Geger Saudi Pro League: Ilenikhena Tak Terbendung, Ronaldo Kembali Menggila di Papan Top Skor
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Persaingan di ajang saudi pro league musim 2026-27 kian memanas dan menghadirkan sejumlah narasi menarik. Dari ketajaman striker muda Nigeria, George Ilenikhena, bersama Al-Ittihad, hingga kebangkitan Cristiano Ronaldo yang kembali mencetak gol untuk Al-Nassr, semuanya menyatu dalam drama panjang perebutan gelar Liga Roshn Saudi. Pekan kesebelas menjadi saksi bagaimana para bintang ofensif saling unjuk gigi demi mengangkat tim masing-masing di klasemen.
Ilenikhena, Senjata Mematikan Al-Ittihad
Nama George Ilenikhena terus menjadi perbincangan. Penyerang asal Nigeria itu kembali menorehkan namanya di papan skor ketika Al-Ittihad menghadapi Al-Diriyah pada pekan kesebelas. Gol tersebut lahir pada menit ke-30 setelah ia dengan cermat menyambut bola muntahan dari tembakan rekannya, Rios, yang gagal diantisipasi sempurna oleh kiper lawan. Insting gol dan kemampuannya membaca situasi di dalam kotak penalti kembali terbukti menjadi aset berharga bagi tim.
Namun, angka paling mencolok bukan sekadar gol ke gawang Al-Diriyah. Produktivitas Ilenikhena setiap kali dipercaya tampil sejak menit pertama sungguh luar biasa. Ia telah mengemas delapan gol dan tiga assist hanya dalam delapan pertandingan yang ia mulai sebagai starter, menyumbangkan total sebelas kontribusi gol di laga-laga tersebut. Secara keseluruhan, ia telah menjalani dua belas pertandingan bersama Al-Ittihad musim ini, termasuk satu laga sebagai pemain pengganti. Data ini menegaskan betapa besar pengaruh ofensifnya dalam berbagai kondisi pertandingan.
Kontribusi Ilenikhena tidak hanya berhenti pada penyelesaian akhir. Ia juga aktif menciptakan peluang bagi rekan-rekannya, menjadikannya elemen krusial dalam sistem serangan Al-Ittihad. Di tengah kebutuhan tim akan ketajaman lini depan untuk terus meraih poin dan menanjak di klasemen, konsistensi sang striker menjadi sorotan utama. Pertanyaannya kini, mampukah ia mempertahankan rata-rata golnya seiring bergulirnya kompetisi yang semakin ketat?
Ronaldo Masuk Sepuluh Besar Top Skor
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo kembali membuktikan kelasnya. Bintang Portugal itu kembali mencetak gol saat Al-Nassr menaklukkan Al-Faisaly dengan skor 3-1, sebuah hasil yang menjaga timnya tetap kokoh dalam persaingan gelar. Gol tersebut membawa Ronaldo masuk ke sepuluh besar daftar top skor saudi pro league, dengan koleksi lima gol dari sembilan penampilan.
Meski demikian, pemain berusia 41 tahun itu masih tertinggal cukup jauh dari pemimpin Golden Boot, Ivan Toney dari Al-Ahli, yang telah mengoleksi sebelas gol dalam delapan laga. Namun, jarak tersebut bukan hal mustahil bagi striker sekaliber Ronaldo. Dengan reputasinya, beberapa penampilan produktif saja bisa dengan cepat mengembalikannya ke perbincangan puncak daftar pencetak gol.
Gol ke gawang Al-Faisaly juga menambah koleksi gol sepanjang kariernya menjadi 982, menyisakan delapan belas gol lagi menuju tonggak 1.000. Kemenangan ini mengangkat Al-Nassr ke posisi dengan 25 poin, sejajar dengan pemuncak klasemen Al-Qadsiah. Ronaldo kini menjadi salah satu dari delapan pemain yang mengoleksi lima gol, sementara Toney, Youssef En-Nesyri, dan Mateo Retegui menjadi satu-satunya pemain yang melampaui angka tersebut.
Duel Panas Al-Qadisiya vs Al-Hilal
Peta persaingan di puncak klasemen semakin menarik menyusul laga krusial antara Al-Qadisiya dan Al-Hilal pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Stadion Pangeran Saud bin Jalawi. Al-Qadisiya yang dilatih Brendan Rodgers bertekad memanfaatkan status tuan rumah untuk menandingi raksasa dari Riyadh tersebut. Sorotan khusus tertuju pada penyerang Julian Quinones yang dipastikan tampil sebagai starter di lini depan tuan rumah.
Al-Hilal datang dengan ambisi meraih tiga poin penuh demi terus bersaing di puncak. Sang pelatih menyiapkan formasi bertabur bintang internasional. Hasil laga ini berpotensi besar mengubah konstelasi perburuan gelar, terutama karena Al-Nassr dan Al-Qadsiah kini mengoleksi poin yang sama. Setiap pertandingan di saudi pro league menjadi penentu yang tak bisa diremehkan.
Sepak Bola Putri Arab Saudi Bangkit
Menariknya, geliat saudi pro league tidak hanya terjadi di sektor putra. Sepak bola putri Arab Saudi menunjukkan kebangkitan luar biasa. Delapan tahun lalu, perempuan Saudi dilarang memasuki stadion. Kini, Bayan Sadagah, yang mendirikan tim amatir di Jeddah pada 2017 karena tak ada tempat bermain, mengenakan jersey Al-Ittihad di liga profesional yang didukung negara.
Hadiah uang di Liga Premier Putri Saudi telah meningkat empat kali lipat sejak diluncurkan pada 2022. Klub Al-Nassr dari Riyadh membawa pulang dua juta riyal atau sekitar 531 ribu dolar AS untuk gelar musim lalu. Meski nominalnya masih jauh di bawah liga putra, klub-klub mulai menarik pemain asing dengan gaji bebas pajak dan fasilitas ekspatriat. Tantangan masih ada, seperti minimnya penonton, yang coba diatasi bek Inggris Al-Ittihad, Ashleigh Plumptre, dengan mengorganisasi kunjungan sekolah ke pertandingan. Investor teknologi Amerika, Ben Harburg, bahkan tengah mempertimbangkan membeli klub putri karena yakin sepak bola wanita bisa melampaui pria suatu hari nanti.
Dengan kombinasi ketajaman Ilenikhena, kebangkitan Ronaldo, duel sengit di puncak klasemen, serta tumbuhnya sepak bola putri, saudi pro league membuktikan diri sebagai salah satu kompetisi paling dinamis saat ini. Persaingan yang belum mencapai dua pertiga musim ini menjanjikan lebih banyak drama, baik dalam perburuan Golden Boot maupun perebutan gelar juara. Satu hal yang pasti, setiap pekan menghadirkan cerita baru yang layak dinantikan.
