Sinergi Lanud Roesmin Nurjadin dan Avsec Bongkar Modus Penyelundupan Liquid Etomidate di Bandara SSK II
Inforiau – 20 Oktober 2026 | Upaya Penyelundupan Liquid Diduga Etomidate Digagalkan di Bandara SSK II setelah tim gabungan prajurit Lanud Roesmin Nurjadin bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan pengiriman 16 pcs liquid yang diduga mengandung narkotika jenis Etomidate, Ahad (18/10/2026). Penangkapan ini menjadi sorotan karena modus penyamaran yang digunakan cukup rapi untuk mengelabui petugas pemeriksaan kargo.
Belasan botol liquid bermerek Mafia/Yakuza XL tersebut ditemukan tersembunyi di dalam dua tumbler vacuum cup berkapasitas 500 mililiter. Masing-masing wadah berisi delapan pcs liquid yang sengaja disamarkan agar tidak terdeteksi saat proses pemeriksaan berlangsung. Cara ini menunjukkan bahwa pelaku berupaya memanfaatkan celah pengawasan pada barang bawaan yang tampak biasa.
Rute Pengiriman Lintas Provinsi
Dari hasil penyelidikan awal, paket tersebut rencananya dikirim melalui jasa ekspedisi dari Pekanbaru menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk transit, sebelum akhirnya diteruskan ke Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Rute panjang ini mengindikasikan adanya jaringan pengiriman yang cukup terorganisir dan melibatkan sejumlah titik transit guna mengaburkan jejak.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris melalui Dansatpom Lanud menyampaikan bahwa seluruh barang bukti akan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam pengiriman tersebut.
“Keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Provinsi Riau yang terbebas dari peredaran gelap narkotika,” ujar Dansatpom.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara Lanud Roesmin Nurjadin, Avsec, kepolisian, BNN, Bea Cukai, dan instansi terkait sangat penting untuk memperketat pengawasan jalur transportasi udara. Kolaborasi lintas lembaga dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang melalui pintu-pintu masuk wilayah.
Terminal Kargo Jadi Titik Rawan
Kasus Penyelundupan Liquid Diduga Etomidate Digagalkan di Bandara SSK II ini sekaligus menjadi pengingat bahwa terminal kargo perlu mendapat pengawasan ketat guna mencegah penyelundupan barang terlarang melalui jalur pengiriman udara. Selama ini, pengiriman paket melalui jasa ekspedisi kerap luput dari pemeriksaan mendalam karena volume barang yang besar dan waktu pemeriksaan yang terbatas.
Etomidate sendiri merupakan senyawa yang dalam dunia medis digunakan sebagai obat anestesi. Namun, penyalahgunaan senyawa ini di luar pengawasan medis menjadi perhatian serius aparat karena berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang berbahaya bagi penggunanya. Karena itu, peredaran liquid yang diduga mengandung Etomidate tanpa izin resmi menjadi ancaman yang harus ditindak tegas.
Berikut sejumlah poin penting dari pengungkapan kasus ini:
- Sebanyak 16 pcs liquid diduga Etomidate diamankan dari dua tumbler vacuum cup berkapasitas 500 mililiter.
- Masing-masing wadah berisi delapan pcs liquid bermerek Mafia/Yakuza XL.
- Paket dikirim dari Pekanbaru dengan transit di Soekarno-Hatta menuju Banjarmasin.
- Barang bukti diserahkan kepada BNN untuk pemeriksaan dan pengembangan kasus.
- Pengawasan terminal kargo akan diperketat oleh tim gabungan.
Pengungkapan Penyelundupan Liquid Diduga Etomidate Digagalkan di Bandara SSK II juga memperlihatkan bahwa modus penyamaran barang terlarang semakin beragam. Petugas di lapangan dituntut lebih jeli dalam memeriksa setiap paket, terutama yang memiliki bentuk dan kemasan tidak lazim. Pemeriksaan berlapis, mulai dari pemindaian sinar-X hingga pengecekan manual, menjadi langkah yang tidak bisa ditawar.
Selain itu, aparat mengimbau masyarakat dan pelaku usaha jasa ekspedisi agar turut berperan aktif melaporkan adanya paket mencurigakan. Keterlibatan semua pihak dinilai mampu memperkecil ruang gerak pelaku penyelundupan yang memanfaatkan jalur transportasi udara.
Langkah Lanjutan dan Penelusuran Jaringan
Setelah barang bukti diserahkan, BNN akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan kandungan zat dalam liquid tersebut. Proses ini penting untuk menentukan status hukum dan dasar penyelidikan lebih lanjut terhadap pengirim maupun penerima paket. Penelusuran juga akan diarahkan pada identitas pemesan dan pihak yang berperan dalam pengemasan barang.
Keberhasilan tim gabungan dalam menggagalkan Penyelundupan Liquid Diduga Etomidate Digagalkan di Bandara SSK II diharapkan menjadi efek jera bagi jaringan lain yang mencoba memanfaatkan rute serupa. Penguatan koordinasi antarinstansi, termasuk pertukaran informasi intelijen, menjadi fondasi penting dalam memutus rantai peredaran narkotika melalui jalur udara.
Dengan pengawasan yang semakin ketat dan sinergi yang solid, upaya menjaga Riau dari peredaran gelap narkotika dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa kewaspadaan petugas di lapangan mampu menggagalkan ancaman yang menyasar generasi muda dan masyarakat luas.
