The Cong vs FC Seoul: Duel Panas di Hang Day, Siapa Pecah Telur Lebih Dulu?
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Pertarungan sengit bakal tersaji dalam lanjutan Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 ketika The Cong vs FC Seoul berhadapan di Stadion Hang Day, Hanoi, Rabu (28/10/2026) pukul 19.15 WIB. Laga ini menjadi momen krusial bagi kedua tim untuk meraih kemenangan perdana di fase grup, sekaligus menjaga asa lolos ke babak berikutnya. Tuan rumah The Cong-Viettel datang dengan modal kepercayaan diri setelah bermain imbang 1-1 melawan Melbourne Victory, sementara FC Seoul tengah terpuruk usai dua kekalahan beruntun tanpa mencetak gol.
Pelatih The Cong-Viettel, Velizar Popov, menegaskan timnya tidak boleh terkecoh oleh hasil buruk FC Seoul di dua laga awal. Menurutnya, wakil Korea Selatan itu tetap merupakan kandidat kuat juara ACL Two. Popov bahkan menyoroti kesuksesan FC Seoul meraih gelar K League pada 24 Oktober 2026, gelar ketujuh sepanjang sejarah klub dan yang pertama setelah penantian 10 tahun. “Saya ucapkan selamat kepada FC Seoul atas gelar juara K League. Mereka tim berkualitas dan pantas diwaspadai,” ujar Popov dalam konferensi pers jelang laga.
Popov juga menyoroti perubahan komposisi pemain yang dibawa FC Seoul ke Vietnam. Pada dua pertandingan sebelumnya, tim asuhan Kim Gi-dong itu banyak menurunkan pemain cadangan karena fokus mengejar gelar liga domestik. Kini, dengan misi baru di kompetisi kontinental, FC Seoul membawa sejumlah pemain inti yang membuat kekuatan mereka berbeda. “Ada perubahan dalam daftar pemain yang dibawa. Ini tentu mengubah situasi di klasemen, dan kami harus meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.
Di sisi lain, The Cong-Viettel memiliki catatan kurang memuaskan dalam dua laga awal Grup E. Mereka sempat kalah tipis 0-1 dari Persib Bandung sebelum bermain imbang 1-1 dengan Melbourne Victory. Meski demikian, Popov menilai sejumlah keputusan wasit merugikan timnya pada laga melawan Persib. Kini, bermain di hadapan pendukung sendiri, The Cong vs FC Seoul menjadi ajang pembuktian bagi tuan rumah untuk bangkit dan meraih tiga poin pertama.
FC Seoul sendiri datang dengan tekanan berat. Dua kekalahan beruntun di ACL Two—dari Persib Bandung (0-1) dan Melbourne Victory (0-3)—membuat posisi mereka di dasar klasemen. Meski demikian, status juara K League 2026 jelas membuktikan kualitas skuad asuhan Kim Gi-dong. Pertandingan The Cong vs FC Seoul diprediksi berjalan ketat, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos.
Dari kubu tuan rumah, The Cong-Viettel bertekad memanfaatkan faktor kandang. Dukungan suporter di Stadion Hang Day diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Popov kemungkinan akan menurunkan formasi terbaiknya sejak menit awal untuk mendikte tempo permainan. Sementara itu, FC Seoul diprediksi tampil lebih agresif setelah kembali diperkuat pemain-pemain utama. Duel The Cong vs FC Seoul ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Kim Gi-dong untuk membuktikan bahwa kekalahan sebelumnya hanyalah karena rotasi pemain.
Secara statistik, kedua tim belum pernah bertemu di kompetisi resmi sebelumnya. Namun, melihat tren yang ada, The Cong-Viettel sedikit lebih diunggulkan secara psikologis berkat raihan satu poin, sementara FC Seoul masih mencari identitas permainan di kancah Asia. Meski demikian, kualitas individu pemain FC Seoul yang merupakan juara K League tidak bisa dipandang sebelah mata. Laga The Cong vs FC Seoul diprediksi akan berjalan sengit dengan intensitas tinggi sejak awal.
Pertandingan ini juga menjadi bagian dari persaingan ketat Grup E. Persib Bandung saat ini memimpin klasemen dengan enam poin, diikuti Melbourne Victory dengan empat poin. Kemenangan bagi The Cong-Viettel akan membawa mereka ke posisi kedua, sementara FC Seoul wajib menang untuk keluar dari dasar klasemen. Dengan motivasi yang sama besarnya, The Cong vs FC Seoul layak dinantikan sebagai salah satu laga paling menarik di matchday ketiga ACL Two.
Menjelang laga, Popov menegaskan timnya telah melakukan persiapan maksimal. Ia berharap para pemain dapat tampil disiplin dan memanfaatkan peluang yang ada. “Kami tahu kekuatan FC Seoul, tetapi kami juga punya kualitas. Bermain di kandang, kami ingin memberikan yang terbaik untuk suporter,” tutupnya. Sementara itu, kubu FC Seoul belum memberikan pernyataan resmi terkait strategi yang akan diterapkan. Namun, sinyalemen untuk tampil all-out sudah terlihat dari daftar pemain yang dibawa.
Dengan segala dinamika yang ada, The Cong vs FC Seoul bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah duel gengsi antara wakil Vietnam dan Korea Selatan yang sama-sama ingin membuktikan diri di pentas Asia. Siapa yang akan pecah telur lebih dulu? Jawabannya akan terungkap di Stadion Hang Day malam ini.
