El Clasico FC Barcelona vs Real Madrid: Mbappe Bungkam Camp Nou, Rekor Sempurna Blaugrana Runtuh di Menit 87
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Laga bertajuk el clasico fc barcelona vs real madrid yang digelar di Spotify Camp Nou, Senin (26/10/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kejutan besar. Real Madrid keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1, meruntuhkan rekor sempurna Barcelona yang sebelumnya menyapu bersih sembilan pertandingan pertama La Liga 2026/27. Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan Los Blancos lewat dua golnya, termasuk gol penentu pada menit ke-87 yang sekaligus menjadi gol ke-100 sang penyerang Prancis untuk klub ibu kota Spanyol tersebut.
Sebelum pertandingan bergulir, hampir semua prediksi mengunggulkan Barcelona. Tim asuhan Hansi Flick tampil gemilang dengan 27 poin dari sembilan laga, unggul lima angka atas Atletico Madrid di posisi kedua, serta mencetak 39 gol dan hanya kebobolan sembilan kali. Barcelona juga tidak pernah kalah saat menjamu Real Madrid di La Liga sejak Oktober 2023. Namun, catatan-catatan manis itu ternyata tidak cukup menghadapi Real Madrid yang datang dengan misi membalikkan keadaan.
Jalannya Pertandingan
Real Madrid tampil agresif sejak menit awal. Tim asuhan Jose Mourinho mendikte tempo permainan dan mengejutkan tuan rumah dengan pressing yang disiplin. Gol pembuka Los Blancos lahir menjelang turun minum lewat cara yang sedikit beruntung: sapuan ceroboh Gerard Martin membentur tubuh Mbappe dan bola masuk ke gawang Joan Garcia. Insiden itu menjadi pukulan psikologis bagi Barcelona yang selama ini dikenal dengan lini belakang agresifnya.
Memasuki babak kedua, Barcelona bangkit. Umpan brilian Pedri berhasil diselesaikan Raphinha untuk menyamakan kedudukan. Gol tersebut merupakan gol ke-13 pemain Brasil itu dalam sembilan laga La Liga musim ini, menjadikannya top skor sementara kompetisi. Momentum sempat berpihak kepada Blaugrana, tetapi pertahanan Real Madrid yang dikawal Ibrahima Konate, Dean Huijsen, dan Federico Valverde di posisi bek kanan mampu meredam gelombang serangan tuan rumah.
Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Eduardo Camavinga yang masuk dari bangku cadangan melakukan penetrasi cemerlang dan melepas umpan kepada Mbappe. Penyerang berusia 27 tahun itu dengan tenang menuntaskan peluang menjadi gol kemenangan. Sepanjang laga, Mbappe hanya mencatat 36 sentuhan dan tiga tembakan, jauh di bawah rata-ratanya di La Liga musim ini, tetapi ketajamannya tetap menjadi pembeda dalam el clasico fc barcelona vs real madrid kali ini.
Kunci Kemenangan Real Madrid
Kemenangan ini bukan semata soal kualitas individu. Mourinho menyiapkan rencana permainan yang matang, dengan Aurelien Tchouameni sebagai jangkar di lini tengah yang berhasil memutus alur serangan Barcelona. Arda Guler dan Yan Diomande juga tampil disiplin di posisi sayap, membatasi ruang gerak Lamine Yamal, Raphinha, dan Anthony Gordon.
- Tchouameni memenangkan duel di lini tengah dan meredam transisi cepat Barcelona.
- Valverde tampil solid sebagai bek kanan darurat menghadapi tusukan Lamine Yamal.
- Camavinga menjadi supersub yang menyumbang asis kemenangan.
- Mbappe memaksimalkan peluang minim dengan dua gol krusial.
Di kubu Barcelona, cedera bek kiri Xavi Espart yang digantikan Alejandro Balde pada pertengahan babak pertama turut memperburuk situasi. Rodri, yang baru saja meraih Ballon d’Or berkat keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia, tidak mampu menutup semua celah sendirian. Lini belakang Barcelona yang mencoba mengubah gaya bermain musim ini kembali tampak rentan ketika menghadapi tim papan atas.
Dampak bagi Persaingan Gelar
Kemenangan ini memangkas jarak Barcelona dan Real Madrid di puncak klasemen menjadi tiga poin. Persaingan gelar juara La Liga 2026/27 yang sempat dianggap sudah selesai kini kembali terbuka. Real Madrid menunjukkan bahwa mereka belum layak dicoret, terlebih setelah meraih empat kemenangan beruntun sebelum jeda internasional, termasuk kemenangan telak 4-1 atas RB Leipzig di Liga Champions.
Bagi Barcelona, kekalahan ini menjadi peringatan keras. Kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions tengah pekan lalu ternyata bukan kebetulan semata. Hansi Flick dituntut segera menemukan solusi atas rapuhnya lini pertahanan sebelum jarak poin dengan rival abadi mereka melebar kembali. Sebaliknya, Mourinho akhirnya membuktikan bahwa timnya mampu tampil meyakinkan di laga besar, sesuatu yang sempat diragukan sejak awal musim.
El Clasico berikutnya diprediksi akan menjadi momen penentuan dalam perburuan gelar. Dengan kualitas skuad yang dimiliki kedua tim, duel el clasico fc barcelona vs real madrid di putaran kedua nanti dipastikan berlangsung sengit. Barcelona wajib bangkit, sementara Real Madrid berpeluang membalikkan keadaan jika konsistensi mereka terjaga.
Pertandingan ini sekali lagi membuktikan bahwa dalam el clasico fc barcelona vs real madrid, prediksi di atas kertas kerap tidak berlaku. Sepak bola Spanyol kembali menyajikan drama yang layak dikenang, dengan Mbappe sebagai tokoh utama yang memecah kebuntuan di menit-menit akhir dan menutup malam dengan kemenangan bersejarah bagi Los Blancos.
