Kekayaan Jensen Huang Anjlok Rp271 Triliun, Terlempar dari 10 Terkaya Dunia
Inforiau – 09 November 2026 | Kekayaan Jensen Huang anjlok tajam hanya dalam hitungan jam setelah saham Nvidia merosot 9,3 persen, penurunan terdalam sejak Januari 2025. Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, posisi CEO Nvidia itu melorot dari peringkat kesembilan menjadi peringkat ke-13 dunia setelah hartanya menyusut sekitar US$15,1 miliar atau setara Rp271 triliun dalam sehari, sehingga total kekayaan Jensen Huang kini tercatat sekitar US$150,9 miliar atau Rp2.716 triliun.
![]()
Tekanan Politik di Pasar Teknologi
Penurunan terjadi pada 5 November, sehari setelah kemenangan besar Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu Amerika Serikat. Sentimen pasar menguat bahwa DPR dan Senat akan membatasi pembangunan pusat data, infrastruktur utama industri kecerdasan buatan. Nvidia sebagai pemasok utama chip berperforma tinggi langsung terimbas, disusul SpaceX yang turun 9 persen dan Oracle yang melemah 6,9 persen.
- Elon Musk (SpaceX): kehilangan US$79,7 miliar atau sekitar Rp1.434 triliun.
- Larry Ellison (Oracle): kehilangan US$10,1 miliar atau sekitar Rp181 triliun.
- Total 500 orang terkaya dunia: kehilangan US$185 miliar atau sekitar Rp3.353 triliun.
Bayang-Bayang Isu Spionase
Di tengah gejolak pasar, nama Jensen Huang juga terseret laporan intelijen Amerika Serikat yang menduga dirinya menjadi target operasi mata-mata China. Pemerintahan Donald Trump menyatakan tengah menelaah laporan tersebut secara cermat, meski belum memutuskan langkah resmi. Trump menyebut memiliki rasa hormat besar kepada Jensen Huang dan berharap bos Nvidia itu tetap menjadi penasihat kebijakan AI selama tidak ditemukan pelanggaran.
Laporan yang pertama kali diungkap The New York Times menyebut seorang eksekutif Megaspeed International, Alice Huang, diduga meneruskan informasi kepada Beijing setelah berkomunikasi dengan Jensen Huang. Nvidia menegaskan pertemuan pimpinan perusahaan dengan pelanggan merupakan rutinitas bisnis dan menolak anggapan adanya kebocoran informasi rahasia. Kementerian Luar Negeri China sendiri membantah tuduhan tersebut sebagai fitnah tanpa dasar.
Bagi investor, kombinasi tekanan regulasi dan isu geopolitik menjadikan saham Nvidia semakin sensitif terhadap sentimen politik. Namun posisi Jensen Huang sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di industri chip dinilai masih kokoh, meski rekam jejak kekayaannya kini bergantung pada arah kebijakan Washington terhadap infrastruktur AI.
Editor: Sukri Mustakim
