Keisuke Goto, Joker Ajaib yang Bikin Arena SC Freiburg Bergemuruh
Inforiau – 29 Oktober 2026 | SC Freiburg kembali menunjukkan karakter juara di kompetisi domestik. Dalam laga babak kedua DFB-Pokal yang berlangsung dramatis di Europa-Park Stadion, SC Freiburg menundukkan VfL Wolfsburg dengan skor 3-2 berkat penampilan luar biasa dari pemain pengganti asal Jepang, Keisuke Goto. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren tiga kekalahan beruntun yang sebelumnya sempat menekan skuad asuhan Julian Schuster.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. SC Freiburg membuka keunggulan lebih dulu melalui Igor Matanovic pada menit keenam. Namun kegembiraan tuan rumah tak bertahan lama. Kento Shiogai, penyerang Wolfsburg yang juga berasal dari Jepang, mencetak dua gol pada menit kedelapan dan ke-43, memaksa SC Freiburg tertinggal 1-2 di paruh pertama.
Memasuki babak kedua, Schuster mengambil langkah berani dengan memasukkan Keisuke Goto pada menit ke-68 menggantikan Yuito Suzuki. Keputusan itu terbukti jitu. Hanya berselang beberapa menit, Goto menyundul bola hasil umpan matang dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-76. Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Goto kembali menjadi pahlawan. Menerima bola panjang sempurna dari Philipp Lienhart di masa injury time, ia dengan tenang melobos kiper Timon Wellenreuther yang keluar dari sarangnya. Gol pada menit 90+2 itu memastikan SC Freiburg melaju ke babak 16 besar.
Penampilan Goto mendapat pujian tinggi dari rekan setimnya, Igor Matanovic. Ia bahkan menyebut aksi pemain berusia 21 tahun itu seperti adegan dalam film animasi Jepang. “Saya jarang melihat hal seperti ini. Rasanya seperti menonton anime, di mana seorang pemain melompat tiga meter dan melakukan gerakan-gerakan spesial. Itulah yang ia berikan,” ujar Matanovic.
Kapten Christian Günter juga tak ketinggalan memuji kontribusi Goto. Menurutnya, menjadi pemain pengganti dan langsung tampil menentukan bukanlah hal mudah. “Kita harus memuji pemain muda ini. Tidak mudah untuk selalu masuk dari bangku cadangan dan langsung tampil penuh di momen-momen seperti itu,” kata Günter sambil tersenyum ketika ditanya apakah Goto berpotensi menggeser status Nils Petersen sebagai super joker legendaris klub.
Meski meraih kemenangan, sejumlah catatan kritis tetap muncul. Matanovic menilai permainan tim belum sepenuhnya memuaskan, terutama karena gol-gol lawan tercipta terlalu mudah. Günter pun menyoroti lemahnya lini pertahanan yang kebobolan dua kali di babak pertama. Pelatih Julian Schuster mengakui bahwa perbaikan pertahanan kolektif menjadi prioritas, terlebih dengan jadwal padat dan beban tiga kompetisi yang dijalani SC Freiburg.
Selain itu, SC Freiburg masih menunggu kabar buruk dari kondisi Philipp Treu. Bek sayap berusia 25 tahun itu harus meninggalkan lapangan dengan tertatih-tatih setelah berbenturan dengan Cleiton dan digantikan Lukas Kübler. Hingga kini belum ada diagnosis resmi, dan tim medis akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Kekhawatiran jelas terasa karena Treu merupakan salah satu pilar penting dalam skema permainan SC Freiburg musim ini.
Kemenangan dramatis ini tidak hanya menyelamatkan SC Freiburg dari kelelahan akibat perpanjangan waktu, tetapi juga memberi suntikan moral menjelang padatnya jadwal. Undian babak 16 besar akan digelar pada Minggu pukul 19.15 waktu setempat, sementara pertandingan akan dimainkan pada 1 dan 2 Desember. Di ajang Bundesliga, SC Freiburg selanjutnya akan bertandang ke markas FC Augsburg pada Sabtu sore, sebuah laga yang diprediksi berjalan ketat mengingat kedua tim hanya terpaut empat poin di klasemen.
Dengan performa Goto yang kian menanjak, publik Freiburg pantas berharap munculnya sosok penentu baru di lini depan. Jika konsisten, bukan tidak mungkin ia menjadi senjata rahasia yang ditakuti lawan-lawan SC Freiburg di sisa musim ini.
