Querétaro vs Cruz Azul: La Máquina Pesta Gol, Gebrakan Subliderato di Corregidora
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Laga queretaro vs cruz azul pada Jornada 14 Apertura 2026 Liga MX berakhir dengan skor meyakinkan 1-3 untuk kemenangan Cruz Azul di Estadio Corregidora. La Máquina tampil dominan sepanjang pertandingan dan memastikan tiga poin berharga yang mengantar mereka ke posisi subliderato klasemen. Kemenangan ini menjadi penutup sempurna pekan ganda, di mana Cruz Azul menyapu bersih sembilan poin dari tiga laga.
Sejak peluit awal, Querétaro mencoba menekan dan memberi kejutan. Gallos Blancos tampil agresif dan memaksa pertahanan celeste mundur. Namun, tekanan tuan rumah justru berbuah petaka. Pada menit ke-13, Gonzalo Piovi mendapat peluang emas dari jarak dekat, tetapi sepakannya masih membubung di atas mistar gawang.
Gol pembuka akhirnya lahir dari titik putih. Wasit menunjuk penalti setelah bola menyentuh tangan Enzo Giménez di dalam kotak terlarang. Andrés Montaño yang tampil sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan, menaklukkan Guillermo Allison dan membawa Cruz Azul unggul 1-0 pada menit ke-19.
Querétaro tidak tinggal diam. Ali Ávila punya peluang menyamakan kedudukan, tetapi Jesús Orozco Chiquete tampil sigap menghalau ancaman. Usaha tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33. Mateo Coronel mencetak gol indah dengan tembakan keras yang masuk ke gawang celeste, membuat skor imbang 1-1 dan membangkitkan harapan publik Corregidora.
Sayangnya, kebangkitan Querétaro hanya bertahan singkat. Menjelang akhir babak pertama, Nicolás Ibáñez mencetak gol spektakuler. Winger asal Argentina itu memotong dari sisi kiri lalu melepaskan tembakan kaki kanan yang melesat ke sudut gawang, mengembalikan keunggulan Cruz Azul menjadi 2-1 pada menit ke-44.
Belum genap satu menit berselang, Christian Ebere memanfaatkan kelengahan lini belakang Querétaro. Berhadapan satu lawan satu dengan Allison, ia menuntaskan peluang dengan dingin menggunakan kaki kiri. Gol tersebut sempat dianulir, tetapi setelah tinjauan VAR, wasit mengesahkan kemenangan sementara 3-1 untuk La Máquina sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Querétaro dituntut mengejar dua gol. Meski sempat mengklaim penalti atas dugaan handball Orozco Chiquete pada menit ke-53, wasit César Arturo Ramos menolak memberikan hadiah tersebut. Cruz Azul justru mengendalikan permainan dan memperkecil ruang gerak tuan rumah.
Allison tampil gemilang di bawah mistar Querétaro. Kiper tersebut menggagalkan beberapa peluang emas, termasuk saat Ibáñez gagal menuntaskan peluang emas pada menit ke-67 setelah menerima umpan terobosan. Berkat penyelamatan-penyelamatan itu, Querétaro terhindar dari kekalahan yang lebih telak.
Hasil akhir queretaro vs cruz azul ini membawa Cruz Azul mengoleksi 26 poin. Jumlah tersebut sama dengan Chivas, namun La Máquina unggul selisih gol sehingga berhak menempati posisi kedua, hanya terpaut satu angka dari América yang masih memiliki satu laga tunda.
Sebaliknya, kekalahan ini memperpanjang tren negatif Querétaro. Tiga kekalahan beruntun membuat Gallos Blancos tertahan di peringkat kedelapan dengan 20 poin, dan berisiko turun ke posisi kesembilan setelah laga Tijuana melawan Santos.
Duel queretaro vs cruz azul juga menegaskan dominasi La Máquina dalam lima pertemuan terakhir, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Berikut ringkasan jalannya pertandingan:
- Menit 19: Andrés Montaño mencetak gol dari titik penalti (0-1).
- Menit 33: Mateo Coronel menyamakan kedudukan (1-1).
- Menit 44: Nicolás Ibáñez mencetak gol indah (1-2).
- Menit 45+: Christian Ebere menambah keunggulan setelah tinjauan VAR (1-3).
Selanjutnya, Querétaro akan bertandang ke markas FC Juárez pada Jumat, 30 Oktober. Sementara itu, Cruz Azul akan menjamu León pada Minggu, 1 November. Laga queretaro vs cruz azul menjadi momentum penting bagi La Máquina untuk terus menempel pimpinan klasemen.
Dengan performa impresif ini, Cruz Azul menunjukkan keseriusan menuju fase Liguilla. Konsistensi dalam meraih poin penuh menjadi kunci. Di sisi lain, Querétaro wajib segera bangkit agar posisi di zona kualifikasi tidak tergusur. Pertarungan queretaro vs cruz azul menjadi pengingat keras bahwa La Máquina masih menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan musim ini.
