Ginda Burnama Minta Parkir di Jalan Sultan Syarif Kasim Ditertibkan, Soroti Parkir Berlapis Orang Tua Siswa
Inforiau – 20 Oktober 2026 | PEKANBARU — Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Riau, Ginda Burnama, meminta penertiban parkir kendaraan orang tua siswa di Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru. Desakan Ginda Burnama Minta Parkir di Jalan Sultan Syarif Kasim Ditertibkan muncul karena parkir berlapis di kawasan sekolah dinilai bertentangan dengan tujuan pelebaran jalan untuk mengurai kemacetan.
Ginda menyoroti kendaraan orang tua siswa SMAN 1, SMPN 1, dan SMPN 5 Pekanbaru yang memenuhi badan jalan. Kondisi tersebut membuat ruang bagi pengguna jalan semakin terbatas. Menurutnya, pemandangan itu terjadi hampir setiap hari pada jam sibuk sekolah.
“Jalan ini diperlebar untuk mengurai kemacetan, bukan dijadikan tempat parkir. Dari enam jalur, empat jalur dipenuhi mobil orang tua siswa. Bahkan, parkirnya sudah sampai ke tengah jalan,” kata Ginda di Pekanbaru, Selasa (20/10/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan sikap Ginda Burnama Minta Parkir di Jalan Sultan Syarif Kasim Ditertibkan agar tidak sekadar menjadi wacana. Anggota Komisi II DPRD Riau itu meminta Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau segera mengambil langkah konkret. Ia mendorong Satpol PP turun ke lapangan untuk menertibkan kendaraan yang parkir tidak sesuai aturan.
Pelebaran Jalan Tak Maksimal Akibat Parkir Liar
“Kalau empat jalur dipakai untuk parkir, tinggal dua jalur yang bisa dilewati. Itu jelas mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
Ginda juga mengingatkan orang tua siswa agar tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir. Ia menegaskan, fasilitas jalan harus dimanfaatkan sesuai fungsinya agar arus lalu lintas tetap lancar dan tujuan pelebaran jalan tercapai. Seruan Ginda Burnama Minta Parkir di Jalan Sultan Syarif Kasim Ditertibkan pun menjadi sorotan publik Pekanbaru.
Langkah Konkret yang Diharapkan
Politikus Gerindra itu berharap pemerintah daerah tidak menunggu sampai kemacetan semakin parah. Ada sejumlah langkah yang menurutnya bisa segera dilakukan:
- Menurunkan Satpol PP untuk menertibkan kendaraan yang parkir di badan jalan.
- Menyediakan kantong parkir khusus di sekitar kawasan sekolah.
- Mengatur jam penjemputan siswa agar tidak menumpuk di jam yang sama.
- Melibatkan pihak sekolah untuk mengedukasi orang tua siswa.
“Jangan sampai jalan yang sudah diperlebar dengan biaya besar justru dirusak fungsinya oleh parkir liar,” tegas Ginda.
Desakan Ginda Burnama Minta Parkir di Jalan Sultan Syarif Kasim Ditertibkan juga menyoroti perlunya koordinasi antara Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau, serta pihak sekolah. Menurutnya, penertiban tidak cukup hanya dengan imbauan, tetapi harus disertai pengawasan rutin di lapangan.
Respons dan Harapan Warga
Persoalan parkir di Jalan Sultan Syarif Kasim memang kerap dikeluhkan pengguna jalan. Selain mengurangi ruang gerak kendaraan, parkir berlapis juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Warga berharap penertiban dilakukan secara konsisten, bukan hanya sesaat.
Ginda menilai, kesadaran orang tua siswa menjadi kunci. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas jalan sesuai peruntukannya. “Kalau semua sadar aturan, kemacetan bisa ditekan,” katanya.
Dengan langkah nyata dari pemerintah daerah dan kesadaran bersama, tujuan pelebaran jalan untuk mengurai kemacetan diharapkan benar-benar terwujud. Seruan Ginda Burnama Minta Parkir di Jalan Sultan Syarif Kasim Ditertibkan menjadi pengingat bahwa fasilitas publik harus dijaga bersama.
Penulis: Sukri Mustakim
Editor: Alwira Fanzary
