PSG Kokoh di Puncak Klasemen Liga Prancis, Le Havre Terpuruk di Dasar: Mampukah Bangkit?
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Persaingan papan atas klasemen liga prancis musim 2026/2027 semakin memanas setelah delapan pekan bergulir. Paris Saint-Germain (PSG) masih bertengger di posisi teratas, namun keunggulan mereka tipis dan terus ditekan oleh pesaing terdekat. Pekan kesembilan yang bergulir mulai Jumat (30/10) waktu setempat menjadi ajang pembuktian bagi sejumlah tim, termasuk laga seru antara Le Havre dan PSG hingga duel Lille melawan Lens.
Menurut data klasemen liga prancis yang diperiksa pada Jumat (30/10/2026), PSG mengoleksi 17 poin dari delapan pertandingan dengan catatan lima kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Les Parisiens telah mencetak 16 gol dan kebobolan sembilan kali. Meski memimpin, posisi mereka belum sepenuhnya aman karena Stade Rennais membuntuti di peringkat kedua dengan 16 poin.
Menariknya, Rennes justru memiliki produktivitas gol lebih tinggi dengan torehan 18 gol, hasil dari lima kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Persaingan kian ketat lantaran Lille dan AS Monaco sama-sama mengumpulkan 15 poin, membuat persaingan di papan atas klasemen liga prancis diprediksi berlangsung sengit hingga akhir musim.
Misi PSG Pertahankan Puncak di Kandang Le Havre
PSG dijadwalkan bertandang ke Stadion Oceane, Le Havre, Sabtu (31/10/2026) pukul 01.00 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim asuhan Luis Enrique untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen liga prancis. Pasukan Paris datang dengan modal mentereng berupa lima kemenangan beruntun di kompetisi domestik, bahkan delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Kemenangan 2-0 atas Lyon pada laga sebelumnya membawa PSG ke puncak sekaligus memperpanjang tren positif mereka. Meski bermain di kandang lawan, Les Parisiens tetap diunggulkan untuk mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal dan mencari gol cepat.
Namun, PSG dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pilar penting seperti Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, Marquinhos, dan Nuno Mendes harus menepi akibat dibekap cedera. Kondisi ini menjadi perhatian mengingat padatnya jadwal pertandingan yang harus dijalani.
Le Havre di Dasar Klasemen dan Tren Negatif
Di sisi lain, Le Havre tengah berada dalam situasi sulit. Berdasarkan klasemen liga prancis, tuan rumah berada di posisi ke-18 atau juru kunci dengan koleksi dua poin. Mereka belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan liga musim ini dan telah menelan empat kekalahan beruntun, dengan catatan kebobolan 11 gol dalam empat laga terakhir.
Meski terpuruk, Le Havre dipastikan akan berupaya menahan gempuran Desire Doue dan kolega, serta berusaha setidaknya mengamankan poin untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen liga prancis.
Duel Lille vs Lens dan Laga Menarik Lainnya
Selain laga Le Havre kontra PSG, perhatian juga tertuju pada duel Lille melawan Lens di Stadion Pierre-Mauroy, Villeneuve-d’Ascq, Sabtu (31/10/2026) pukul 03.05 WIB. Lille yang diperkuat bek sayap Timnas Indonesia Calvin Verdonk akan bertindak sebagai tuan rumah dan berambisi meraih poin penuh demi menempel ketat pemuncak klasemen.
Pekan kesembilan juga menyajikan sejumlah pertandingan menarik lainnya, seperti Lyon vs Angers, Paris FC vs AS Monaco, hingga Marseille vs Toulouse. Berikut gambaran posisi papan atas klasemen sementara:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Paris Saint-Germain | 17 |
| 2 | Stade Rennais | 16 |
| 3 | Lille | 15 |
| 4 | AS Monaco | 15 |
| 18 | Le Havre | 2 |
Dengan selisih poin yang tipis di papan atas, setiap pertandingan menjadi krusial. Kemenangan atas Le Havre akan menjaga PSG di puncak, sementara Rennes, Lille, dan Monaco terus mengintai peluang untuk menyalip. Sementara itu, Le Havre berada di ujung tanduk dan wajib segera bangkit jika ingin menjauh dari zona degradasi.
Secara keseluruhan, pekan kesembilan menjadi momen penting untuk melihat arah persaingan klasemen liga prancis musim ini. PSG masih menjadi favorit, tetapi tekanan dari para pesaing membuat perebutan gelar diprediksi berlangsung hingga pekan-pekan akhir. Bagi Le Havre, laga melawan raksasa Paris adalah kesempatan sekaligus tantangan besar untuk membuktikan bahwa mereka masih mampu bertahan di kompetisi elit Prancis.
