Man City ke Perempat Final Usai Drama Adu Penalti, Rulli Jadi Pahlawan dan Tantangan Berat Menanti
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Perjalanan man city untuk mempertahankan gelar Carabao Cup tetap terjaga setelah melewati laga penuh drama melawan Brighton di Etihad Stadium. Bermain imbang 2-2 hingga waktu normal berakhir, The Citizens akhirnya menang 4-3 dalam adu penalti yang membuat jantung para pendukung berdebar kencang. Kemenangan ini memastikan man city melaju ke babak perempat final dengan lawan yang relatif lebih ringan, yakni Bradford City dari League One, di kandang sendiri.
Laga melawan Brighton berjalan tidak sesuai harapan tuan rumah. Brighton tampil agresif dengan pressing man-to-man yang menyulitkan bangunan serangan man city. Pelatih Enzo Maresca mengakui bahwa timnya kesulitan menemukan ritme di babak pertama. “Kami mencoba beberapa solusi panjang melalui Floyd Samba, lalu di babak kedua mencoba bermain di lantai lewat Phil Foden,” ujarnya usai pertandingan.
Rulli Tampil Gemilang di Bawah Mistar
Sorotan utama dalam laga ini jatuh kepada kiper cadangan Geronimo Rulli. Pemain asal Argentina itu melakukan sejumlah penyelamatan penting di waktu normal untuk menjaga peluang man city, lalu menjadi penentu di adu penalti dengan menggagalkan dua eksekusi Brighton. Momen krusial terjadi ketika Mateo Kovacic gagal mengeksekusi penalti keempat City, namun Rulli membalikkan keadaan lewat penyelamatan berturut-turut yang mengantar timnya ke babak berikutnya.
Meski tampil heroik, posisi Rulli sebagai kiper utama tetap tidak berubah. Maresca menegaskan bahwa Gianluigi Donnarumma, yang menyaksikan laga dari tribun, masih menjadi pilihan pertama di bawah mistar gawang. “Selain penalti, secara keseluruhan dia bermain baik, terutama dalam membangun serangan. Dia bekerja dengan baik, tetapi Rulli tahu persis perannya, tidak ada keraguan soal itu. Sabtu nanti Gigio plus sepuluh pemain lainnya,” tegas Maresca.
Undian Perempat Final: Jalan Terbuka bagi Man City
Hasil undian yang digelar Rabu malam memberikan jalan yang lebih mulus bagi man city. Mereka akan menjamu Bradford City di Etihad, sementara laga besar tersaji di Anfield antara Liverpool dan Bournemouth. Sementara itu, Crystal Palace akan menghadapi Sunderland, dan Fleetwood Town—yang secara sensasional menyingkirkan Arsenal lewat adu penalti 5-3—akan menjamu pemenang laga Everton melawan Newcastle United.
- Bradford City vs Man City (di Etihad Stadium)
- Liverpool vs Bournemouth (di Anfield)
- Crystal Palace vs Sunderland
- Fleetwood Town vs Everton/Newcastle United
Bagi man city, undian ini terbilang menguntungkan. Menghadapi tim League One di kandang sendiri memberi peluang besar untuk melangkah ke semifinal. Namun Maresca menegaskan timnya tidak akan meremehkan lawan, mengingat kejutan besar yang baru saja dibuat Fleetwood saat menumbangkan Arsenal.
Ujian Sesungguhnya Menanti di Liga Premier
Kemenangan atas Brighton bukan akhir dari cerita. Hanya beberapa hari setelah laga Carabao Cup, man city akan kembali menghadapi Brighton di ajang Liga Premier pada Sabtu mendatang. Maresca menyebut laga tersebut sebagai ujian terberatnya sejauh ini, terutama karena Brighton menunjukkan kualitas pressing yang merepotkan. Dengan Donnarumma kembali di posisi utama, City berharap dapat tampil lebih solid dan konsisten.
Performa Rulli di ajang cup setidaknya memberikan ketenangan bagi Maresca. Ia membuktikan bahwa skuad man city memiliki kedalaman yang cukup untuk bersaing di berbagai kompetisi. Namun, konsistensi tetap menjadi kunci jika ingin mempertahankan gelar dan bersaing di papan atas liga.
Dengan undian yang bersahabat dan mentalitas juara yang terus terjaga, langkah man city menuju Wembley tampak semakin terbuka. Babak perempat final dijadwalkan bergulir pada pekan yang dimulai 14 Desember mendatang. Jika mampu menjaga fokus dan memanfaatkan peluang, bukan tidak mungkin The Citizens kembali mengangkat trofi yang mereka kuasai musim lalu.
