Khamzat Chimaev Buka Suara Soal Lawan Imavov, Duel Gulat Lawan Lawler, dan Insiden Tsarukyan-Danis
Inforiau – 23 Oktober 2026 | Petenar UFC asal Chechnya, Khamzat Chimaev, kembali menjadi sorotan menjelang duel gulat melawan legenda UFC Robbie Lawler di RAF 14 yang akan digelar di Fontainebleau Las Vegas pada 23 Oktober mendatang. Dalam konferensi pers pra-acara, Khamzat Chimaev tidak hanya membahas persiapan duel gulatnya, tetapi juga membuka peluang menghadapi Nassourdine Imavov jika sabuk juara kelas menengah UFC lowong. Pernyataan ini mengejutkan mengingat sebelumnya ia enggan melawan Imavov karena alasan budaya dan akar Caucasus yang sama.
Ketika ditanya apakah ia akan menerima tawaran duel perebutan gelar melawan Imavov jika Sean Strickland meninggalkan divisi, Khamzat Chimaev menjawab dengan blak-blakan. “Apa pun yang memberi saya uang. Saya pikir, bro, hanya itu yang bisa saya katakan. Ketika Anda memiliki sabuk, Anda dibayar lebih,” ujarnya. Jawaban ini menegaskan bahwa faktor finansial menjadi pertimbangan utama bagi petarung berjuluk ‘Borz’ tersebut.
Imavov sendiri saat ini dianggap sebagai penantang utama untuk menghadapi Strickland. Beberapa pekan lalu, ia bahkan mendatangi juara bertahan tersebut dan memintanya segera menandatangani kontrak. Namun hingga kini, duel tersebut belum resmi diumumkan.
Di sisi lain, duel gulat antara Khamzat Chimaev dan Robbie Lawler menjadi ajang saling memuji. Keduanya mengungkapkan pertarungan UFC favorit satu sama lain. Chimaev menyebut duel Lawler melawan Rory MacDonald di UFC 189 pada Juli 2015 sebagai salah satu pertarungan terhebat yang pernah ia saksikan. “Pertarungan Rory MacDonald. Itu salah satu pertarungan paling gila yang pernah saya lihat. Pria ini legenda, jadi saya penggemar beratnya. Saya masih sekolah saat dia bertarung, membuat pertarungan-pertarungan gila. Saya tumbuh besar menonton pertarungannya, jadi sekarang saya punya kesempatan. Bukan hanya melihatnya, saya akan bergulat dengan pria ini,” kata Chimaev.
Sementara itu, Lawler memilih pertarungan Chimaev melawan Robert Whittaker di UFC 308 sebagai favoritnya. “Saya sudah menonton banyak. Mungkin yang paling mengesankan adalah saat ia melawan Whittaker terakhir kali. Ia menjatuhkannya dan menghancurkan wajahnya,” ujar Lawler.
Konferensi pers RAF 14 juga diwarnai insiden kericuhan antara Arman Tsarukyan dan Dillon Danis. Danis datang mengenakan kaos bergambar Khamzat Chimaev tanpa rambut dan jenggot, yang memancing kemarahan Tsarukyan. Tsarukyan mencoba menyerang Danis di atas panggung, memicu perkelahian besar yang melibatkan puluhan orang. Khamzat Chimaev yang berada di lokasi juga sempat terlibat dalam ketegangan sebelum keamanan berhasil memisahkan mereka.
Menanggapi provokasi Danis, Khamzat Chimaev dengan tajam mengkritik perilaku petarung Amerika tersebut. “Dia banyak bicara omong kosong, dan dia tidak pernah melakukan apa-apa. Saya tidak pernah melihatnya memenangkan pertarungan. Saya tidak tahu mengapa mereka membawa orang bodoh ini ke sini. Ada banyak keamanan di sekitar saya, itu sebabnya dia bicara. Ketika dia sendirian, dia tidak pernah berkata apa-apa,” tegas Chimaev.
Insiden ini bukan yang pertama antara Chimaev dan Danis. Pada Juni lalu, Chimaev pernah mengalahkan Danis dalam pertarungan gulat di RAF 10. Meskipun terjadi kericuhan, duel antara Tsarukyan dan Danis tetap dijadwalkan berlangsung di RAF 14.
Dengan berbagai kontroversi dan peluang yang terbuka, Khamzat Chimaev terus menunjukkan bahwa ia adalah salah satu nama paling menarik perhatian di dunia seni bela diri campuran. Duel gulat melawan Lawler akan menjadi panggung baginya untuk unjuk kemampuan sebelum kemungkinan kembali ke oktagon untuk merebut kembali takhta kelas menengah. Sementara itu, pernyataannya tentang Imavov dan kritiknya terhadap Danis menambah warna dalam dinamika UFC dan dunia gulat profesional.
