Lazio Terbang ke Puncak Serie A, Gattuso Justru Beri Peringatan Menohok
Inforiau – 02 November 2026 | SS Lazio terus menunjukkan performa impresif di pentas Serie A Italia musim ini. Kemenangan 2-1 atas Cagliari pada pekan ke-10 membawa s.s. lazio kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 28 poin dari 10 pertandingan, unggul tiga angka atas Inter Milan yang baru saja tumbang di derby Milan. Hasil ini menjadi start terbaik sepanjang sejarah klub dalam sebuah kompetisi liga, sekaligus menegaskan bahwa s.s. lazio bukan sekadar penantang biasa musim ini.
Laga melawan Cagliari tidak berjalan mulus bagi tuan rumah. Stadio Olimpico sempat terdiam ketika M’Bala Nzola membobol gawang Lazio pada menit ke-20. Namun semangat juang pasukan Gennaro Gattuso terbukti luar biasa. Gustav Isaksen menyamakan kedudukan sebelum jeda, lalu Andrea Pinamonti yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol kemenangan pada menit ke-83. Gol tersebut disambut selebrasi emosional Pinamonti yang melepas jersey biru langitnya di tengah lapangan.
Kemenangan ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi s.s. lazio di Serie A. Meski demikian, sang pelatih enggan terbuai pujian. Gattuso justru melontarkan peringatan menohok kepada anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri.
“Target kami adalah menghindari degradasi dan kami masih butuh 12 poin lagi,” ujar Gattuso dikutip dari keterangan pers usai laga. “Kami harus tetap membumi, bekerja keras, dan tidak perlu melihat klasemen.” Pernyataan ini menunjukkan karakter rendah hati yang coba ditanamkan sang arsitek tim di ruang ganti.
Di sisi lain, suasana di Stadio Olimpico masih menyisakan cerita tersendiri. Sebagian besar tribun terlihat kosong karena banyak ultras dan pendukung setia s.s. lazio melanjutkan aksi boikot terhadap pemilik sekaligus presiden klub, Claudio Lotito. Mereka menuduh sang pemilik kurang berinvestasi dalam pembangunan skuad, sehingga aksi protes ini menjadi bayangan di balik gemilangnya performa tim di lapangan.
Pekan ke-10 Serie A sendiri menyajikan sejumlah hasil menarik lainnya. Juventus sukses membungkam Napoli dengan skor 2-0, sementara AC Milan membantai rival sekota Inter Milan. Klub milik pengusaha Indonesia, Como 1907, juga meraih kemenangan tipis 1-0 atas Venezia yang membuat mereka kembali menempel di posisi keempat. Sementara itu, Roma yang belum terkalahkan menduduki peringkat ketiga dengan 24 poin.
Di pentas sepak bola Eropa, Real Madrid turut mencuri perhatian usai mengalahkan Racing Santander 3-0 berkat gol Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Namun sorotan utama tetap tertuju pada Serie A, di mana s.s. lazio kini menjadi kiblat baru persaingan gelar juara.
Dengan start terbaik dalam sejarah klub, tantangan terbesar bagi s.s. lazio adalah menjaga konsistensi dan mentalitas juang di sisa musim. Jika mampu mempertahankan performa impresif ini, bukan tidak mungkin mimpi meraih scudetto pertama sejak tahun 2000 akan kembali menjadi kenyataan.
Editor: Abuzar Samad
