Cristian Chivu di Ambang Sejarah: Derby Milan Jadi Ujian Terberat Sekaligus Peluang Emas
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Nama cristian chivu kembali mencuri perhatian publik sepak bola Italia. Pelatih asal Rumania yang kini menakhodai Inter Milan itu bersiap menghadapi laga paling bergengsi di kota Milan, Derby della Madonnina, melawan AC Milan pada Sabtu (31/10/2026) malam WIB. Laga ini bukan sekadar duel gengsi, melainkan ajang pembuktian bagi cristian chivu yang selama ini selalu gagal meraih kemenangan atas rival sekotanya itu.
Inter saat ini memuncaki klasemen Serie A dengan 25 poin dari sembilan pertandingan, unggul jumlah gol atas Lazio Roma. Namun, catatan buruk melawan Milan masih menghantui. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Nerazzurri belum pernah menang, dengan lima kekalahan dan dua hasil imbang. Kemenangan terakhir Inter atas Milan terjadi pada April 2024. Meski demikian, cristian chivu menegaskan bahwa derby tidak akan menentukan perjalanan timnya musim ini.
“Mereka siap dan menyadari bahwa ini adalah laga derby. Bermain dalam pertemuan seperti ini selalu menjadi motivasi tambahan, dan klasemen tidak penting di sini,” ujar cristian chivu dalam konferensi pers, Jumat (30/10/2026), seperti dikutip Football Italia.
Pelatih berusia 46 tahun itu juga menyoroti kekuatan Milan yang dinilainya memiliki kualitas teknis tinggi. Menurutnya, keseimbangan fisik dan mental menjadi kunci untuk meredam agresivitas Rossoneri. “Kami mengetahui kekuatan Milan dan bagaimana mereka bisa melukai kami. Kami harus siap menjaga kekompakan serta kerapatan antarlini,” tambahnya.
Tekanan tentu tidak main-main. Namun, cristian chivu justru menantang anak asuhnya untuk tampil sebagai versi terbaik. Ia menilai tujuh laga tanpa kemenangan atas Milan harus menjadi evaluasi, bukan beban. “Kami tidak bisa puas dengan apa yang telah kami tampilkan sejauh ini. Detail dan momen menentukan berpihak kepada mereka, seperti laga pertama tahun lalu. Kami harus memberikan pengorbanan lebih besar,” tegasnya.
Menariknya, pujian datang dari kubu rival. Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, mengakui kerja keras cristian chivu di Inter. “Mi spezzate il cuore, karena saya berada di pihak lain. Tapi dia sedang melakukan pekerjaan luar biasa, bagian dari tim terbaik, semua orang tahu itu. Ada banyak tekanan, tapi dia melakukan pekerjaan dengan baik,” kata Del Piero saat berada di Rumania.
Del Piero memang tidak mungkin senang melihat Inter di puncak. Namun, sebagai mantan kapten Juventus, ia tetap objektif menilai kualitas cristian chivu yang dianggapnya berhasil membawa Inter tampil konsisten.
Bagi cristian chivu, derby ini juga menjadi ajang balas dendam pribadi. Sebagai pemain, ia pernah merasakan debut manis di Derby della Madonnina pada 23 Desember 2007. Kala itu, Inter menang 2-1 atas Milan, dan Chivu tampil penuh sebagai gelandang tengah. Kini, sebagai pelatih, ia bertekad mengulang sejarah manis tersebut.
Namun, cristian chivu menyadari bahwa sepak bola bukan soal balas dendam. Ia menekankan pentingnya pendekatan seimbang antara menyerang dan bertahan. “Saya bukan tipe pelatih yang memprioritaskan serangan dengan mengorbankan pertahanan. Saya percaya pada keseimbangan dan kedewasaan,” ujarnya.
Soal komposisi tim, cristian chivu masih memiliki dua keraguan jelang laga. Di lini tengah, Mkhitaryan dan Zielinski bersaing ketat. Sementara di sayap kiri, Carlos Augusto dan Dimarco sama-sama berpeluang tampil. Untuk lini depan, Pio Esposito dipastikan mendampingi Thuram, sedangkan posisi kiper kembali diisi Pepo Martinez.
Dengan persiapan matang dan motivasi berlipat, cristian chivu berharap Inter bisa memutus tren buruk melawan Milan. Kemenangan di derby tidak hanya mengangkat moral, tetapi juga memperkokoh posisi di puncak klasemen. Sebaliknya, kekalahan bisa menjadi pukulan psikologis bagi skuad Nerazzurri.
Masyarakat Milan pun menanti siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Apakah cristian chivu mampu membawa Inter mengakhiri kutukan, atau justru Milan yang kembali memperpanjang dominasi? Semua akan terjawab di lapangan.
Terlepas dari hasil akhir, kiprah cristian chivu bersama Inter telah menarik perhatian. Ia membuktikan bahwa pelatih muda asal Rumania mampu bersaing di level tertinggi Serie A. Kini, tinggal satu langkah lagi untuk mengukir sejarah baru dalam derby Milan.
