Toluca vs Tijuana Berakhir Dramatis: Abreu Diusir, Xolos Gagal Putus Kutukan
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Laga toluca vs tijuana pada Jornada 13 Apertura 2026 Liga MX berakhir dengan skor 2-2 di Estadio Nemesio Díez, Rabu 21 Oktober 2026 malam waktu setempat. Pertandingan yang seharusnya menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim justru menyisakan kekecewaan mendalam, terutama bagi kubu tamu yang kembali gagal meraih kemenangan. Drama toluca vs tijuana ini tidak hanya soal gol, tetapi juga tentang emosi yang meledak di pinggir lapangan hingga berujung pada kartu merah.
Xolos Tijuana sebenarnya tampil mengejutkan. Meski bermain di salah satu markas paling angker di sepak bola Meksiko, anak asuh Sebastián ‘Loco’ Abreu mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui Elias Manoel pada menit ke-37 babak pertama. Gol tersebut lahir dari aksi individu Jonathan Padilla yang memperdaya lini belakang Toluca dengan kecepatannya, sebelum mengirim umpan yang tinggal diselesaikan sang striker.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Di babak kedua, Toluca yang diasuh Antonio ‘Turco’ Mohamed bangkit. Federico Viñas menyamakan kedudukan pada menit ke-60, sebelum Helio Nunes membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-64. Dua gol cepat itu mengubah jalannya pertandingan dan memicu ketegangan di bangku cadangan.
Puncak drama toluca vs tijuana terjadi tak lama setelah gol kedua tuan rumah. Abreu, yang merasa keputusan wasit tidak adil, meluapkan kemarahannya. Ia keluar dari area teknis dan mendekati wasit keempat untuk memprotes keras. Wasit utama Joaquín Vizcarra tidak tinggal diam dan langsung mengeluarkan kartu merah langsung kepada pelatih asal Uruguay tersebut.
Momen itu nyaris berujung insiden lebih besar. Abreu sempat berusaha masuk ke lapangan untuk mengejar wasit, namun para pemain Xolos berhasil menahan dan menenangkannya agar tidak menerima sanksi yang lebih berat. Insiden ini menjadi sorotan utama dalam duel toluca vs tijuana yang sejatinya menyajikan permainan menarik.
Meski sempat tertinggal, Tijuana menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Jonathan Padilla, yang tampil impresif sepanjang laga, mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-74. Gol tersebut memastikan toluca vs tijuana berakhir imbang 2-2 dan membuat kedua tim pulang dengan satu poin.
Bagi Tijuana, hasil ini memperpanjang rekor buruk mereka menjadi enam pertandingan tanpa kemenangan. Posisi mereka di luar zona kualifikasi Liguilla semakin mengkhawatirkan. Sementara itu, Toluca juga belum beranjak dari keterpurukan dengan lima laga tanpa kemenangan. Penampilan Diablos Rojos di bawah asuhan Turco Mohamed dinilai jauh dari ekspektasi, meski unggul dalam jumlah tembakan dengan 9 tembakan tepat sasaran dan 12 melenceng.
Kekhawatiran lain bagi Xolos adalah kondisi Gilberto Mora. Gelandang muda berusia 18 tahun yang menjadi sorotan itu masih dibekap cedera dan bahkan tidak masuk ke bangku cadangan, sehingga lini tengah Tijuana kehilangan kreativitasnya.
Statistik pertandingan menunjukkan Toluca memang lebih dominan dalam penguasaan bola dan peluang, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal mengamankan tiga poin. Alexis Vega dan Jesús Angulo berkali-kali mendapat peluang emas, namun gagal mengonversinya menjadi gol.
Dengan hasil ini, Toluca akan menghadapi laga tandang melawan León pada jornada berikutnya, sementara Tijuana ditantang Club América di kandang lawan. Keduanya wajib meraih kemenangan jika ingin menjaga asa bersaing di papan atas.
Secara keseluruhan, duel toluca vs tijuana menjadi pengingat bahwa sepak bola tidak hanya soal taktik dan skill, tetapi juga mental dan pengendalian emosi. Kartu merah Abreu menjadi cermin betapa besarnya tekanan yang dirasakan kedua tim yang tengah terpuruk. Tanpa perbaikan signifikan, baik Toluca maupun Tijuana berisiko menghadapi musim yang mengecewakan.
