Union Berlin Buru Revanche di Alte Försterei, Peluang Sapu Bersih Dendam atas Köln
Inforiau – 01 November 2026 | Laga pekan ke-8 Bundesliga 2026/27 akan menyajikan duel penuh dendam ketika union berlin menjamu 1. FC Köln di Stadion An der Alten Försterei, Berlin, Minggu (1/11/2026). Bagi tuan rumah, pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa. Lima hari sebelumnya, Union Berlin hancur 0-5 di kandang Köln pada ajang DFB-Pokal. Kini, di hadapan pendukung sendiri, pasukan Mauro Lustrinelli bertekad membalas kekalahan memalukan tersebut sekaligus membuktikan tren positif mereka belum sirna.
Pelatih Union Berlin, Mauro Lustrinelli, mengakui bahwa kekalahan di Köln sangat mengejutkan dan menyakitkan. “Kekalahan di Köln membuat kami terkejut. Tidak ada sinyal bahwa itu akan terjadi. Kami sudah membicarakannya secara mendalam di tim, secara individu, dan di dewan pemain. Akhir pekan ini kami ingin tampil sepenuhnya berbeda,” tegasnya. Ia bahkan menyatakan bahwa para pemainnya memiliki “kemarahan di perut” yang siap dilampiaskan di hadapan pendukung sendiri.
Masalah Lini Belakang Jadi Sorotan
Persoalan utama yang harus segera dibenahi Union Berlin adalah pertahanan. Bek andalan Felix Uduokhai absen karena kartu merah dan cedera. Di laga melawan Köln, Lustrinelli menurunkan Leopold Querfeld, tetapi penampilannya kurang meyakinkan sehingga gawang Union kembali bobol. Kini, bek berpengalaman Marvin Friedrich yang baru kembali ke Köpenick berpeluang menjalani debut musimnya. “Dia sudah berlatih secara reguler. Kami akan membuat pertimbangan. Dia bisa membantu kami,” ujar Lustrinelli.
Dari kubu Köln, pelatih René Wagner memprediksi laga yang jauh lebih sulit. “Pertandingan akan berbeda. Union akan memiliki sedikit kemarahan di perut dan akan melakukan banyak hal. Mereka bermain di rumah, akan bertindak lebih berani dengan bola. Mereka telah memainkan pertandingan kandang yang bagus,” ujarnya. Wagner juga memastikan striker Ragnar Ache belum bisa dimainkan karena masih dalam masa pemulihan.
Modal dan Statistik Kedua Tim
Menjelang laga ini, kedua tim datang dengan modal hasil imbang. Union Berlin bermain imbang 1-1 di markas Augsburg, sementara Köln ditahan imbang 0-0 oleh Schalke 04. Dalam lima pertandingan terakhir, Union Berlin mencatat satu kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan. Statistik serupa juga ditorehkan Köln dengan satu kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan.
Namun, catatan pertemuan kedua tim masih berpihak kepada Union Berlin. Dari 21 pertemuan, Union Berlin menang 10 kali, Köln menang 7 kali, dan 4 laga berakhir imbang. Meski demikian, kemenangan 5-0 Köln pada laga Piala Jerman pekan lalu menjadi peringatan keras bagi tuan rumah.
Dari sisi produktivitas, Union Berlin baru mencetak enam gol dalam tujuh laga liga, sedangkan Köln mencetak delapan gol. Menariknya, Köln selalu kebobolan dalam tiga laga tandang terakhir mereka, sebuah celah yang bisa dimanfaatkan union berlin untuk menambah catatan gol kandang. Union Berlin juga dikenal pandai mencetak gol lebih dulu di Alte Försterei, dengan persentase 50 persen, sementara Köln justru lebih sering kebobolan lebih dulu pada 57 persen laga liga musim ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Union Berlin diprediksi tampil dengan formasi 4-2-3-1. Frederik Ronnow dipercaya mengawal gawang, dengan barisan pertahanan yang dihuni Janik Haberer, Zeno Van Den Bosch, Leopold Querfeld, dan Tom Rothe. Di lini tengah, András Schäfer dan Michel Aebischer akan didampingi Rani Khedira, Jeong Woo-yeong, serta Emmanuel Latte Lath dan Livan Burcu di lini depan.
Sementara itu, Köln juga kemungkinan besar memakai formasi 4-2-3-1. Marvin Schwäbe berdiri di bawah mistar, dilindungi Alessio Castro-Montes, Joël Schmied, Jahmai Simpson-Pusey, dan Borna Sosa. Lini tengah dipercayakan kepada Paul Okon-Engstler, Mikey Moore, Tom Krauss, Linton Maina, Marius Bülter, serta penyerang muda Saïd El Mala yang tampil impresif dengan dua gol di laga Piala Jerman.
Jadwal Siaran dan Wasit
Pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui DAZN dan Sky, dengan kick-off pukul 15.30 waktu setempat atau 11.30 waktu Brasília. Bagi penonton di Indonesia, laga dapat disaksikan melalui platform streaming resmi Bundesliga. Wasit Richard Hempel akan memimpin jalannya pertandingan, dibantu asisten Dr. Martin Thomsen dan Steven Greif, serta Patrick Hanslbauer sebagai VAR.
Dengan atmosfer Alte Försterei yang dikenal panas, union berlin memiliki modal besar untuk membalas kekalahan. Namun, kemampuan Köln mencetak gol di laga tandang tetap menjadi ancaman. Pertarungan taktik antara Lustrinelli dan Wagner akan menjadi kunci. Jika Union Berlin mampu merapatkan lini belakang dan memanfaatkan peluang pertama, revanche bukan mustahil terwujud.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi ujian mental bagi union berlin setelah dipermalukan di kandang Köln. Kemenangan akan mengangkat moral dan membuktikan bahwa tren positif sejak jeda internasional bukanlah kebetulan. Sebaliknya, kekalahan akan memperpanjang luka dan menimbulkan pertanyaan besar tentang konsistensi tim. Maka, duel di An der Alten Försterei bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal harga diri dan pembuktian bahwa union berlin masih layak diperhitungkan di papan atas Bundesliga musim ini.
