Eintracht Frankfurt Hancurkan Hamburg di Liga dan Cetak Sejarah Baru Bundesliga
Inforiau – 02 November 2026 | Eintracht Frankfurt kembali menunjukkan taringnya di pentas Bundesliga. Hanya lima hari setelah menyingkirkan Hamburger SV dari DFB-Pokal, pasukan berjuluk Adlerträger itu menaklukkan lawan yang sama dengan skor identik 3:1 pada laga pekan kedelapan Bundesliga yang digelar di Frankfurt am Main. Kemenangan ini membuat Eintracht Frankfurt merangkak naik di klasemen, sementara Hamburg semakin terpuruk dan mulai menoleh ke bawah.
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Eintracht Frankfurt membuka keunggulan lewat gol yang lahir dari kerja sama apik Can Uzun dan Farès Chaïbi. Umpan terobosan cermat dari Uzun diteruskan Chaïbi dari sisi kiri kotak penalti, dan bola akhirnya berakhir di gawang Hamburg melalui kaki bek Warmed Omari yang keliru mengantisipasi. Gol bunuh diri itu menjadi pembuka pesta tuan rumah.
Namun Hamburg sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-14. Berawal dari umpan silang Miro Muheim yang gagal diantisipasi sempurna oleh Lilian Brassier, bola jatuh ke Albert Grönbaek yang langsung menyodorkan umpan kepada Terem Moffi. Striker Hamburg itu tidak menyia-nyiakan peluang dan mengubah skor menjadi 1:1. Pertahanan Eintracht Frankfurt yang sempat tampil solid mendadak goyah, meski secara keseluruhan tuan rumah tetap mendominasi jalannya pertandingan.
Titik balik terjadi tepat setelah turun minum. Berawal dari sepak pojok di sisi kanan, kiper Hamburg Daniel Heuer Fernandes melakukan kesalahan fatal. Ia membiarkan sundulan Brassier memantul di depannya tanpa pengawasan, dan Raphael Onyedika dengan sigap menyambar bola untuk mencetak gol kedua Eintracht Frankfurt pada menit ke-46. Brassier, yang sebelumnya sempat menjadi biang kesalahan, bisa bernapas lega karena gol tersebut mengembalikan keunggulan timnya.
Keunggulan 2:1 membuat Eintracht Frankfurt semakin leluasa mengendalikan permainan. Pelatih Adi Hütter memanfaatkan situasi untuk memberi kesempatan kepada talenta muda. Pada menit ketiga masa tambahan waktu, Niko Ilicevic masuk sebagai pemain pengganti. Momen itu bersejarah: sehari setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-16, Ilicevic menyamai rekor Youssoufa Moukoko sebagai pemain termuda yang pernah tampil di Bundesliga. Moukoko sebelumnya mencatat debut bersama Borussia Dortmund pada 21 November 2020 saat berusia 16 tahun dan satu hari, dan kini Ilicevic menyamai pencapaian tersebut.
Ilicevic, yang lahir pada 31 Oktober 2010, telah memperkuat tim muda Eintracht Frankfurt sejak 2019 dan juga membela timnas Jerman U-16 serta U-17. Sang pelatih, Adi Hütter, sebelumnya telah mengisyaratkan niatnya memainkan sang pemain. “Jika situasinya memungkinkan saya memainkannya sebagai pemain pengganti, saya akan melakukannya,” ujar Hütter. Meski begitu, ia menegaskan tetap memiliki kewajiban memperlakukan pemain muda seperti Ilicevic dengan sangat hati-hati dan sabar. “Menurut saya, masuk skuad saja pada usia 16 tahun sudah luar biasa. Perkembangannya dalam beberapa bulan terakhir sangat bagus,” tambahnya.
Bagi Hamburg, kekalahan ini menjadi pukulan kelima di musim ini. Pelatih Hamburg mengakui timnya kehilangan momentum di awal babak kedua, sementara kiper Heuer Fernandes mengaku frustrasi dengan hasil tersebut. Kekalahan dari Eintracht Frankfurt membuat posisi Hamburg di tabel semakin tidak nyaman dan memaksa mereka menatap ancaman zona degradasi.
Sejarah baru yang dicetak Ilicevic menjadi catatan tersendiri dalam kemenangan Eintracht Frankfurt kali ini. Klub yang berbasis di Hessen itu tidak hanya meraih tiga poin penting, tetapi juga menunjukkan bahwa pembinaan talenta muda mereka berjalan di jalur yang tepat. Kombinasi antara hasil di lapangan dan regenerasi pemain menjadikan Eintracht Frankfurt salah satu klub yang patut diperhitungkan dalam persaingan Bundesliga musim ini.
Dengan kemenangan ini, Eintracht Frankfurt mempertegas ambisinya untuk bersaing di papan atas klasemen. Sementara itu, Hamburg harus segera berbenah sebelum jarak dengan tim-tim di atas semakin melebar. Laga berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim dalam mengejar target masing-masing musim ini.
