawa tuan rumah unggul melalui tendangan keras yang sempat membentur pemain PSPS sebelum akhirnya masuk ke gawang. Keunggulan cepat itu sempat membangkitkan optimisme para pendukung di stadion.
Namun PSPS Pekanbaru tak tinggal diam. Tim tamu merespons dengan cepat dan mampu membalikkan kedudukan melalui Antonio Gamaroni serta Asir Aziz. Persikad Depok lantas menunjukkan daya juang tinggi dengan menyamakan skor lewat penyelesaian akhir Gustavo Franca tepat sebelum turun minum. Skor 2-2 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, kedua tim terus melancarkan serangan demi mengamankan tiga poin. Petaka datang bagi tuan rumah ketika Faisal Ramadoni menerima kartu kuning kedua pada pengujung pertandingan, membuat Persikad Depok harus bermain dengan sepuluh pemain. Keunggulan jumlah pemain itu dimanfaatkan PSPS untuk meningkatkan tekanan.
Upaya tim tamu akhirnya berbuah manis. Saat laga seolah akan berakhir imbang, Antonio Gamaroni kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+9 sekaligus memastikan kemenangan dramatis Askar Bertuah. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Persikad Depok yang harus menerima kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, memuji kedisiplinan dan perjuangan para pemainnya yang mampu menjalankan instruksi meski mendapat tekanan dari tuan rumah. “Alhamdulillah, kami dapat memenangkan pertandingan. Ini pertandingan yang cukup seru, saling menyerang dan menghasilkan lima gol. Alhamdulillah, kami lebih beruntung,” ujarnya seusai laga. Ia juga menegaskan timnya tidak ingin terlena dan akan tetap fokus menjalani pertandingan berikutnya.
Akhyar turut memberikan penghormatan kepada tuan rumah. “Kami juga respek kepada Persikad Depok, yang bermain cukup baik malam ini,” katanya. Menurutnya, kemampuan menjaga konsentrasi di tengah tekanan menjadi kunci keberhasilan timnya mengamankan kemenangan.
Dari kubu tuan rumah, Pelatih Persikad Depok Achmad Zulkifli meminta anak asuhnya menjadikan kekalahan menyakitkan tersebut sebagai pelecut semangat. “Mudah-mudahan hasil ini menjadi pembelajaran berharga buat kita karena perjalanan masih panjang, masih ada 20 game yang harus kita lewati. Ini menjadi pelecut untuk partai-partai berikutnya sehingga kita bisa lebih baik lagi,” kata Achmad Zulkifli.
Perwakilan pemain Persikad Depok, Dolly Gultom, turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Depok dan suporter. “Saya mewakili pemain meminta maaf untuk masyarakat Depok dan suporter. Kami akan introspeksi diri lagi untuk pertandingan ke depannya. Semoga ke depannya pertandingan akan meraih hasil yang lebih baik, tidak seperti kemarin-kemarin,” ujarnya.
Hasil ini memperkokoh posisi PSPS Pekanbaru di puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027 dengan koleksi 18 poin. Berikut gambaran papan atas klasemen sementara grup tersebut:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | PSPS Pekanbaru | 18 |
| 2 | Persikad Depok | 12 |
| 3 | PSMS Medan | 11 |
| 4 | Sumsel United | 10 |
| 5 | PSIS Semarang | 10 |
| 6 | Semen Padang FC | 10 |
Di sisi lain, tim putri Persikad Depok juga menorehkan hasil positif pada ajang Indonesia Women’s League 2026/2027. Bermain di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (25/10/2026), Persikad Depok Women menaklukkan Persija Jakarta Women dengan skor 0-1 lewat gol dramatis Grace Catherine Paradis pada menit ke-90.
Pelatih Persikad Depok Women, Deris Herdiansyah, bersyukur atas raihan tiga poin perdana timnya usai menelan kekalahan pada pekan pertama. Ia menyebut kemenangan berharga ini merupakan buah dari evaluasi taktikal, rotasi pemain, serta mentalitas bertanding yang diusung seperti laga final. Sementara pelatih Persija Women, Muhamad Yusup Prasetiyo, mengkritik tajam performa penyerang asingnya dan kedalaman skuad yang dinilai timpang.
Kini Persikad Depok harus segera mengalihkan fokus ke laga tandang melawan PSIS Semarang pekan depan. Waktu pemulihan dan persiapan yang terbatas membuat jajaran pelatih perlu segera membenahi kelemahan tim, terutama agar kehilangan poin pada menit-menit akhir tidak kembali terulang. Bagi PSPS Pekanbaru, kemenangan dramatis ini menjadi modal berharga untuk menjaga konsistensi di puncak klasemen, mengingat kompetisi masih menyisakan 20 pertandingan.
Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan hingga peluit akhir berbunyi. Kekalahan Persikad Depok di menit 90+9 menjadi pengingat keras tentang pentingnya konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Dengan perjalanan musim yang masih panjang, baik PSPS Pekanbaru maupun Persikad Depok sama-sama dituntut untuk terus berbenah demi meraih hasil terbaik di sisa kompetisi.
