Produktivitas Petani Mitra PTPN IV di Lubuk Dalam Siak Lampaui Target Nasional dengan Hasil Gemilang
Inforiau – 05 November 2026 | Pencapaian luar biasa kembali diraih oleh petani perkebunan sawit di Kabupaten Siak, Riau. Produktivitas petani mitra PTPN IV di Lubuk Dalam Siak kian gemilang seiring pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan PTPN IV Regional III.
Tiga lembaga pekebun yang tergabung dalam program ini berhasil mencatat produktivitas tandan buah segar (TBS) sawit melampaui standar nasional. Koperasi Produsen Unit Desa Budi Sawit mencatatkan rekor tertinggi dengan produktivitas mencapai 19,3 ton per hektare, atau setara 129 persen dari standar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebesar 15 ton per hektare.
Koperasi Produsen Unit Desa Lembah Sawit juga menunjukkan performa mengesankan dengan produktivitas 17,4 ton per hektare, mencapai 116,15 persen dari standar nasional. Sementara Koperasi Produsen Karya Tani meraih produktivitas 13,3 ton per hektare. Keberhasilan ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari strategi komprehensif yang diimplementasikan PTPN IV.
Empat pilar utama mendukung kesuksesan program PSR, yakni penerapan single management dalam pengelolaan kebun, jaminan produksi di atas standar nasional, penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat, dan pendampingan teknis berkelanjutan. Ketua Koperasi Produsen Unit Desa Budi Sawit, Suwardi, mengungkapkan bahwa program ini memberikan manfaat yang sebelumnya tidak terbayangkan petani.
Ketua Koperasi Produsen Unit Desa Lembah Sawit, Suparman, menekankan bahwa kesuksesan bukan hanya pada peremajaan tanaman, tetapi pada pembenahan sistem pengelolaan dan penguatan kelembagaan. Pendampingan dari PTPN IV Regional III membantu meningkatkan kapasitas pengelolaan kebun secara signifikan.
Ketiga koperasi melaksanakan program PSR secara bertahap. Koperasi Produsen Unit Desa Budi Sawit telah merealisasikan tahap pertama seluas 90 hektare pada 2020, dan kini melanjutkan tahap kedua seluas 66 hektare pada 2025. Koperasi Produsen Unit Desa Lembah Sawit mengeksekusi tahap pertama 160 hektare pada 2020 dengan rencana tahap kedua 173,2469 hektare pada 2026. Koperasi Produsen Karya Tani merealisasikan 214 hektare pada 2021 dengan perencanaan 122,9623 hektare untuk tahap kedua pada 2026.
Sori Ritonga, Pelaksana Tugas Region Head PTPN IV Regional III, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan program PSR dengan tata kelola dan pendampingan berkelanjutan memberikan dampak positif nyata. Keberhasilan diukur bukan hanya dari luas lahan yang diremajakan, tetapi bagaimana kebun dikelola dan menghasilkan produktivitas optimal. Pendekatan pengelolaan terintegrasi, penggunaan bibit unggul bersertifikat, serta penguatan kelembagaan pekebun menjadi kunci kesuksesan jangka panjang perkebunan rakyat yang produktif dan kompetitif.
