Liga Italia Memanas: Lazio Kokoh di Puncak, AS Roma Pesta Gol, dan Sejarah Baru Cucu Mussolini
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Pekan kesembilan liga italia musim 2026/2027 menyajikan drama yang tak kalah menarik dari biasanya. Dari pesta gol di ibu kota hingga catatan sejarah yang mengejutkan, persaingan di papan atas Serie A semakin sengit dan penuh kejutan. Lazio tampil sebagai pemuncak klasemen sementara, sementara AS Roma terus menempel dengan performa impresif yang membuat pelatih Gian Piero Gasperini tersenyum lebar.
Lazio Mengamuk, Sassuolo Tak Berdaya
Lazio kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin klasemen liga italia. Bertandang ke markas Sassuolo, Gli Aquilotti menghajar tuan rumah dengan skor telak 6-2. Kemenangan ini membawa Lazio mengoleksi 25 poin dari sembilan pertandingan, unggul tiga angka atas Inter Milan yang berada di posisi kedua dan masih menyisakan satu laga melawan Venezia.
Pesta gol Lazio dibuka oleh Kenneth Taylor pada menit kedua, disusul gol Gustav Isaksen pada menit ke-13. Namun sorotan utama jatuh kepada Romano Floriani, bek kanan berusia 23 tahun yang mencetak gol perdananya di Serie A pada menit ke-17. Nama Floriani mendadak menjadi perbincangan hangat di Italia bukan hanya karena golnya, melainkan juga karena ia adalah cicit dari Benito Mussolini, pendiri fasisme yang memerintah Italia pada 1922 hingga 1943. Ibunya, Alessandra, merupakan mantan anggota parlemen Italia dan Eropa yang juga cucu sang diktator.
“Saya sangat senang bisa mencetak gol pertama ini, tetapi lebih dari itu saya bahagia atas kemenangan yang sangat penting bagi kami,” ujar Floriani kepada DAZN. Ia juga mengungkap resep kesuksesan Lazio: “Pelatih selalu berpesan agar kami memberikan segalanya, tidak pernah bermain 80 persen, tetapi 110 persen.”
Meski Sassuolo sempat memperkecil kedudukan melalui gol bunuh diri Sutalo dan gol Sebastiano Esposito, serta sempat kehilangan Kristian Thorstvedt akibat kartu merah pada menit ke-31, Lazio tetap tak terbendung. Mattia Zaccagni menambah keunggulan lewat sundulan sebelum turun minum, lalu Tijjani Noslin menutup pesta dengan dua gol tambahan di babak kedua. Menariknya, Lazio bahkan masih menyia-nyiakan dua penalti dalam laga tersebut.
AS Roma Pesta Enam Gol di Olimpico
Di Stadion Olimpico, AS Roma meraih kemenangan meyakinkan 4-2 atas Cagliari dalam lanjutan liga italia. Empat gol Il Lupi dicetak oleh Lulli, Pisilli, Mora de Carvalho, dan Donyell Malen, sementara Cagliari membalas melalui Nzola dan Maldini. Kemenangan ini membawa Roma mengoleksi 21 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara.
Pelatih Gian Piero Gasperini memuji performa para pemain mudanya yang menjadi motor kemenangan. Tiga dari empat gol Roma tercipta lewat aksi pemain-pemain belia, sebuah sinyal positif bagi masa depan klub. Gasperini menilai timnya saat ini tengah berada dalam kondisi terbaik, terlebih setelah mencatat kemenangan besar 4-0 atas Slovan Bratislava di kompetisi Eropa.
Persaingan Papan Atas Semakin Ketat
Peta persaingan di liga italia kian menarik. Lazio masih kokoh di puncak dengan 25 poin, diikuti Inter Milan dengan 22 poin, dan AS Roma di posisi ketiga dengan 21 poin. Sementara itu, Sassuolo yang diperkuat bek Timnas Indonesia Jay Idzes harus terpuruk di posisi ke-14 dengan delapan poin. Idzes, yang baru pulih dari cedera dan duduk di bangku cadangan, menjadi saksi kekalahan telak timnya. Sejak kehilangan Idzes di jantung pertahanan, Sassuolo hanya meraih satu angka dalam lima laga terakhir.
Di sisi lain, Napoli yang dilatih Massimiliano Allegri harus kehilangan sang pelatih selama dua laga akibat kartu merah. Allegri dipastikan absen mendampingi tim saat menghadapi Juventus, menambah tantangan bagi Napoli yang sebelumnya ditahan imbang Roma 3-3 dalam laga dramatis di Naples.
Kesimpulan
Pekan kesembilan liga italia membuktikan bahwa Serie A musim ini menyimpan banyak cerita menarik. Lazio tampil dominan dan konsisten di puncak, sementara AS Roma menunjukkan kekuatan regenerasi lewat gol-gol pemain mudanya. Kisah Romano Floriani menambah dimensi sejarah yang tak biasa dalam sepak bola Italia. Dengan persaingan yang masih panjang, perebutan gelar juara liga italia dipastikan akan berlangsung sengit hingga pekan-pekan terakhir. Para penggemar sepak bola Tanah Air pun layak menantikan comeback Jay Idzes bersama Sassuolo pada laga melawan Fiorentina di Mapei Stadium.
