NEC vs Groningen Berakhir Imbang 2-2, Pelatih Groningen Sesalkan Dua Poin Hilang
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Laga nec vs groningen di Stadion De Goffert, Nijmegen, berakhir tanpa pemenang dengan skor 2-2. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026) ini menjadi sorotan karena NEC berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol di babak pertama. Hasil ini membuat NEC memperpanjang rekor tanpa kemenangan di Eredivisie, sementara Groningen harus puas membawa pulang satu poin meski sempat memimpin jauh.
Pertandingan nec vs groningen berjalan menarik sejak awal. Groningen membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui sundulan Brynjólfur Willumsson memanfaatkan umpan kepala Marco Rente dari situasi sepak pojok. Willumsson kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-34 setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi bek NEC, Ahmetcan Kaplan. Gol tersebut sempat menuai protes dari pemain NEC karena dianggap ada pelanggaran, namun wasit Martin van den Kerkhof tetap mengesahkan. Groningen pun unggul 2-0 hingga turun minum.
Di babak kedua, NEC tampil lebih agresif. Pelatih Dick Schreuder melakukan sejumlah pergantian, termasuk memasukkan Kaj Sierhuis dan Mitchel Bakker. Perubahan itu membuahkan hasil pada menit ke-57 ketika Clement Bischoff mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound dari aksi Darko Nejasmic. Gol sempat ditinjau VAR karena potensi offside, tetapi dinyatakan sah. NEC terus menekan dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-71 melalui Noé Lebreton yang memanfaatkan kesalahan umpan pemain Groningen di area penalti.
Pelatih Groningen, Dick Lukkien, mengaku kecewa dengan hasil ini. Ia menilai timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan setelah unggul dua gol di babak pertama. “Saya menyesal kami tidak menang di sini, karena banyak peluang untuk memastikan kemenangan,” ujarnya kepada ESPN. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya yang dominan di laga tandang tersebut. Kapten Thijmen Blokzijl juga menyatakan kekecewaannya karena gagal membawa pulang tiga poin.
Bagi NEC, hasil ini menjadi modal berharga setelah sebelumnya mencatat kemenangan bersejarah 4-2 atas Dinamo Zagreb di Liga Europa pada Kamis lalu. Meski demikian, NEC masih belum menemukan konsistensi di kompetisi domestik. Klub asuhan Dick Schreuder tersebut tercatat belum meraih kemenangan di Eredivisie sejak 29 Agustus 2026. Laga nec vs groningen ini pun menjadi pertemuan yang penuh intrik, terutama karena Willumsson bersaudara berada di kubu yang berbeda—Brynjólfur memperkuat Groningen, sedangkan Willum bersaudara tetap di bangku cadangan NEC.
Dengan hasil imbang ini, Groningen berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Eredivisie dengan 15 poin dari 10 pertandingan. Sementara NEC tertahan di posisi ke-12 dengan 11 poin. Kekuatan lini depan Groningen yang diwakili Willumsson terbukti tajam dengan koleksi delapan gol musim ini, namun lini belakang mereka masih rentan. Sebaliknya, NEC menunjukkan semangat juang tinggi yang patut diapresiasi.
Selanjutnya, NEC akan melakoni laga tandang melawan sc Heerenveen di Friesland pada Sabtu (31/10/2026) pukul 18.45 waktu setempat. Sementara Groningen akan menjamu lawan berikutnya dengan tekad meraih kemenangan. Pertandingan nec vs groningen ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim tentang pentingnya menjaga konsistensi dan memanfaatkan peluang. Bagi pecinta sepak bola, duel ini membuktikan bahwa Eredivisie selalu menyajikan drama hingga menit terakhir.
Secara keseluruhan, meskipun hanya meraih satu poin, baik NEC maupun Groningen menunjukkan kualitas permainan yang menghibur. NEC membuktikan diri sebagai tim yang tidak mudah menyerah, sementara Groningen harus belajar dari kelengahan di babak kedua. Hasil imbang ini adil bagi kedua tim, namun jelas meninggalkan rasa penyesalan di kubu Groningen yang sempat unggul dua gol.
