Pachuca Pesta Gol! Rondón Bikin Dua Gol, Tigres Hancur 3-0 di Estadio Hidalgo
Inforiau – 01 November 2026 | Kabar menggembirakan datang dari dunia sepak bola Meksiko. Klub pachuca, yang dikenal dengan julukan Los Tuzos, tampil perkasa di hadapan pendukungnya sendiri. Dalam laga lanjutan Jornada 15 Apertura 2026 Liga MX, Pachuca sukses mempermalukan tamunya, Tigres UANL, dengan skor meyakinkan 3-0 di Estadio Hidalgo. Kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi skuad asuhan Benjamín Mora yang tengah berjuang keras mengamankan tiket ke fase Liguilla.
Pertandingan yang digelar pada Sabtu malam waktu setempat itu berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Pachuca langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lini pertahanan Tigres yang dikomandoi pelatih berpengalaman Víctor Manuel Vucetich. Meski sempat menghadapi perlawanan sengit, tim tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan menjelang akhir babak pertama.
Rondón Jadi Bintang Lapangan
Nama Salomón Rondón menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Penyerang asal Venezuela tersebut membuka keunggulan Pachuca pada menit ke-42. Gol tersebut tercipta berkat penyelesaian cermat yang sedikit dibumbui keberuntungan, membuat kiper Tigres, Nahuel Guzmán, tak mampu berbuat banyak. Sebelumnya, pada menit kesembilan, Rondón sempat mengancam lewat sepakan yang masih membentur tiang gawang.
Rondón tidak berhenti di situ. Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-53, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya malam itu membuat Pachuca semakin nyaman memimpin dengan skor 2-0. Sepanjang laga, Rondón tampil luar biasa dengan total enam tembakan ke arah gawang, menjadikannya pemain paling berbahaya di lapangan.
Keunggulan dua gol tidak membuat Pachuca mengendurkan tekanan. Tim berjuluk Tuzos ini terus menggempur pertahanan lawan. Hasilnya, pada menit ke-69, Robert Kenedy menorehkan gol ketiga yang sekaligus mengunci kemenangan Pachuca. Gol tersebut menjadi puncak dominasi tuan rumah yang sepanjang pertandingan tampil lebih agresif dan efektif dibandingkan Tigres.
Petaka bagi Tigres
Nasib nahas benar-benar menghampiri Tigres dalam laga ini. Selain harus menelan kekalahan telak, tim berjuluk Felinos itu juga harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Alan Franco menerima kartu merah. Kondisi tersebut semakin menyulitkan Tigres untuk bangkit dan mengejar ketertinggalan, sehingga mereka harus pulang dengan tangan hampa.
Kemenangan ini membawa Pachuca mengoleksi 19 poin dan menempatkan mereka di posisi ke-11 klasemen sementara. Meski belum sepenuhnya aman, hasil ini menjaga asa anak asuh Benjamín Mora untuk tetap bersaing memperebutkan tiket ke fase final. Peluang itu masih terbuka lebar, meski Pachuca juga bergantung pada hasil pertandingan tim lain di sisa musim.
Sebaliknya, Tigres kini berada dalam situasi yang sangat pelik. Dengan hanya mengumpulkan 15 poin dan terpuruk di posisi ke-15, peluang mereka untuk lolos ke Liguilla praktis hampir tertutup. Musim ini bisa dibilang menjadi periode yang mengecewakan bagi tim sekelas Tigres yang biasanya selalu menjadi ancaman di kompetisi domestik.
Jadwal Selanjutnya
Setelah laga ini, Pachuca dijadwalkan bertandang ke markas Atlas pada Jornada 16 yang akan digelar 7 November mendatang. Sementara itu, Tigres akan menerima kunjungan Cruz Azul di Estadio Universitario pada tanggal yang sama. Duel tersebut tentunya menjadi kesempatan terakhir bagi Felinos untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Bagi para pendukung Pachuca, malam itu adalah malam yang membanggakan. Perpaduan strategi jitu Benjamín Mora, ketajaman Salomón Rondón, serta solidnya lini pertahanan yang dikawal Carlos Moreno, Eduardo Bauermann, dan Sergio Barreto membuat tim ini tampil sempurna. Kombinasi lini tengah yang dihuni Rodolfo Pizarro, Oussama Idrissi, dan Christian Rivera juga berhasil mengatur ritme permainan dengan apik.
Kesimpulan
Kemenangan 3-0 atas Tigres menjadi bukti bahwa Pachuca masih memiliki kualitas untuk bersaing di papan atas Liga MX. Performa gemilang Salomón Rondón dengan dua golnya menjadi kunci utama keberhasilan tim tuan rumah malam itu. Meski jalan menuju Liguilla masih terjal dan penuh perhitungan, semangat juang para pemain Pachuca patut diapresiasi. Sementara itu, Tigres harus segera melakukan evaluasi menyeluruh jika tidak ingin menutup musim ini tanpa prestasi. Laga-laga sisa akan menjadi penentu bagi kedua tim dalam mengakhiri kompetisi dengan kepala tegak.
