Harga TBS Sawit Riau Naik 2,09 Persen Jadi Rp3.679 per Kg, Petani Sambut Positif
Inforiau – 23 Oktober 2026 | Kabar menggembirakan datang bagi para petani kelapa sawit di Provinsi Riau. Pasalnya, Harga TBS Sawit Riau Naik 2 09 Persen Kini Rp3 679 per Kg untuk periode 21 hingga 27 Oktober 2026. Kenaikan ini menjadi angin segar di tengah dinamika pasar komoditas yang kerap berfluktuasi dan menuntut ketahanan ekonomi para petani mitra swadaya di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil penetapan harga yang dilakukan pada Selasa, 20 Oktober 2026, harga tandan buah segar (TBS) untuk kelompok umur tanaman 9 tahun ditetapkan mencapai Rp3.679,40 per kilogram. Angka tersebut mengalami penambahan sebesar Rp75,48 per kilogram atau setara dengan kenaikan 2,09 persen dibandingkan dengan harga pada pekan sebelumnya. Kenaikan ini pun langsung menjadi perhatian kalangan petani yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan sawit.
Pemicu Kenaikan Harga TBS
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr. Defris Hatmaja, menjelaskan bahwa kenaikan harga TBS kali ini dipengaruhi oleh menguatnya harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) serta inti sawit atau kernel di pasar. Kedua produk turunan sawit tersebut menjadi acuan utama dalam penetapan harga TBS di tingkat petani.
Dalam penetapan yang dilakukan bersama tim, harga penjualan CPO tercatat naik sebesar Rp113,77 per kilogram. Sementara itu, harga kernel mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni sebesar Rp758,39 per kilogram. Lonjakan pada komponen kernel inilah yang turut mendorong kenaikan Harga TBS Sawit Riau Naik 2 09 Persen Kini Rp3 679 per Kg pada periode kali ini.
“Untuk kelompok umur 9 tahun, harga TBS ditetapkan Rp3.679,40 per kilogram dan berlaku mulai 21 hingga 27 Oktober 2026,” kata Defris dalam keterangannya di Pekanbaru.
Rincian Penetapan Harga Pekan Ini
Dalam penetapan harga tersebut, terdapat sejumlah indikator yang menjadi dasar perhitungan. Indeks K berada pada angka 93,76 persen. Adapun rincian harga komoditas acuan dapat dilihat pada tabel berikut:
| Komponen | Harga/Indeks | Perubahan |
|---|---|---|
| Harga TBS (umur 9 tahun) | Rp3.679,40 per kg | Naik Rp75,48 (2,09 persen) |
| Harga CPO | Rp14.836,06 per kg | Naik Rp113,77 per kg |
| Harga Kernel | Rp13.103 per kg | Naik Rp758,39 per kg |
| Indeks K | 93,76 persen | – |
Data di atas menunjukkan bahwa seluruh komponen acuan penetapan harga mengalami kenaikan. Hal ini memberikan gambaran bahwa pasar komoditas sawit pada pekan ini sedang berada dalam tren positif, sehingga berimbas langsung pada penerimaan petani.
Perbaikan Tata Kelola Harga
Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga terus berupaya memperbaiki tata kelola agar penetapan harga TBS sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memberikan keadilan bagi para petani mitra. Langkah ini dinilai penting mengingat masih terdapat berbagai tantangan dalam implementasi harga di lapangan, mulai dari perbedaan kualitas buah hingga mekanisme penyetoran di tingkat pengepul.
Kenaikan Harga TBS Sawit Riau Naik 2 09 Persen Kini Rp3 679 per Kg tentu memberikan harapan baru bagi petani. Dengan harga yang lebih baik, petani dapat lebih leluasa memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus membiayai perawatan kebun, seperti pemupukan dan pengendalian hama, yang selama ini sering terkendala keterbatasan modal.
Respons dan Harapan Petani
Meski kenaikan sebesar 2,09 persen terbilang moderat, para petani menyambut positif tren penguatan ini. Mereka berharap harga TBS dapat terus stabil bahkan meningkat pada pekan-pekan berikutnya, seiring dengan menguatnya permintaan global terhadap minyak sawit. Stabilitas harga dinilai krusial agar petani dapat merencanakan pengelolaan kebun dengan lebih baik.
Selain itu, transparansi dalam penetapan harga menjadi hal yang terus disorot. Petani mitra swadaya berharap informasi mengenai Harga TBS Sawit Riau Naik 2 09 Persen Kini Rp3 679 per Kg dapat tersampaikan secara merata hingga ke tingkat desa, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan akibat kurangnya akses informasi.
Pemerintah daerah pun diharapkan terus mengawal implementasi harga di lapangan agar sesuai dengan hasil penetapan resmi. Pengawasan terhadap praktik penimbangan dan potongan harga yang tidak wajar menjadi bagian penting dalam menjaga keadilan bagi petani.
Sebagai penutup, kenaikan harga TBS di Riau pada periode 21 hingga 27 Oktober 2026 menjadi sinyal positif bagi sektor perkebunan. Penguatan harga CPO dan kernel yang mendorong Harga TBS Sawit Riau Naik 2 09 Persen Kini Rp3 679 per Kg diharapkan berkelanjutan. Dengan tata kelola yang semakin baik, kesejahteraan petani sawit Riau dapat terus meningkat dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
