Braithwaite Pahlawan di Menit Akhir, Coritiba vs Grêmio Berakhir Dramatis untuk Napas Tricolor
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Duel coritiba vs grêmio pada laga pekan ke-32 Campeonato Brasileiro Serie A 2026 yang digelar di Stadion Couto Pereira, Curitiba, Senin malam (26/10), berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tim tamu. Gol tunggal yang menentukan hasil pertandingan ini lahir dari sundulan striker asal Denmark, Braithwaite, tepat pada menit ke-47 babak kedua alias di masa injury time. Kemenangan ini menjadi oase bagi Grêmio yang tengah berjuang keras keluar dari jerat zona degradasi.
Pertandingan coritiba vs grêmio sendiri berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen. Grêmio yang datang dengan misi bangkit dari tujuh pertandingan tanpa kemenangan langsung tampil agresif. Namun, petaka datang lebih cepat bagi tim tamu ketika bek sayap Diego Caito harus ditarik keluar pada menit kelima akibat mengalami cedera pada bagian betis. Posisinya digantikan oleh João Pedro.
Meski kehilangan satu pemain di lini belakang, Grêmio tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Peluang emas pertama tercipta pada menit ke-12 lewat aksi Amuzu yang menerima umpan dari Pavón. Sayangnya, kiper Coritiba, Pedro Morisco, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan spektakuler untuk menggagalkan peluang tersebut. Coritiba tidak tinggal diam. Pada menit ke-34, Josué nyaris membobol gawang Grêmio, tetapi kiper Weverton dengan sigap menepis bola dan menyelamatkan timnya dari kebobolan.
Babak kedua berlangsung tidak kalah sengit. Coritiba yang bermain di hadapan pendukung sendiri mencoba tampil lebih menekan. Sundulan Sebas Gómez pada menit ke-51 masih menyamping di atas mistar gawang Grêmio. Sementara itu, pelatih Grêmio, Renato Portaluppi, mengambil langkah taktis dengan memasukkan Krovinović dan Enamorado untuk menambah daya gedor tim. Perubahan ini terbukti efektif karena Grêmio mulai menguasai bola dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Ketika pertandingan sepertinya akan berakhir imbang tanpa gol, drama justru terjadi di penghujung laga. Berawal dari situasi tendangan sudut pendek, Amuzu mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti. Braithwaite yang berdiri bebas di antara bek Coritiba berhasil menyundul bola dengan sempurna dan membobol gawang Pedro Morisco. Gol tersebut sontak membuat bangku cadangan Grêmio bersorak kegirangan.
Dengan hasil ini, Grêmio mengoleksi 34 poin dan naik ke peringkat ke-17, menggeser Corinthians yang tertahan di posisi ke-18 dengan 33 poin. Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi Grêmio di bawah asuhan Renato Portaluppi dan sekaligus memutus rekor buruk tanpa kemenangan dalam tujuh laga terakhir. Sementara itu, Coritiba harus puas tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi 39 poin dan memperpanjang rekor tanpa kemenangan menjadi delapan pertandingan berturut-turut.
Menariknya, hasil positif ini memperpanjang catatan impresif Grêmio atas Coritiba. Tim berjuluk Imortal tersebut kini tidak pernah kalah dari Coxa sejak tahun 2016. Dalam delapan pertemuan terakhir, Grêmio meraih tujuh kemenangan dan satu kali imbang. Catatan ini tentu menjadi modal berharga bagi Grêmio untuk menghadapi sisa pertandingan musim ini.
Usai laga, pelatih Renato Portaluppi mengaku puas dengan perjuangan anak asuhnya. Ia menilai kemenangan ini sangat penting untuk menjaga asa tim agar tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Brasil. “Kami tahu ini bukan pertandingan yang mudah, tetapi para pemain menunjukkan mentalitas juara. Gol di menit akhir adalah bukti bahwa kami pantang menyerah,” ujar Renato dalam konferensi pers usai pertandingan.
Di sisi lain, pelatih Coritiba, Fernando Seabra, menyayangkan hilangnya konsentrasi anak asuhnya di menit-menit akhir. Menurutnya, timnya sudah tampil disiplin sepanjang pertandingan, tetapi kelengahan sesaat harus dibayar mahal. Meski demikian, ia tetap optimistis timnya akan segera kembali ke jalur kemenangan.
Selanjutnya, Coritiba akan kembali bermain di kandang menjamu Vitória pada Sabtu (31/10) sore. Sementara Grêmio akan menjamu Athletico-PR pada Kamis (29/10) malam di Arena do Grêmio, Porto Alegre. Pertandingan coritiba vs grêmio ini akan dikenang sebagai salah satu laga penuh drama yang menentukan arah perjuangan kedua tim di sisa musim.
Secara keseluruhan, duel coritiba vs grêmio membuktikan bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan hingga peluit akhir dibunyikan. Bagi Grêmio, tiga poin ini menjadi suntikan moral berharga dalam misi menyelamatkan diri dari degradasi. Sementara bagi Coritiba, kekalahan ini menjadi pengingat keras bahwa konsentrasi penuh selama 90 menit adalah harga mati di kompetisi seketat Serie A Brasil.
