Sosok Heyzer Harsono: Komisaris Utama Samator yang Berpulang, Jejak Emas di Dunia Gas dan Bola Voli Nasional
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Kabar duka menyelimuti dunia industri gas dan olahraga nasional. Heyzer Harsono, sosok yang dikenal sebagai Komisaris Utama PT Samator Indo Gas Tbk sekaligus Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI), dilaporkan meninggal dunia pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kepergian pria kelahiran Toli-Toli, 13 September 1958, ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Samator maupun komunitas bola voli Tanah Air.
Sepanjang hidupnya, Heyzer Harsono dikenal sebagai figur yang mampu menjembatani dua dunia yang tampak berbeda: industri gas yang penuh dengan perhitungan bisnis, dan olahraga bola voli yang sarat semangat kebersamaan. Nama Heyzer Harsono pun melekat erat dalam perjalanan panjang Samator Indo Gas sebagai salah satu pemain utama di sektor gas industri Indonesia.
Perjalanan Karier di Industri Gas
Di dunia bisnis, rekam jejak Heyzer Harsono terbilang mumpuni. Berdasarkan dokumen Riwayat Hidup Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diusulkan dalam RUPST AGII pada 13 Juni 2025, ia tercatat menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari komisaris utama, komisaris, wakil komisaris utama, hingga direktur utama. Pengalaman panjang tersebut menjadikannya salah satu tokoh yang diperhitungkan di industri gas nasional.
Jabatan Komisaris Utama PT Samator Indo Gas Tbk diembannya sejak 2021. Periode jabatan 2025–2028 yang ia jalani merupakan periode kedua, sebuah bukti kepercayaan pemegang saham terhadap kapasitas dan integritasnya. Dari sisi pendidikan, Heyzer Harsono pernah menempuh Program Pengembangan Eksekutif di P2EB Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, serta mengikuti Strategic Action Program pada 2015 untuk memperkuat kapasitas kepemimpinannya.
Dedikasi untuk Bola Voli Indonesia
Di luar kesibukannya sebagai eksekutif, Heyzer Harsono aktif dalam pengembangan olahraga bola voli, baik di tingkat nasional maupun internasional. Sebagai Sekjen PP PBVSI, ia dipercaya menjalankan roda organisasi bersama Ketua Umum Irjen Pol Drs Yudi Sushariyanto. Peran tersebut menempatkannya sebagai salah satu pengambil kebijakan penting dalam pembinaan wasit, atlet, dan kompetisi voli di Indonesia.
Kiprahnya di dunia perwasitan bahkan terekam dalam dokumen resmi PBVSI. Dalam polemik status wasit final NJU Cup 2026 di Nagan Raya, nama Heyzer Harsono disebut sebagai salah satu penandatangan sertifikat lisensi wasit nasional bola voli indoor/pantai tingkat C, bersama Ketua Umum PP PBVSI. Sertifikat bernomor 063/PP/PBVSI/W/IV/2014 yang diterbitkan pada 8 April 2014 di Jayagiri, Lembang, Jawa Barat, itu menjadi bukti bahwa sistem lisensi wasit dijalankan dengan standar yang jelas.
Ketua PBVSI Nagan Raya, Ediansyah, menegaskan bahwa wasit Mukhtar yang memimpin pertandingan final Banteng VC melawan UD Tiara VC memang memiliki sertifikat lisensi resmi. Ia pun mengingatkan pentingnya konfirmasi sebelum melontarkan tudingan yang berpotensi merugikan pihak lain. Penjelasan ini sekaligus menegaskan bahwa tata kelola perwasitan di bawah kepengurusan yang melibatkan Heyzer Harsono berjalan sesuai prosedur.
Jejak yang Tak Akan Pudar
Bagi banyak pihak, Heyzer Harsono bukan sekadar nama di jajaran dewan komisaris atau struktur organisasi olahraga. Ia adalah representasi sosok yang mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk membangun industri dan memajukan olahraga. Kombinasi pengalaman bisnis dan kepedulian terhadap voli menjadikannya figur langka yang dihormati lintas sektor.
Kepergian Heyzer Harsono tentu meninggalkan pekerjaan rumah bagi penerusnya, terutama dalam menjaga kesinambungan program pengembangan bola voli nasional serta stabilitas kepemimpinan di Samator Indo Gas. Namun, jejak karier dan kontribusinya akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah industri gas dan olahraga Indonesia.
Duka cita mengalir dari berbagai kalangan. Rekan-rekan di dunia usaha mengenangnya sebagai profesional yang teliti dan berintegritas, sementara insan bola voli mengingatnya sebagai pengurus yang peduli pada pembinaan wasit dan atlet. Dedikasi Heyzer Harsono menjadi teladan bahwa kontribusi pada bangsa dapat diwujudkan melalui lebih dari satu jalan, baik melalui korporasi maupun organisasi olahraga.
Dengan segala capaian dan pengabdiannya, Heyzer Harsono layak dikenang sebagai tokoh yang berperan penting dalam memajukan industri gas nasional sekaligus mengangkat martabat bola voli Indonesia di kancah nasional dan internasional. Semoga amal dan jasanya menjadi warisan berharga bagi generasi penerus.
