Serangan Siber Bank Meningkat, 214 Ribu Aktivitas Incar Sektor Keuangan Indonesia
Inforiau – 08 November 2026 | Serangan siber bank kembali menjadi sorotan setelah dashboard FortiGuard Labs per 7 November 2026 mendeteksi sekitar 350.600 aktivitas ancaman menyasar Indonesia. Sektor perbankan, keuangan, dan asuransi menjadi target terbesar dengan sekitar 214 ribu aktivitas, disusul pemerintahan dan infrastruktur vital sekitar 79 ribu. Angka itu merupakan aktivitas terdeteksi, mulai dari pemindaian celah keamanan hingga trafik berbahaya yang diblokir, bukan jumlah serangan yang berhasil menembus sistem.
Di tingkat global, tekanan terhadap layanan keuangan juga terlihat. Sebanyak 128 Shinkin Bank di Jepang sempat lumpuh pada 6 November 2026 sehingga nasabah tidak bisa menarik atau menyetor uang melalui ATM dan loket. Pengelola menyatakan gangguan disebabkan kerusakan perangkat keras di fasilitas Kobe, bukan serangan siber, dan layanan pulih bertahap hingga malam. Di Malaysia, situs Bank Rakyat sempat diubah tampilannya oleh pelaku non-negara, tetapi otoritas memastikan tidak ada pencurian data maupun gangguan sistem perbankan daring.
Di Prancis, Credit Mutuel Arkea kehilangan lebih dari €100 juta akibat akses tidak sah, meski sebagian dana berhasil dipulihkan dan dana nasabah disebut tidak tersentuh. Kasus Bank Syariah Indonesia pada 2023 juga pernah memicu dugaan ransomware; manajemen menegaskan normalisasi layanan dan audit digital forensik untuk memastikan keamanan dana serta data nasabah. Rangkaian insiden ini menunjukkan bahwa serangan siber bank tidak selalu berujung pada kebocoran, tetapi tetap menuntut kewaspadaan tinggi.
Bagi industri, tingginya aktivitas ancaman menegaskan perlunya pertahanan berlapis, pemantauan real-time, dan koordinasi dengan regulator. Nasabah juga diminta menjaga kerahasiaan data, mengenali modus penipuan, dan segera melapor jika menemukan transaksi mencurigakan. Dengan begitu, mitigasi serangan siber bank dapat dilakukan lebih cepat dan risiko terhadap sektor keuangan ditekan.
Editor: Alwira Fanzary
