Cole Palmer Diisukan ke Man United, Xabi Alonso Buka Suara Sebelum Duel Chelsea vs Setan Merah
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Nama Cole Palmer kembali menjadi perbincangan hangat menjelang laga besar antara Chelsea dan Manchester United pada akhir pekan ini. Bintang muda asal Inggris tersebut sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford selama bursa transfer musim panas, meski pada akhirnya ia tetap bertahan di Stamford Bridge. Manajer Chelsea, Xabi Alonso, akhirnya angkat bicara mengenai isu tersebut dan menegaskan bahwa tidak pernah ada pembicaraan internal soal kepergian Cole Palmer dari klub.
“Tidak ada pembicaraan soal itu. Dia selalu menjadi bagian dari rencana. Nol diskusi tentang kemungkinan dia tidak berada di sini,” ujar Alonso dengan tegas. Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi yang sempat memanas setelah muncul laporan bahwa Palmer merasa rindu kampung halaman dan ingin kembali ke Manchester.
Spekulasi yang Sempat Mengguncang Stamford Bridge
Isu kepindahan Cole Palmer ke Manchester United berawal dari statusnya sebagai penggemar Setan Merah sejak kecil. Palmer lahir dan besar di Manchester, serta mengidolakan legenda United, Wayne Rooney. Situasi semakin memanas ketika United berhasil mengamankan tiket Liga Champions, sementara Chelsea harus puas finis di posisi ke-10 pada musim lalu.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Palmer disebut tidak nyaman tinggal di London dan merasa layak tampil di kompetisi elit Eropa. Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Menurut informasi yang beredar, nama Cole Palmer sama sekali tidak pernah disebut dalam negosiasi transfer antara kedua klub pada musim panas lalu.
Negosiasi yang terjadi antara Chelsea dan Manchester United justru berfokus pada kepindahan gelandang muda Brasil, Andrey Santos. Kesepakatan senilai 48 juta poundsterling plus 2 juta poundsterling dalam bentuk bonus tersebut rampung hanya dalam dua hari, dengan Chelsea tetap mempertahankan klausul penjualan sebesar 10 persen.
Kontrak Baru dan Performa Impresif
Untuk memadamkan spekulasi, Chelsea mengambil langkah cepat dengan memberikan kontrak baru yang lebih baik kepada Cole Palmer. Langkah ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk melanjutkan kerja sama jangka panjang.
Keputusan tersebut tampaknya membuahkan hasil. Di bawah asuhan Xabi Alonso, Palmer langsung tampil gemilang pada musim ini. Ia tercatat telah mencetak empat gol dan tiga assist dalam 10 pertandingan di semua kompetisi. Performa apik itu juga mengantarkannya kembali ke skuad tim nasional Inggris setelah absen dari Piala Dunia musim panas lalu.
Menariknya, hubungan baik antara Palmer dan Andrey Santos tetap terjaga. Meski kini berseragam berbeda, Santos mengaku menerima pesan rahasia dari mantan rekan setimnya itu sesaat setelah resmi bergabung dengan Manchester United.
Rekor dan Tantangan Menghadapi Big Six
Cole Palmer memiliki kenangan manis saat menghadapi Manchester United. Pada musim debutnya bersama Chelsea, ia mencetak hat-trick luar biasa, termasuk dua gol di masa injury time, yang membawa The Blues menang dramatis 4-3 di Stamford Bridge.
Namun, sejak awal musim 2024/25, performa Palmer melawan klub-klub besar Premier League cenderung menurun. Ia hanya mampu mencetak tiga gol dalam 18 pertandingan melawan tim yang tergabung dalam Big Six di semua kompetisi. Statistik ini menjadi catatan tersendiri menjelang duel melawan Setan Merah.
| Statistik Cole Palmer di Chelsea | Angka |
|---|---|
| Total pertandingan | 141 |
| Total gol | 58 |
| Total assist | 35 |
| Gol & assist musim ini (semua kompetisi) | 4 gol, 3 assist |
Masa Depan Bruno Fernandes dan Peluang United
Di sisi lain, situasi Manchester United turut memengaruhi dinamika isu ini. Kapten tim, Bruno Fernandes, tengah mengalami periode sulit dengan absennya kontribusi gol maupun assist dalam enam pertandingan terakhir. Kontraknya akan berakhir tahun depan, meski United memiliki opsi perpanjangan 12 bulan.
Manajemen United dikabarkan telah berdiskusi dengan kubu Fernandes soal kontrak jangka panjang. Namun, dengan performa yang menurun dan kontroversi wawancara yang sempat mencoreng nama klub, muncul spekulasi bahwa perpisahan mungkin menjadi jalan terbaik. Jika itu terjadi, United tentu membutuhkan sosok pemimpin baru, dan Cole Palmer disebut sebagai kandidat ideal.
Meski demikian, hingga saat ini tidak ada indikasi nyata bahwa Chelsea bersedia melepas salah satu aset terbaiknya. Palmer sendiri terus menunjukkan loyalitasnya dengan fokus pada performa bersama The Blues.
Duel antara Chelsea dan Manchester United pada akhir pekan nanti akan menjadi panggung pembuktian bagi Cole Palmer. Pertanyaan besar yang tersisa adalah apakah ia mampu mengangkat performa melawan mantan klub idola masa kecilnya, atau justru kembali kesulitan menghadapi tim-tim besar. Yang jelas, isu transfer yang sempat memanas kini telah terjawab: Cole Palmer tetap bertahan di Stamford Bridge dan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Chelsea di bawah arahan Xabi Alonso.
