Drama di Menit Akhir: Penalti Bakambu Selamatkan San Diego FC dari Kekalahan
Inforiau – 25 Oktober 2026 | San Diego FC kembali menorehkan drama di akhir pertandingan ketika Cédric Bakambu mencetak dua gol di babak kedua, termasuk eksekusi penalti di masa injury time, untuk memaksa laga melawan Seattle Sounders berakhir imbang 2-2 pada Sabtu malam di Snapdragon Stadium. Hasil ini membuat San Diego FC kini mencatatkan hasil seri dalam tiga pertandingan berturut-turut dan lima dari enam laga terakhir mereka di kompetisi Major League Soccer (MLS).
Laga yang mempertemukan dua tim dari wilayah Barat ini berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama. Seattle Sounders datang dengan modal lebih baik, mengingat mereka memenangkan tiga dari lima pertandingan terakhir sebelum bertandang ke San Diego. Sementara itu, tim tuan rumah yang dilatih Mikey Varas tengah berjuang keras untuk mengakhiri tren tanpa kemenangan yang telah berlangsung dalam lima laga liga terakhir.
Babak kedua menjadi saksi bisu kebangkitan San Diego FC. Tertinggal lebih dulu, tim tuan rumah memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-60. Kiper Seattle, Andrew Thomas, sebenarnya berhasil menepis tendangan penalti Anders Dreyer dengan menyelam ke arah kiri, namun Bakambu sigap menyambar bola rebound dan membobol gawang. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi San Diego FC untuk terus menekan pertahanan lawan.
Seattle sempat mencetak dua gol hanya dalam rentang lima menit di awal babak kedua. Dejan Joveljic membuka keunggulan lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-50, sebelum Sebastian Gomez yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol keduanya dalam dua pertandingan melalui penyelesaian mudah ke gawang kosong setelah Pablo Sisniega gagal mengantisipasi umpan silang Hassani Dotson di garis gawang. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan hingga akhir.
Drama sesungguhnya terjadi di masa tambahan waktu. San Diego FC kembali mendapat hadiah penalti, dan kali ini Bakambu tampil sebagai eksekutor. Dengan tenang ia melepaskan tendangan yang membuat Thomas menyelam ke arah yang salah, sekaligus mencatatkan gol kelima musim ini bagi penyerang asal Republik Demokratik Kongo tersebut. Sepanjang musim ini, San Diego FC telah dianugerahi 12 tendangan penalti, jumlah terbanyak di liga, sebuah catatan yang menunjukkan agresivitas serangan mereka di kotak penalti lawan.
Hasil imbang ini membawa San Diego FC pada rekor 8-12-11, sementara Seattle Sounders kini mencatatkan 11-10-10 dan belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir. Meski demikian, posisi Sounders di zona playoff Wilayah Barat masih relatif aman berkat catatan kemenangan mereka sebelumnya.
Pelatih San Diego FC, Mikey Varas, menghadapi tantangan berat untuk mengembalikan konsistensi timnya. Meski tidak kalah dalam beberapa laga terakhir, rentetan hasil imbang membuat San Diego FC tertahan di papan tengah klasemen. Ketajaman Bakambu di lini depan menjadi salah satu aset berharga yang diharapkan dapat membawa tim bangkit pada sisa musim.
Berikut ringkasan jalannya pertandingan:
- Menit ke-50: Dejan Joveljic membuka skor untuk Seattle melalui tendangan jarak jauh.
- Menit ke-55: Sebastian Gomez menggandakan keunggulan Seattle lewat penyelesaian ke gawang kosong.
- Menit ke-60: Cédric Bakambu memperkecil kedudukan setelah menyambar rebound penalti Anders Dreyer.
- Masa injury time: Bakambu mencetak gol penalti untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Dengan hasil ini, San Diego FC akan melanjutkan perjuangan mereka dengan bertandang ke markas Vancouver pada Rabu mendatang, sementara Seattle Sounders kembali ke rumah untuk menjamu Houston pada hari yang sama. Pertandingan melawan Vancouver menjadi peluang bagi San Diego FC untuk mengakhiri tren imbang dan meraih tiga poin penuh yang sangat dibutuhkan demi menjaga asa bersaing di papan atas MLS.
Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa San Diego FC memiliki mentalitas pantang menyerah yang patut diperhitungkan. Kemampuan mereka bangkit di menit-menit akhir menjadi sinyal positif bagi perjalanan tim di sisa musim, meski konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama. Jika Bakambu dan rekan-rekannya mampu mempertahankan semangat juang serupa, bukan tidak mungkin San Diego FC akan menutup musim dengan catatan yang lebih membanggakan.
