JRF 2026 Diprediksi Putar Rp150 Miliar, Jakarta Makin Jadi Magnet Event Dunia
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Jakarta kembali menjadi pusat perhatian dunia akhir pekan ini. Ajang lari internasional myBCA Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang digelar pada 24-25 Oktober 2026 diprediksi mampu menggerakkan perputaran ekonomi lebih dari Rp150 miliar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan optimismenya bahwa JRF 2026 tidak hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga mesin penggerak ekonomi kota. “Kami optimistis perputaran ekonomi dari JRF pada 24-25 Oktober 2026 bisa menembus lebih dari Rp150 miliar,” ujar Pramono di Balai Kota, Kamis (22/10).
Antusiasme pelari terhadap JRF 2026 memang luar biasa. Jumlah peserta myBCA Jakarta Running Festival melonjak dari 27.300 orang pada 2025 menjadi lebih dari 37.000 orang pada 2026. Tren serupa terlihat pada BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) yang pesertanya melesat dari sekitar 15.000 pelari pada 2024 menjadi 31.000 pelari pada 2025, dan melampaui 45.000 orang pada penyelenggaraan 13-14 Juni 2026, termasuk 1.012 pelari internasional dari 52 negara. Kategori half marathon sejauh 21 kilometer menjadi yang paling diminati.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari mendorong perhatian terhadap kesiapan fisik, termasuk kesehatan tulang dan sendi. Peningkatan jarak dan intensitas latihan tanpa persiapan memadai dapat meningkatkan risiko cedera. Pengaturan beban latihan, pemulihan, dan pemenuhan nutrisi menjadi bagian penting dari aktivitas olahraga. Pelari tidak hanya perlu meningkatkan daya tahan kardiovaskular, tetapi juga menyesuaikan beban latihan dengan kemampuan tubuh dan memberikan waktu pemulihan yang cukup.
Untuk mendukung kelancaran JRF 2026, PT MRT Jakarta memperpanjang jam operasional pada 24-25 Oktober 2026. Direktur Operasional dan Pemeliharaan MRT Jakarta, Mega Tarigan, menyatakan bahwa penyesuaian layanan ini merupakan bentuk dukungan terhadap acara berskala internasional. Pada Sabtu, 24 Oktober 2026, MRT beroperasi pukul 00.00-01.30 WIB dengan headway 14 menit untuk konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dilanjutkan pukul 03.00-04.00 WIB dengan headway 12 menit, dan pukul 04.00-24.00 WIB dengan headway 10 menit. MRT Jakarta juga memberikan fasilitas dua kali perjalanan gratis bagi peserta festival lari.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengumumkan peniadaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman-M.H. Thamrin dan Jalan H.R. Rasuna Said pada Minggu, 25 Oktober 2026, karena rute tersebut digunakan untuk JRF 2026. Sebagai gantinya, CFD dialihkan ke lima lokasi alternatif. Salah satunya di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, yang berlangsung pukul 05.30-09.00 WIB dari Simpang Bungur hingga Simpang Kostrad. Camat Kebayoran Lama Mustopa menyebutkan bahwa area parkir tersedia di Jalan KH Syafi’i Hadzami dan sekitar Gandaria City. Petugas juga dikerahkan untuk mengantisipasi parkir liar dan menjaga ketertiban lalu lintas.
Dampak ekonomi dari event besar di Jakarta memang terbukti. Pramono mencatat penyelenggaraan festival musik Pestapora dan konser The Weeknd pada September lalu menggerakkan ekonomi Jakarta hampir Rp250 miliar, dengan konser The Weeknd menyumbang pajak sekitar Rp12 miliar. Jakarta Fair 2026 menghasilkan transaksi Rp8,2 triliun dengan 6,1 juta pengunjung, sementara Festival Jakarta Great Sale membukukan transaksi Rp26,8 triliun dengan melibatkan 104 pusat perbelanjaan. “Jakarta sekarang menjadi episentrum event di Indonesia. Kegiatan-kegiatan ini kami fasilitasi karena dampak berganda ekonominya luar biasa,” kata Pramono. Pada akhir pekan yang sama, konser Ye atau Kanye West juga digelar, dengan sekitar 50 persen penonton berasal dari luar negeri.
Selain JRF 2026, Jakarta juga menyiapkan Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan. Pameran yang dibuka Pramono pada Kamis (22/10) ini menghadirkan 12 ribu lowongan pekerjaan dari 100 perusahaan mitra secara hybrid. Sejak dibuka online, tercatat 28.484 lamaran masuk. Tingkat pengangguran terbuka di Jakarta turun menjadi 5,79 persen, dan Pemprov DKI akan menambah golongan penerima kartu transportasi gratis dari 15 menjadi 21 golongan mulai 1 Januari 2027, termasuk pencari kerja.
Dengan rangkaian event besar ini, JRF 2026 menjadi bukti nyata bahwa Jakarta tidak hanya mampu menjadi tuan rumah ajang internasional, tetapi juga menuai manfaat ekonomi yang signifikan. Kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, dan operator transportasi publik memastikan gelaran berjalan lancar. Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan terus memperkuat posisi Jakarta sebagai episentrum event di Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan warganya.
