Ngeri! BYD Seruduk 4 Mobil dan Lindas Ojol di Jaksel, Korban Alami Patah Kaki
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Insiden kecelakaan BYD Jaksel yang melibatkan sebuah mobil listrik berwarna putih menjadi perhatian publik setelah rekaman detik-detik kejadiannya viral di media sosial. Dalam peristiwa nahas tersebut, mobil BYD menyeruduk empat kendaraan lain sekaligus melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) hingga mengalami patah kaki dan luka lecet. Peristiwa kecelakaan BYD Jaksel ini terjadi di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan langsung memicu rasa ngeri di kalangan pengguna jalan yang menyaksikan kejadian tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, peristiwa kecelakaan BYD Jaksel berlangsung pada Jumat sore sekitar pukul 16.48 WIB. Mobil listrik tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial S yang berusia 46 tahun. Sementara itu, korban yang merupakan pengemudi ojol berinisial HS berusia 56 tahun. Rekaman amatir yang beredar luas memperlihatkan momen mencekam ketika korban tampak terhimpit antara mobil di depannya dan mobil BYD yang terus melaju.
Kronologi Kejadian
Menurut penuturan pihak kepolisian, mobil BYD tersebut semula melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Panglima Polim. Setibanya di depan sebuah hotel di kawasan tersebut, mobil itu diduga kurang hati-hati dan kurang konsentrasi sehingga menabrak kendaraan yang melaju searah di depannya. Benturan pertama terjadi pada sebuah mobil Brio bernomor polisi B-2967-NGY.
Akibat benturan tersebut, mobil BYD kemudian oleng ke kiri dan menabrak sebuah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi A-3867-DD yang dikendarai oleh korban HS. Tidak berhenti di situ, mobil listrik itu terus melaju dan menabrak sebuah mobil Wuling B-1835-ERZ yang sedang berhenti di sisi kiri jalan. Kendaraan tersebut lantas naik ke trotoar dan menghantam dua mobil yang tengah terparkir di area sebuah hotel, yakni mobil Mobilio B-1247-WZK dan mobil Toyota Navi B-2447-TWB.
Dampak dari rangkaian tabrakan beruntun dalam kecelakaan BYD Jaksel ini membuat pengemudi ojol HS mengalami cedera serius. Korban dilaporkan mengalami patah kaki dan sejumlah luka lecet akibat terlindas serta terhimpit kendaraan. Petugas medis segera membawa korban ke RS Fatmawati untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga kini, kondisi korban masih dalam pemantauan pihak rumah sakit.
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab
Pihak kepolisian melalui unit penanganan kecelakaan lalu lintas menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Dugaan awal mengarah pada kurangnya kehati-hatian dan konsentrasi pengemudi saat melajukan kendaraannya. Namun, penyidik belum dapat memastikan apakah terdapat faktor lain, seperti kondisi kendaraan, kecepatan, atau kelalaian teknis yang turut memicu terjadinya kecelakaan BYD Jaksel ini.
Sejumlah saksi di lokasi telah dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyelidikan. Polisi juga mengumpulkan bukti dari rekaman kamera pengawas dan video amatir yang beredar di masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi berlebihan dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang agar penanganan kecelakaan BYD Jaksel berjalan objektif dan transparan.
Daftar Kendaraan yang Terlibat
| Kendaraan | Nomor Polisi | Kondisi |
|---|---|---|
| Mobil BYD (pelaku) | – | Mengalami kerusakan |
| Mobil Brio | B-2967-NGY | Ditabrak dari belakang |
| Motor Honda Beat (ojol) | A-3867-DD | Korban patah kaki |
| Mobil Wuling | B-1835-ERZ | Ditabrak saat berhenti |
| Mobil Mobilio | B-1247-WZK | Terparkir, tertabrak |
| Mobil Toyota Navi | B-2447-TWB | Terparkir, tertabrak |
Rangkaian kecelakaan BYD Jaksel ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya kewaspadaan dan konsentrasi penuh saat mengemudi, khususnya di kawasan padat aktivitas seperti Kebayoran Baru. Pengemudi diharapkan selalu menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan belum menetapkan tersangka. Korban yang mengalami patah kaki masih menjalani perawatan, sementara proses hukum terhadap pengemudi BYD terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kasus kecelakaan BYD Jaksel diharapkan dapat menjadi pelajaran bersama agar insiden serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Editor: Sukri Mustakim
