Naomi Osaka Bersinar di Rumah Sendiri: Singkirkan Paolini dan Lolos ke 16 Besar Pan Pacific Open Tokyo
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Petenis Jepang naomi osaka kembali menunjukkan kelasnya di hadapan publik sendiri. Pada laga pembuka Toray Pan Pacific Open 2026 di Ariake Coliseum, Tokyo, unggulan ketujuh itu menaklukkan Jasmine Paolini dari Italia dengan skor 6-3, 7-6(4) dalam waktu satu jam 37 menit. Kemenangan ini menjadi pembuka manis bagi naomi osaka yang kembali tampil penuh di turnamen kandang setelah empat tahun absen.
Laga berlangsung sengit meski berakhir dalam dua set. Naomi osaka langsung tancap gas dengan memimpin 3-0 di set pertama. Namun Paolini, yang kini menempati peringkat 35 dunia, bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3, bahkan sempat memiliki peluang break untuk berbalik unggul. Sayangnya, forehand Paolini kerap melenceng, dan Osaka sigap memanfaatkan celah itu untuk merebut set pertama dengan 6-3.
Set kedua berjalan lebih dramatis. Kedua petenis saling berbalas break, dan Paolini sempat memimpin 6-5 dengan tiga set point di depan mata. Di sinilah mental juara naomi osaka diuji. Dengan pukulan forehand dan backhand yang tajam, ia menyelamatkan ketiga peluang tersebut, termasuk melalui reli intens yang berakhir dengan bola Paolini menyangkut di net. Tie-break pun menjadi milik Osaka dengan 7-4.
Penampilan Mode yang Mencuri Perhatian
Selain aksi tenisnya, naomi osaka juga memukau penonton lewat penampilan mode khasnya. Ia memasuki lapangan Center Court dengan cape biru-putih bermotif burung bangau, simbol perdamaian di Jepang, hasil kolaborasi dengan desainer asal Tokyo, Hana Yagi. Keduanya sebelumnya bekerja sama saat Wimbledon dengan gaun kimono serba putih. “Ini sangat terinspirasi oleh Jepang. Saya senang Hana mau bekerja sama lagi dengan saya. Sudah lama saya tidak ke sini, jadi rasanya menyenangkan bisa membawa sedikit pertunjukan di sini,” ujar Osaka dalam wawancara di lapangan.
Catatan statistik memperlihatkan dominasi naomi osaka. Ia mencatat rasio 30 winners berbanding 27 unforced error, termasuk tujuh ace. Sementara Paolini menorehkan 24 winners dan 23 kesalahan sendiri. Osaka juga sempat menerima perawatan medis untuk lecet di kaki kirinya saat kedudukan 4-3 di set kedua, namun kondisinya tidak mengganggu performa.
Bagi Paolini, kekalahan ini meninggalkan penyesalan, terutama karena gagal memanfaatkan tiga set point beruntun. Ia masih memiliki agenda lain di Tokyo, yakni bermain ganda bersama Sara Errani.
Jalan Terbuka Menuju Semifinal
Di babak 16 besar, naomi osaka akan menghadapi petenis muda Slovakia berusia 18 tahun, Mia Pohankova, yang baru saja mengalahkan Tereza Valentova. Keduanya belum pernah bertemu sebelumnya. Undian yang menguntungkan membuat peluang naomi osaka melaju jauh di turnamen kandang terbuka lebar. Pemenang laga ini akan berjumpa Alycia Parks atau Kimberly Birrell untuk memperebutkan tiket semifinal.
Sejarah mencatat, Osaka terakhir tampil penuh di Pan Pacific Open pada 2018 sebagai runner-up, lalu menjuarainya pada 2019 saat turnamen digelar di kota kelahirannya, Osaka. Setelah itu, partisipasinya di Tokyo sempat terganggu berbagai kendala, termasuk cedera lawan dan sakit pada 2022. Kini, dengan performa solid dan dukungan penuh publik Jepang, naomi osaka tampak siap menebus waktu yang hilang.
Pada laga lain, Sorana Cirstea dari Rumania tersingkir di tangan petenis Australia Maya Joint dengan skor 6-3, 7-6, sementara Leylah Fernandez juga memastikan langkahnya. Namun sorotan utama tetap tertuju pada naomi osaka, yang membuktikan bahwa kombinasi kekuatan pukulan, ketenangan di momen krusial, dan pesona di luar lapangan menjadikannya magnet turnamen ini.
Dengan modal kemenangan atas lawan sekaliber Paolini, kepercayaan diri naomi osaka diprediksi semakin meningkat. Jika mampu menjaga konsistensi dan mengatasi tekanan sebagai tuan rumah, bukan tidak mungkin gelar juara Pan Pacific Open kembali singgah ke tangannya, sekaligus menandai kebangkitan penuh mantan petenis nomor satu dunia itu di pentas WTA.
