Janice Tjen Nyaris Sempurna di Guangzhou Open 2026, Hajar Kudermetova dan Melaju di Dua Sektor
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, kembali menunjukkan kelasnya di panggung internasional. Tampil sebagai unggulan kedua Guangzhou Open 2026, Janice Tjen memastikan langkahnya ke babak 16 besar sektor tunggal setelah menyingkirkan petenis Rusia Polina Kudermetova dengan skor meyakinkan 6-2, 6-2 di Center Court, Selasa (27/10/2026). Kemenangan ini menjadi pembuka kampanye yang nyaris sempurna bagi petenis peringkat ke-47 dunia tersebut.
Bertanding di Nansha International Tennis Center, Tiongkok, Janice hanya membutuhkan waktu 58 menit untuk menyelesaikan pertandingan babak 32 besar turnamen WTA 250 tersebut. Permainan tenang namun mematikan diperlihatkan petenis Indonesia itu sejak gim-gim awal, dengan pengembalian bola yang akurat serta pertahanan solid yang membuat Kudermetova kesulitan mengembangkan permainannya.
Dominasi Statistik yang Tak Terbantahkan
Keunggulan Janice Tjen tercermin jelas dari catatan statistik pertandingan. Ia memenangi 56 persen poin, jauh lebih baik dibandingkan Kudermetova yang hanya meraih 44 persen. Petenis Indonesia itu juga mencatatkan empat ace tanpa melakukan satu pun kesalahan servis ganda, sementara Kudermetova yang mengemas tiga ace justru kerap kehilangan poin akibat lima kali double fault.
Dari segi efektivitas servis, Janice memegang kendali penuh dengan persentase servis pertama mencapai 67 persen. Ia sukses mendulang 86 persen poin dari servis pertamanya dan mengamankan 64 persen poin dari servis kedua. Adapun Kudermetova yang membukukan 64 persen akurasi servis pertama hanya mampu meraih 60 persen poin dari servis pertama dan 47 persen dari servis kedua.
Yang paling mencolok adalah kedisiplinan Janice dalam meminimalkan kesalahan sendiri. Meski Kudermetova menghasilkan 18 winner, petenis Rusia tersebut melakukan 29 kesalahan sendiri, jauh lebih banyak dibandingkan Janice yang hanya membukukan empat kesalahan sepanjang pertandingan.
Jalannya Pertandingan
Pada set pertama, Janice sempat tertinggal 0-1 sebelum bangkit dan mengambil alih kendali pertandingan. Ia merebut sejumlah gim secara beruntun untuk unggul 5-1. Kudermetova hanya mampu menambah satu gim sebelum Janice mengamankan set pembuka dengan skor 6-2.
Dominasi Janice Tjen berlanjut pada set kedua. Ia langsung unggul 4-0 setelah mematahkan servis lawan dua kali. Kudermetova sempat memberikan perlawanan dengan merebut dua gim, tetapi Janice tetap mampu mempertahankan keunggulan untuk kembali menang 6-2 dan memastikan tiket ke babak 16 besar.
Melaju di Dua Sektor
Kemenangan ini tak hanya menjaga peluang Janice Tjen di sektor tunggal, tetapi juga melengkapi catatan apiknya di sektor ganda. Bersama petenis veteran Venus Williams, Janice telah lebih dulu melaju ke perempat final Guangzhou Open 2026. Kombinasi pengalaman Williams dan energi muda Janice menjadi salah satu duet yang patut diperhitungkan di turnamen ini.
Pada pertandingan berikutnya yang dijadwalkan Rabu (28/10), Janice akan menghadapi petenis Inggris Harriet Dart, yang sebelumnya mengalahkan Tatiana Prozorova dalam tiga set. Sementara di sektor ganda, pasangan Janice/Williams akan berhadapan dengan Lyudmyla Kichenok/Makoto Ninomiya.
Konsistensi penampilan Janice Tjen sepanjang musim 2026 memang layak diapresiasi. Sebelum tampil di Guangzhou, ia sempat menorehkan hasil membanggakan, termasuk menjuarai Japan Open 2026 di sektor ganda bersama Storm Hunter, meski harus kandas di babak 16 besar Wuhan Open. Kini, dengan performa nyaris sempurna di Guangzhou, Janice Tjen membuka peluang besar untuk melangkah lebih jauh dan menambah koleksi poin ranking dunianya.
Bagi tenis Indonesia, penampilan Janice menjadi secercah harapan di kancah WTA. Kemampuannya bersaing dengan petenis-petenis papan atas dunia menunjukkan perkembangan signifikan, terlebih dengan statusnya sebagai unggulan kedua di turnamen ini. Publik Tanah Air tentu berharap langkah Janice Tjen tak terhenti di babak 16 besar, baik di sektor tunggal maupun ganda.
Dengan modal permainan efektif, disiplin, dan mental yang matang, Janice Tjen membuktikan bahwa dirinya layak diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru tenis putri Asia. Laga melawan Harriet Dart akan menjadi ujian berikutnya untuk membuktikan konsistensi tersebut.
