Ronaldo Nyaris Sejarah, Alnasr Pecahkan Rekor Dunia 90 Tahun
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Klub alnasr kembali menjadi sorotan dunia setelah mencetak sejarah baru dalam sepak bola nasional. Dalam laga tandang pekan ke-11 Liga Arab Saudi melawan Al-Fayzali, klub berjuluk Kuning-Biru itu tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga memecahkan rekor dunia untuk rentetan gol dalam pertandingan liga domestik. Kemenangan 3-1 tersebut memastikan alnasr mencetak gol dalam 97 pertandingan liga berturut-turut, melampaui rekor legendaris River Plate yang bertahan hampir 90 tahun.
Pertandingan yang berlangsung pada 23 Oktober 2026 tersebut berjalan dramatis. Al-Fayzali sempat unggul lebih dulu melalui gol Al-Hamdan pada menit ke-4. Namun, alnasr bangkit di babak kedua. Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan pada menit ke-49 dengan gol ke-982 sepanjang kariernya. Bomber asal Portugal itu kini hanya berjarak 18 gol dari angka magis 1.000. Gol tambahan dari Angelo pada menit ke-79 memastikan kemenangan alnasr.
Rekor sebelumnya dipegang oleh River Plate asal Argentina, yang mencetak gol dalam 96 pertandingan liga berturut-turut antara tahun 1936 dan 1939. Statistik tersebut dikonfirmasi oleh pakar sepak bola Alexis Martín-Tamayo, yang dikenal sebagai MisterChip. Dengan demikian, alnasr resmi mencatatkan nama dalam buku sejarah sebagai klub pertama yang mencetak gol dalam 97 laga liga beruntun.
Saat ini, alnasr berada di posisi kedua klasemen Liga Arab Saudi dengan koleksi 25 poin. Selanjutnya, tim asuhan pelatih ini akan menghadapi laga penting di Liga Champions Asia melawan Al-Wasl dari Uni Emirat Arab pada 26 Oktober 2026.
Di sisi lain, nama Al-Nasr juga bergema di benua Afrika. Klub Al-Nasr dari Bengasi, Libya, baru saja menunjuk pelatih asal Spanyol, Víctor Afonso, untuk memimpin tim. Pelatih berusia 55 tahun itu resmi menandatangani kontrak setelah mencapai kesepakatan awal hampir sebulan lalu. Afonso kini berada di Libya dan menunggu kedatangan stafnya dari Las Palmas untuk memulai proyek baru.
Al-Nasr Libya, yang didirikan pada 1954, merupakan salah satu dari tiga klub besar di Bengasi dan memiliki rivalitas sengit dengan Al-Ahly. Klub ini telah tiga kali menjuarai liga domestik, tiga Piala Libya, dan satu Piala Super. Di level kontinental, mereka telah berpartisipasi dalam 10 edisi kompetisi, dengan pencapaian terbaik mencapai semifinal Piala Winners Afrika 1985.
Afonso bukan tanpa pengalaman. Sebelumnya ia menangani Al-Tao Saudi Club di Arab Saudi dan Lincoln Red di Gibraltar, membawa klub Gibraltar itu meraih gelar liga pada 2020. Di Spanyol, ia pernah melatih Las Palmas Atlético, Atlético de Madrid B, dan UD Tamaraceite. Debut Afonso bersama Al-Nasr Libya dijadwalkan pada Kamis mendatang di Stadion 28 Maret yang berkapasitas lebih dari 50.000 penonton, menjamu Wefaq Ajdabiya.
Kedua kisah ini menunjukkan bagaimana nama alnasr terus menjadi pusat perhatian di dunia sepak bola, baik di Timur Tengah maupun Afrika Utara. Prestasi Ronaldo dan rekor dunia yang diukir klub Arab Saudi menjadi bukti ambisi besar untuk bersaing di panggung global. Sementara itu, langkah Al-Nasr Libya merekrut pelatih berpengalaman asal Eropa menandakan tekad untuk meningkatkan performa di kompetisi domestik dan kontinental.
Dengan jadwal padat yang menanti, termasuk laga Liga Champions Asia, alnasr berpeluang memperpanjang rekor dan memperkokoh posisi di papan atas. Sementara itu, eksperimen Afonso di Libya akan menjadi ujian tersendiri bagi karier kepelatihannya. Yang pasti, nama alnasr kini bukan hanya milik satu klub, melainkan telah menjadi ikon sepak bola yang mendunia.
