John Ternus Ungkap Apple Kembangkan iPhone Lipat Sejak 2011, Jauh Sebelum Pesaing Bangkit
Inforiau – 22 Oktober 2026 | John Ternus Ungkap Apple Kembangkan iPhone Lipat Sejak 2011 menjadi salah satu pengakuan paling mengejutkan di industri teknologi tahun ini. Pasalnya, raksasa Cupertino itu selama bertahun-tahun dikenal sebagai perusahaan yang cenderung berhati-hati sebelum menghadirkan produk baru ke pasar. Namun di balik citra tersebut, ternyata eksplorasi terhadap perangkat layar lipat sudah dimulai lebih dari satu dekade lalu, jauh sebelum banyak pesaing merilis produk komersial mereka.
Dalam wawancara dengan majalah Time untuk edisi The Best Inventions of 2026, Ternus mengungkapkan bahwa dirinya bersama lima insinyur Apple mengajukan permohonan paten untuk perangkat elektronik lipat pada tahun 2011. Langkah itu menjadi titik awal perjalanan panjang perusahaan dalam mempelajari kemungkinan menghadirkan ponsel dengan layar yang dapat dilipat. Meski demikian, produk komersial pertamanya di kategori ini, yakni iPhone Duo, baru diperkenalkan pada 9 September 2026.
Pengakuan John Ternus Ungkap Apple Kembangkan iPhone Lipat Sejak 2011 ini sekaligus menjelaskan mengapa Apple tidak terburu-buru mengejar tren. Menurut Ternus, timnya sejak awal tidak hanya memikirkan soal desain, tetapi juga mempelajari kebutuhan teknis perangkat lipat secara menyeluruh. Aspek yang diteliti mencakup baterai, papan sirkuit, hingga kemungkinan penggunaan layar fleksibel yang mampu menopang bentuk perangkat yang dapat dilipat.
Layar OLED Fleksibel Jadi Fondasi Utama
Ternus menjelaskan bahwa perkembangan teknologi layar menjadi salah satu dasar eksplorasi Apple terhadap perangkat lipat. Ia menyoroti potensi layar OLED yang dapat ditekuk untuk mendukung pengembangan perangkat dengan desain tersebut. Teknologi inilah yang pada akhirnya memungkinkan Apple merealisasikan iPhone Duo setelah bertahun-tahun melakukan riset dan pengujian internal.
Pernyataan John Ternus Ungkap Apple Kembangkan iPhone Lipat Sejak 2011 juga memberi gambaran bahwa Apple tidak sekadar mengikuti arus. Perusahaan memilih menunggu hingga komponen pendukung, mulai dari daya tahan engsel, efisiensi baterai, sampai ketahanan panel layar, benar-benar matang. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi Apple yang menempatkan pengalaman pengguna sebagai prioritas utama sebelum sebuah produk dilepas ke pasaran.
Majalah Time menjadwalkan penerbitan edisi The Best Inventions of 2026 pada 26 Oktober 2026. Ternus sendiri tampil sebagai wajah sampul edisi yang membahas berbagai inovasi terbaik tahun ini, termasuk pencapaian Apple di ranah perangkat lipat. Penampilan tersebut menegaskan posisi Ternus sebagai figur sentral di balik proyek ambisius perusahaan.
Perjalanan Panjang Riset Apple
Perjalanan Apple dalam mengembangkan perangkat lipat dapat dilihat melalui sejumlah tahapan penting berikut:
- 2011: Pengajuan paten perangkat elektronik lipat oleh Ternus bersama lima insinyur.
- 2011-2026: Riset berkelanjutan pada baterai, papan sirkuit, dan layar fleksibel.
- Pematangan teknologi OLED tekuk sebagai fondasi desain perangkat.
- 9 September 2026: Perkenalan iPhone Duo sebagai produk komersial pertama.
- 26 Oktober 2026: Publikasi edisi The Best Inventions of 2026 oleh majalah Time.
Dengan rentang waktu sekitar 15 tahun, langkah Apple terbilang tidak singkat. Namun justru di situlah letak kekuatan strategi perusahaan. Alih-alih menjadi yang pertama, Apple memilih menjadi yang paling siap. Pengakuan John Ternus Ungkap Apple Kembangkan iPhone Lipat Sejak 2011 menunjukkan bahwa inovasi di industri teknologi kerap merupakan hasil dari kesabaran dan riset jangka panjang, bukan sekadar reaksi cepat terhadap tren pasar.
Bagi konsumen, informasi ini memberi harapan bahwa iPhone Duo tidak lahir sebagai produk eksperimental. Sebaliknya, perangkat tersebut merupakan buah dari proses panjang yang melibatkan banyak insinyur dan studi teknis mendalam. Ke depan, pengungkapan ini juga berpotensi memengaruhi cara industri memandang siklus inovasi, di mana kematangan teknologi dinilai lebih penting ketimbang kecepatan peluncuran.
Pada akhirnya, John Ternus Ungkap Apple Kembangkan iPhone Lipat Sejak 2011 menjadi pengingat bahwa di balik setiap produk yang tampil mulus di panggung peluncuran, terdapat perjalanan riset yang panjang dan penuh pertimbangan. Apple membuktikan bahwa eksplorasi teknologi layar lipat bukan keputusan spontan, melainkan komitmen yang telah dibangun sejak lebih dari satu dekade silam. Kini, dengan hadirnya iPhone Duo, publik menanti bagaimana perusahaan akan membentuk masa depan perangkat lipat di tahun-tahun mendatang.
Penulis: Sukri Mustakim
Editor: Alwira Fanzary
