Drama 7 Gol! Kyoto Sanga Bangkit dari Kubur, Newcastle Jets Hancur 5-2 di ACL Elite
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Pertandingan kyoto sanga vs newcastle jets di Matchday 3 AFC Champions League Elite 2026/2027 menyajikan drama yang nyaris mustahil dilupakan. Bermain di Sanga Stadium by Kyocera, Selasa (27/10/2026) sore WIB, tuan rumah Kyoto Sanga sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya berpesta dengan kemenangan telak 5-2 atas wakil Australia tersebut. Hasil ini menjadi salah satu comeback paling sensasional di pentas Asia musim ini dan menegaskan duel kyoto sanga vs newcastle jets sebagai laga penuh kejutan.
Jalannya laga sejak menit awal sudah memanas. Newcastle Jets tampil mengejutkan dengan penguasaan bola yang lebih dominan. Petaka bagi Kyoto datang pada menit ke-8 ketika wasit, setelah berkonsultasi dengan VAR, menghadiahkan penalti kepada tim tamu akibat insiden yang melibatkan Zane Schreiber. Patrick Wood yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan dan membawa Newcastle Jets unggul 0-1 pada menit ke-13.
Tekanan tuan rumah semakin berat. João Pedro diganjar kartu kuning pada menit ke-21 akibat pelanggaran, sementara Julian Recchia dari kubu Newcastle juga menerima hukuman serupa pada menit ke-37. Memasuki menit ke-43, VAR kembali menjadi penentu. Joe Lolley dilanggar di kotak terlarang dan wasit menunjuk titik putih untuk kedua kalinya. Patrick Wood kembali tampil dingin dan mencetak gol keduanya pada menit 45+2, membawa Newcastle Jets memimpin 0-2.
Namun, harapan Kyoto Sanga muncul tepat sebelum turun minum. Umpan Takaaki Shichi diselesaikan dengan apik oleh Hisashi Appiah Tawiah pada menit 45+6, memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Gol itu menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan kyoto sanga vs newcastle jets sepenuhnya.
Memasuki babak kedua, pelatih Ranko Popovic melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Alex Souza menggantikan Everton Maceió. Pergantian itu terbukti jitu. Kyoto Sanga tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan secara dramatis. Rentetan gol tuan rumah membuat Newcastle Jets kehilangan arah, hingga skor akhir berubah menjadi 5-2 untuk kemenangan Kyoto Sanga.
Kemenangan ini membawa Kyoto Sanga naik ke posisi kesembilan klasemen, sementara Newcastle Jets masih terpuruk di dasar klasemen. Sebelumnya, wakil Australia itu sudah menelan kekalahan beruntun dari sesama klub Jepang, Kashima Antlers dan Gamba Osaka. Kekalahan ketiga ini semakin memperberat misi mereka untuk bertahan di kompetisi elit Asia.
Menariknya, duel kyoto sanga vs newcastle jets mempertemukan dua pendekatan taktik berbeda. Kyoto yang dilatih Ranko Popovic tampil dengan formasi 3-4-2-1 yang mengandalkan Elias di lini depan, sedangkan Newcastle Jets asuhan Mark Milligan memakai skema 4-1-4-1 dengan Burgess sebagai penggerak. Meski secara statistik Kyoto diunggulkan, Newcastle terbukti mampu memberikan perlawanan sengit di babak pertama sebelum tumbang di babak kedua.
Bagi Kyoto Sanga, hasil ini menjadi obat setelah performa kurang konsisten di J1 League, di mana mereka belum meraih kemenangan dalam empat laga terakhir dan selalu kebobolan. Kemenangan di ajang kyoto sanga vs newcastle jets ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan, terutama setelah sebelumnya mengalahkan Ratchaburi FC dengan skor 1-0.
Dengan tambahan tiga poin, Kyoto Sanga menjaga asa bersaing di papan atas grup ACL Elite. Sementara itu, Newcastle Jets wajib segera berbenah jika tidak ingin langkah mereka di kompetisi ini berakhir lebih cepat. Laga kyoto sanga vs newcastle jets akan dikenang sebagai malam comeback yang luar biasa, sekaligus peringatan keras bagi tim tamu bahwa keunggulan dua gol tidak pernah cukup aman di sepak bola Asia.
