Pumas UNAM vs UANL Berakhir Imbang 1-1, Homenaje Hugo Sánchez Ternoda di CU
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Laga pumas unam vs uanl pada Jornada 14 Apertura 2026 berakhir tanpa pemenang di Estadio Olímpico Universitario. Pumas UNAM dan Tigres UANL harus puas berbagi satu poin setelah skor 1-1, Sabtu 24 Oktober 2026, dalam pertandingan yang seharusnya menjadi malam perayaan bagi publik Ciudad Universitaria. Hasil ini terasa pahit karena homenaje kepada legenda Hugo Sánchez bertepatan dengan 50 tahun debut profesionalnya justru tidak ditutup dengan kemenangan tuan rumah.
Sebelum kick-off, Club Universidad Nacional menggelar upacara penghormatan bagi Hugo Sánchez Márquez, yang pertama kali tampil di Primera División pada Oktober 1976, ironisnya juga melawan Tigres. Suasana nostalgia menyelimuti stadion, tetapi di atas lapangan pumas unam vs uanl berlangsung sengit dan berimbang.
Jalannya Pertandingan
Pumas tampil dominan pada babak pertama. Tim asuhan Esteban Solari bermain ofensif, dinamis, dan vertikal, beberapa kali mengurung pertahanan Tigres. Namun dua peluang emas pada 45 menit awal gagal dikonversi, sementara lini belakang Tigres tampil disiplin untuk menahan gempuran.
Pada babak kedua, intensitas serangan tuan rumah meningkat. Sebuah aksi kolektif apik membuka jalan gol: umpan César “Chino” Huerta diteruskan Pablo Bennevendo dari sisi kiri, lalu sepakan mendatar Robert “Pantera” Morales pada menit 55 (beberapa catatan menyebut menit 56) membawa Pumas unggul 1-0. Stadion bergemuruh, harapan kemenangan di malam penghormatan tampak nyata.
Sayang, keunggulan itu tidak bertahan. Pada menit 75 (versi lain menyebut 76), Diego “Chicha” Sánchez mengirim umpan silang dari kiri, Memote Martínez menjadi penyangga, dan bola jatuh ke Juan Brunetta yang berdiri bebas. Sepakan Brunetta mengubah skor menjadi 1-1 dan meredam euforia tuan rumah. Setelah itu, Pumas kehilangan kendali permainan dan membiarkan Tigres menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Keylor Navas Jadi Penyelamat
Kiper Keylor Navas menjadi faktor krusial bagi Pumas pada menit-menit akhir. Ia mencatat penyelamatan gemilang pada menit 86 menghadapi sundulan Ozziel Herrera, lalu kembali menggagalkan sepakan bawah Brunetta pada menit 90. Sebelumnya, Uriel Antuna juga gagal memaksimalkan peluang sundulan pada menit 78. Berkat aksi Navas, pumas unam vs uanl tetap berakhir imbang.
Reaksi Kedua Pelatih
Pelatih Tigres, Víctor Manuel Vucetich, menilai timnya layak meraih kemenangan. “Saya pikir tim sudah membuat jasa untuk menang di menit-menit akhir. Kami punya peluang paling jelas dan melewatkannya,” ujarnya. Meski begitu, ia mengaku tenang karena skuadnya tetap menunjukkan karakter dan personalitas. “Saya sangat tenang karena tim terus menunjukkan karakter, personalitas, dan selalu menjadi tim dengan kapasitas untuk bersaing di turnamen apa pun,” tambahnya.
Vucetich juga mengakui Tigres tengah melewati proses adaptasi terhadap cara baru mengelola tim. Ia menilai perkembangan berjalan progresif, meski perubahan tidak langsung tercermin pada hasil. Dengan tambahan satu poin, Tigres mengoleksi 15 poin dan masih tertahan di posisi ke-14, jauh dari zona klasifikasi. Pada Fecha 15, mereka akan kembali bermain away melawan Pachuca.
Di kubu Pumas, Esteban Solari memilih melihat “gelas setengah penuh”, tetapi jujur mengakui kekurangan tim. Ia menyoroti minimnya ketajaman dan rapuhnya pertahanan. “Kami kebobolan gol penyama dan itu menyulitkan. Setelah peluang itu, mereka menciptakan tiga atau empat peluang gol yang sangat jelas. Kami tidak bisa mempertahankan ritme pertandingan,” kata Solari.
Ia menambahkan Pumas sebenarnya jarang kebobolan banyak peluang, tetapi lawan sering mengonversinya. Faktor kelelahan juga disebut berpengaruh, mengingat Pumas baru saja bertandang ke Santos di Torreón pada laga tengah pekan dengan jeda singkat, bahkan bermain dengan satu pemain kurang dalam sebagian besar laga tersebut.
Dampak pada Papan Klasemen
Hasil imbang ini tidak menguntungkan kedua tim dalam perburuan tiket Liguilla. Pumas tetap berada di luar zona klasifikasi, sementara Tigres juga belum beranjak dari papan bawah. Dengan sisa jornada yang semakin sedikit, pumas unam vs uanl menjadi pengingat bahwa konsistensi dan ketajaman menjadi pekerjaan rumah besar bagi kedua kubu.
Bagi publik Universitas, malam itu tetap dikenang sebagai penghormatan bagi “Niño de Oro”, meski hasil di lapangan meninggalkan rasa getir. Pumas masih punya peluang memperbaiki diri, asalkan mampu membenahi penyelesaian akhir dan ketahanan di menit-menit krusial. Sementara itu, Tigres berharap karakter yang ditunjukkan pada laga pumas unam vs uanl bisa menjadi modal untuk bangkit di sisa musim Apertura 2026.
