Perkiraan Cuaca Senin 26 Oktober 2026: Bali Berawan, Jakarta Diguyur Hujan Ringan, Jogja Basah di Malam Hari
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Memasuki awal pekan, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia diminta memperhatikan perkiraan cuaca sebelum beraktivitas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis gambaran kondisi atmosfer untuk Senin, 26 Oktober 2026, yang menunjukkan variasi cukup beragam antarwilayah, mulai dari langit berawan hingga potensi hujan ringan yang menyelimuti sejumlah kota besar.
Di Pulau Dewata, perkiraan cuaca Bali pada Senin pagi hingga sore diprediksi didominasi kondisi berawan. Wilayah Denpasar dan Buleleng dilaporkan akan diselimuti awan sepanjang hari, sementara Bangli, Karangasem, dan Jembrana diprediksi mengalami kondisi udara kabur atau berkabut. Kondisi ini tentu perlu dicermati oleh warga maupun wisatawan yang hendak beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi pengendara yang melintasi kawasan perbukitan dan pesisir.
Berbeda dengan Bali, perkiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya justru berpotensi basah. BMKG memprakirakan hujan ringan mengguyur Kepulauan Seribu serta Jakarta Timur pada pagi dan sore hari. Suhu udara di kawasan tersebut berkisar 24 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembapan 68 sampai 95 persen. Hujan serupa juga diperkirakan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara pada pagi dan sore, dengan suhu 25 hingga 30 derajat celsius dan kelembapan 66 sampai 90 persen.
Sementara itu, Jakarta Barat diprediksi hanya berawan tebal sepanjang hari. Suhu di wilayah tersebut berkisar 25 hingga 30 derajat celsius dengan kelembapan 67 sampai 92 persen. Bagi warga ibu kota yang berencana beraktivitas di luar ruangan, menyiapkan payung atau jas hujan menjadi langkah antisipasi yang bijak mengingat sifat hujan ringan yang bisa datang tiba-tiba.
| Wilayah | Kondisi Cuaca | Suhu (°C) | Kelembapan (%) |
|---|---|---|---|
| Denpasar & Buleleng | Berawan | – | – |
| Bangli, Karangasem, Jembrana | Udara kabur | – | – |
| Kepulauan Seribu & Jakarta Timur | Hujan ringan | 24–30 | 68–95 |
| Jakarta Pusat, Selatan, Utara | Hujan ringan | 25–30 | 66–90 |
| Jakarta Barat | Berawan tebal | 25–30 | 67–92 |
Tak hanya di Jawa dan Bali, perkiraan cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta juga menunjukkan dinamika menarik. Hujan ringan diprediksi merata mengguyur seluruh wilayah Kota Yogyakarta mulai malam hari, termasuk kawasan Malioboro yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Hal serupa berlaku di Sleman, di mana hujan ringan diperkirakan turun sejak malam, mencakup area Candi Prambanan dan sekitarnya.
Namun, di kawasan Kaliurang hingga lereng Gunung Merapi, yakni Kapanewon Pakem, Turi, dan Cangkringan, hujan diprediksi mulai turun sejak siang hingga malam. Di Bantul, sebagian besar wilayah berpotensi diguyur hujan ringan pada malam hari, kecuali kawasan wisata pantai seperti Parangtritis. Adapun Kulon Progo diperkirakan berawan tebal sepanjang hari, termasuk di kawasan pantai hingga Yogyakarta International Airport (YIA), meski Perbukitan Menoreh seperti Samigaluh dan Girimulyo berpotensi hujan ringan sejak siang. Sementara seluruh wilayah Gunungkidul, termasuk pantai Indrayanti, diprediksi bebas hujan dan hanya berawan tebal.
Bagi para pelancong, informasi perkiraan cuaca ini menjadi bekal penting. Destinasi wisata seperti Danau Toba di Sumatera Utara sempat dilaporkan berpotensi mengalami cuaca ekstrem disertai petir pada akhir pekan, sementara Raja Ampat diperkirakan hujan ringan, dan Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, serta Gunung Bromo cenderung berawan tebal. Wisatawan disarankan membawa payung, jas hujan, pakaian ganti, serta pelindung barang elektronik, dan mengenakan alas kaki anti licin saat beraktivitas di area terbuka.
Dengan variasi kondisi yang cukup lebar, masyarakat diimbau terus memantau pembaruan perkiraan cuaca dari kanal resmi BMKG. Perubahan cuaca yang cepat, terutama di wilayah dengan potensi hujan, menuntut kewaspadaan ekstra agar setiap aktivitas berjalan lancar dan aman. Langkah sederhana seperti memeriksa prakiraan sebelum berangkat, menyiapkan perlengkapan hujan, serta menyesuaikan jadwal perjalanan dapat meminimalkan risiko yang tidak diinginkan. Tetap waspada, jaga kesehatan, dan selamat beraktivitas.
Editor: Sukri Mustakim
