Pelicans Taklukkan Jazz 120-113 di Overtime, Williamson Cetak 23 Poin dalam Kemenangan Beruntun Keempat
Inforiau – 05 November 2026 | NEW ORLEANS — Pertandingan sengit antara pelicans vs jazz pada Rabu malam (4 November 2026) menghasilkan kemenangan dramatis bagi New Orleans Pelicans dengan skor 120-113 setelah perpanjangan waktu. Kemenangan ini menandai pencapaian penting bagi tim yang sebelumnya mengalami empat kekalahan berturut-turut di awal musim.
Dalam laga pelicans vs jazz yang penuh ketegangan ini, Saddiq Bey menjadi pahlawan akhir pertandingan dengan menjaringkan enam poin berturut-turut dalam menit-menit terakhir overtime. Bey, yang tampil cemerlang sepanjang pertandingan dengan 22 poin, memukul tembakan 15-footer yang off-balance dan berputar di tepi ring sebelum akhirnya masuk, membuat skor 116-112 dengan sisa waktu 39 detik. Momen tersebut menjadi kunci kemenangan Pelicans dalam pertandingan yang sangat kompetitif.
Zion Williamson memimpin Pelicans dalam pencapaian poin dengan total 23 poin, meskipun seluruh poinnya diraih setelah istirahat pertama. Williamson, yang awalnya tidak mencetak poin di babak pertama, meledak di kuartal ketiga dengan 13 poin, membantu timnya bangkit dari ketinggalan 13 poin. Kontribusi Williamson menjadi faktor penting dalam drama pelicans vs jazz yang berlangsung sengit hingga akhir pertandingan.
Dejounte Murray juga berkontribusi signifikan dengan 20 poin setelah kembali bermain setelah absen tiga pertandingan karena kelahiran anak. Derik Queen menambahkan 20 poin, dengan 14 di antaranya dicetak di kuartal keempat, menunjukkan konsistensi offensif Pelicans. Tim tuan rumah berhasil mengatasi ketiadaan Trey Murphy III yang tidak bisa bermain karena sakit lutut.
Dari sisi Utah Jazz, Keyonte George menjadi pemain terbaik dengan 23 poin, melanjutkan performa impresifnya dengan lima pertandingan 20 poin di musim ini. George sempat memberikan harapan kepada Jazz dengan menjaringkan tiga poin berturut-turut di menit pertama overtime, memberi Utah keunggulan 110-104. Namun, momentum tersebut tidak bisa dipertahankan menghadapi serangan balik Pelicans yang lebih kuat.
Lauri Markkanen turut berkontribusi untuk Jazz dengan 21 poin dan 10 rebound, termasuk menjaringkan dua tiga poin penting di akhir regulasi. Tembakan 3-pointer Markkanen dengan sisa 39 detik memberikan Utah keunggulan 104-100, namun Pelicans mampu menyamakan skor melalui layup Williamson dan free throw Murray dengan sisa 6,4 detik, membawa pertandingan ke overtime.
Pertandingan pelicans vs jazz ini mencerminkan kemampuan New Orleans dalam mengatasi pertandingan-pertandingan yang ketat. Setelah empat kekalahan berturut-turut di awal musim, Pelicans menunjukkan tanda-tanda perbaikan dengan meraih empat kemenangan berturut-turut, termasuk kemenangan sebelumnya atas Memphis Grizzlies yang merupakan kekalahan pertama untuk tim tersebut musim ini.
Sementara itu, Utah Jazz terus berjuang dengan catatan enam kekalahan berturut-turut. Satu-satunya kemenangan Jazz musim ini datang dari pertandingan melawan Pelicans di Utah lebih awal dalam musim, membuat kekalahan ini semakin menyakitkan bagi tim tamu.
Aspek menarik lainnya dari pertandingan ini adalah cedera yang dialami wasit Courtney Kirkland selama overtime dengan cedera kaki bagian kiri yang tampak serius, sehingga pertandingan berlanjut dengan hanya dua wasit.
Pelicans akan melanjutkan perjalanan mereka dengan menghadapi Minnesota Timberwolves pada hari Jumat (6 November) pukul 19:00 waktu setempat. Tim akan berusaha mempertahankan momentum kemenangan beruntun mereka melawan lawan yang juga memiliki aspirasi tinggi di musim ini.
Kemenangan dalam pertandingan pelicans vs jazz ini menunjukkan bahwa New Orleans memiliki karakter yang tangguh dan kemampuan untuk bangkit dari ketinggalan besar. Dengan performa yang terus meningkat, Pelicans tampak siap untuk menjadi kontender serius di konferensi mereka seiring berlanjutnya musim NBA 2026-2027.
